BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Pagi yang cerah


__ADS_3

Presedir ini semua proposal yang di ajukan tadi , dan ini laporan ke uangan dari cabang kota H . Huanlia memberikan setumpuk berkas yang perlu di periksa .


Oh ,, ya presedir , untuk ke berangkatan ke bali . Sekertaris tuan besar sudah menghubungi . Mereka minta berangkat bersama besok sore jam 3 . Apakah anda setujuh atau apakah ada akan berangkat sendiri presedir ? _ Huanlia .


Berangkat bersama mereka saja , dan kau bersiap juga . Kau akan ikut bersama kami ? , ucap Cleo datar .


Tapi presedir , apa tidak sebaiknya saya berangkat dengan para staf dari sini ? .


Tidak aku memerlukan mu , untuk mengurus sesuatu _ Cleo .


Baik , kalo begitu saya permisih melanjutkan pekerja ku . Huanlia beranjak pergi kembalin ke mejanya . Berkutat dengan pekerjaannya lagi , tenggelam dalam berkas berkas .


Sampai tepukan ringan di bahu Huanlia , mengalihkan fokusnya . " Ada apa ? ", Huanlia betannya yang teryata Novi .


Pulang sekarang yuk ,, udah jam pulang nih . Ucap Novi sambil melihat jam di pergelangan tangannya .


Ah ,, oh ,, iya ,, Huanlia melihat jam di tangannya juga . Kamu pulung dulu sana , ada beberapa berkas yang perlu ku selesaikan . Tinggal sedikit lagi , jadi besok biar kita bisa pergi dengan santai . Karena semuannya telah terselesaikan , ucap Huanlia sembari tersenyum ke arah Novi .


Ah ,, kau ini sejak kebali dari meeting , sibuk berkutat dengan berkas berkas itu apa gak jenuh .


Hehehe ,, mau gi mana lagi , besok biar agak ringan di sana . Karena besok beberapa karyawan dari beberapa cabang . Yang telah di pilih akan sama sama terbang ke Bali . Menghadiri acara syukuran 2 tahun di bukanya cabang Bali .


Segaligus acara Anverseriy 35 tahun pernikahan bos besar .


Hem ,,, Asisten Huan , kau bekerja terlalu keras . Ucap Novi sambil membuang nafasnya dengan kasar .


Hehehe ,, tidak juga , jika ini dapat ku selesaikan dengan cepat . Besok di sana aku bisa bersantai , itung itung menikmati liburan sejenak .


Baiklah ,, kalo begitu aku pulang dulu . Jangan terlalu larut , ingat besok kita ada perjalan kerja yang lumayan menguras pikiran dan tenaga _ Novi .


Karena mereka ber-2 termasuk keordinator pelaksaan acara .


Siiip _ Huanlia .


🐇🐇🐇🐇🐤🐤🐤🐤🐤🐇🐇🐇🐇


Sementara itu di apartemen Fonlli .


Seorang wanita tertidur lemas , setelah di kerjain sang suami . Fonlli yang mulai tersadar dari tidurnya . Mulai mengumpulkan kembali ingatannya , sampai dia bisa terkapar dan mengikuti semua ke inginan Dimas .


Ahhhh ,,,, Fonlli menjerit kecil sembari menutup mulutnya dan kemudian memukul mukul pelan kepalanya .

__ADS_1


Pagi yang cerah , berubah menjadi pagi yang panas . Karena tadi pagi Fonlli terbangun dari tidurnya , tiba tiba dia merasa ada yang aneh . Begitu dia sadar , betapa terkejutnya dia . Dia tertidur dalam pelukan Dimas , awalnya tangan Fonlli terkagum . Tangannya menyentuh setiap sudut wajah Dimas dengan lembut .


Karena dia pikir Dimas masih tertidur pulas , " Apa yang ku lakukan . Bodoh ,, ini tidak boleh " , ucap Fonlli dalam hati . Kesadaranya telah kembali , dia berusaha bangun dari tempat tidur .


Dengan pelan pelan , berusaha melepaskan pelukan Dimas yang begitu erat .


" Ah " , mau kemana masih pagi . Ucap Dimas , matanya masih terpejam . Dan dia mengeratkan kembali pelukannya . Tubuh Fonlli tak bisa bergerak , dia kalah tenaga .


" Lepaskan , sudah pagi . A ,, ku ,, aku harus menyiapkan sarapan dan siap siap ke kantor " . Ucap Fonlli mencoba mencari alasan , agar Dimas mau melepaskannya .


Hem ,, Dimas hanya tersenyum . Masih terlalu pagi , tidur lagi . Memang waktu itu masih pukul 5 pagi .


Ta ,, ta ,,, tapi ,,


Cup ,, sebuah ciuman mendarat di bibir Fonlli , membuat ucapan Fonlli terpotong . Dan diam membisu mendapat serangan dadakan .


Dimas membuka matanya , karena di rasa yang di cium hanya diam tak bergerak . Betapa terkejutnya dia , mendapati reaksi Fonlli yang hanya diam dan memlebarkan matanya .


Hem ,, Dimas tersenyum simpul , sebelum Fonlli tersadar . Dimas berniat akan menggodanya , menempelkan kembali bibirnya ke bibir Fonlli .


Berawal dari ciuman ciuman kecil , berubah menjadi ciuman penuh hasrat yang terpendam .


Dengan lembut Dimas membimbing Fonlli , ah ,,, nafas Fonlli tersengal sengal saat tautannya di lepas Dimas .


Dimas yang merasa di dorong , dan di tepuk tepuk dadanya tersadar . Kalo yang di cium tela ke habisan oksigen .


Hehehe ,, dasar bodoh , seharusnya jangan tahan nafas mu .


Em ,, dengan cepat Fonlli ingin bangkit . Di rasa Dimas melepaskan pelukannya .


Glep ,, kenapa buru buru sayang . Fonlli kalah cepat , tubuhnya yang hampir berdiri sempurna di tarik Dimas . Mengakibatkan tubuhnya terjatuh di atas tubuh Dimas .


Mereka saling pandang , terlihat jelas di mata ke-2nya ada kerinduan yang terpendam . Entah bagaimana Dimas memulai . Hingga membuat mereka berdua bergulat .


Baju ke-2nyw sudah terhempas entah kemana . Dan ,, jleb ,,, itunya Dimas . Masuk kesarangnya .


Sakitt ,, ritih Fonlli , dan darah segar mengalir . Rintihan itu membuat Dimas tersadar . Sayang kenapa bisa berdarah lagi ? , bukankah kita sudah pernah . Ucap Dimas panik , tapi tetap dalam penyatuan dan tak melepaskan Fonlli .


Itu akan kembali terjadi , karena waktu itu aku melahirkan secara normal . Dan bagian itu ku di jahit , hampir 5 tahun kita tidak ,,


Fonlli tak melanjutkan perkataannya , karena malu . Dan sekarang dia memilih memalingkan wajahnya .Yang sudah merah bak udang rebus .

__ADS_1


Hem ,, Dimas tersenyum , mendengar penuturan Fonlli . Dia semakin bergairah melihat reaksi malu malu Fonlli .


Cup ,, kecupan ringan di kening Fonlli .


" Maka aku akan melakukannya dengan lembut " , bisik Dimas tepat di telinga Fonlli .


Membuat Fonlli merinding , merem melek merasakan setiap hujaman Dimas .


Entah sudah berapa kali mereka melakukan pelepasan . Yang dia tau , mereka melakukannya sampai siang .


Dan Fonlli terkapar lemas , sampai tak sanggup membuka mata . Dia langsung tertidur tak bertenaga .


Cup ,, terimakasih sayang . Dimas mendaratkan kecupan ringan Di kening Fonlli , setelah pelepasan terakhirnya .


Fonlli benar benar membangkitkan hasrat Dimas . Yang sudah lama tertidur , Dimas merasa senang . Pasalnya dia dapat melepaskan semuanya .


Rasanya sungguh berbeda , jika di bermain dengan Alya . Dia pasti tak akan menggunkan semua hasratnya . Dimas lebih menekan hasratnya , karena dia tak mau melukai tubuh rentan Alya .


Maka dari itu Dimas jarang melakukannya , jika tidak Alya yang menggodanya . Dia tak akan mau melakukannya , karena jika sudah naik hasratnya . Akan sulit untuk di padamkan , Dimas mau melayani Alya . Karena dia tau mau membuat Alya berkecil hati dan itu sudah menjadi tugasnya menjadi seorang suami .


" Bodoh ,, bodoh ,,, apa yang kau lakukan " , Fonlli mencaci maki dirinya sendiri dalam hati . Sembari memukul mukul lemah kepalanya .


" Kau sudah bangun ? ", suara barito Dimas . Membuat Fonlli memalingkan wajahnya ke sumber suara .


Deg ,,


Jantung Fonlli berdetak , seketika dia memalikan wajahny kembali karena malu .


Dimas berjalan menujuh tempat tidur , dan duduk di tepian ranjang .


Mandi sana , aku sudah menyiapkan makanan . Kita makan bersama , kau pasti lapar . Karena melewatkan sarapan dan makan siang . Setelah pergulatan mereka , Fonlli tertidur sampai sore .


Eihhh ,, malah diam mematung . Kau seperti itu apa mau menggoda ku hem ,, ucap Dimas sambil melirik ke bagian dada Fonlli yang terbuka . Karena selimutnya melorot sampai ke pinggang .


Dada melon Fonlli terlihat sempurna . Ahhhhh ,, Fonlli menjerit tangannya menarik selimut sampai ke bahu . Memeganginya dengan erat , dengan pelan Fonlli mulai berdiri .


Pinggangnya benar benar sakit , melihat itu . Ahhhh ,, teriak Fonlli . Dimas langsung mengangkat tubuh Fonlli , dan membawanya ke dalam kamar mandi .


Menarunya dalam bethtub , mengalirakan air hangat dan meneteskan aroma jeruk . " Mandilah , jika sudah selesai panggil aku " . Setelah mengucapkan itu Dimas beranjak keluar .


Fonlli hanya diam menahan malu , dan tak berani menatap Dimas . Karena dari mulai di gendong , sampai di taru di bethtub dia memalingkan wajahnya .

__ADS_1


__ADS_2