
Presedir ini semua proposal yang di ajukan tadi , dan ini laporan ke uangan dari cabang kota H . Huanlia memberikan setumpuk berkas yang perlu di periksa .
Oh ,, ya presedir , untuk ke berangkatan ke bali . Sekertaris tuan besar sudah menghubungi . Mereka minta berangkat bersama besok sore jam 3 . Apakah anda setujuh atau apakah ada akan berangkat sendiri presedir ? _ Huanlia .
Berangkat bersama mereka saja , dan kau bersiap juga . Kau akan ikut bersama kami ? , ucap Cleo datar .
Tapi presedir , apa tidak sebaiknya saya berangkat dengan para staf dari sini ? .
Tidak aku memerlukan mu , untuk mengurus sesuatu _ Cleo .
Baik , kalo begitu saya permisih melanjutkan pekerja ku . Huanlia beranjak pergi kembalin ke mejanya . Berkutat dengan pekerjaannya lagi , tenggelam dalam berkas berkas .
Sampai tepukan ringan di bahu Huanlia , mengalihkan fokusnya . " Ada apa ? ", Huanlia betannya yang teryata Novi .
Pulang sekarang yuk ,, udah jam pulang nih . Ucap Novi sambil melihat jam di pergelangan tangannya .
Ah ,, oh ,, iya ,, Huanlia melihat jam di tangannya juga . Kamu pulung dulu sana , ada beberapa berkas yang perlu ku selesaikan . Tinggal sedikit lagi , jadi besok biar kita bisa pergi dengan santai . Karena semuannya telah terselesaikan , ucap Huanlia sembari tersenyum ke arah Novi .
Ah ,, kau ini sejak kebali dari meeting , sibuk berkutat dengan berkas berkas itu apa gak jenuh .
Hehehe ,, mau gi mana lagi , besok biar agak ringan di sana . Karena besok beberapa karyawan dari beberapa cabang . Yang telah di pilih akan sama sama terbang ke Bali . Menghadiri acara syukuran 2 tahun di bukanya cabang Bali .
Segaligus acara Anverseriy 35 tahun pernikahan bos besar .
Hem ,,, Asisten Huan , kau bekerja terlalu keras . Ucap Novi sambil membuang nafasnya dengan kasar .
Hehehe ,, tidak juga , jika ini dapat ku selesaikan dengan cepat . Besok di sana aku bisa bersantai , itung itung menikmati liburan sejenak .
Baiklah ,, kalo begitu aku pulang dulu . Jangan terlalu larut , ingat besok kita ada perjalan kerja yang lumayan menguras pikiran dan tenaga _ Novi .
Karena mereka ber-2 termasuk keordinator pelaksaan acara .
Siiip _ Huanlia .
🐇🐇🐇🐇🐤🐤🐤🐤🐤🐇🐇🐇🐇
Sementara itu di apartemen Fonlli .
Seorang wanita tertidur lemas , setelah di kerjain sang suami . Fonlli yang mulai tersadar dari tidurnya . Mulai mengumpulkan kembali ingatannya , sampai dia bisa terkapar dan mengikuti semua ke inginan Dimas .
Ahhhh ,,,, Fonlli menjerit kecil sembari menutup mulutnya dan kemudian memukul mukul pelan kepalanya .
__ADS_1
Pagi yang cerah , berubah menjadi pagi yang panas . Karena tadi pagi Fonlli terbangun dari tidurnya , tiba tiba dia merasa ada yang aneh . Begitu dia sadar , betapa terkejutnya dia . Dia tertidur dalam pelukan Dimas , awalnya tangan Fonlli terkagum . Tangannya menyentuh setiap sudut wajah Dimas dengan lembut .
Karena dia pikir Dimas masih tertidur pulas , " Apa yang ku lakukan . Bodoh ,, ini tidak boleh " , ucap Fonlli dalam hati . Kesadaranya telah kembali , dia berusaha bangun dari tempat tidur .
Dengan pelan pelan , berusaha melepaskan pelukan Dimas yang begitu erat .
" Ah " , mau kemana masih pagi . Ucap Dimas , matanya masih terpejam . Dan dia mengeratkan kembali pelukannya . Tubuh Fonlli tak bisa bergerak , dia kalah tenaga .
" Lepaskan , sudah pagi . A ,, ku ,, aku harus menyiapkan sarapan dan siap siap ke kantor " . Ucap Fonlli mencoba mencari alasan , agar Dimas mau melepaskannya .
Hem ,, Dimas hanya tersenyum . Masih terlalu pagi , tidur lagi . Memang waktu itu masih pukul 5 pagi .
Ta ,, ta ,,, tapi ,,
Cup ,, sebuah ciuman mendarat di bibir Fonlli , membuat ucapan Fonlli terpotong . Dan diam membisu mendapat serangan dadakan .
Dimas membuka matanya , karena di rasa yang di cium hanya diam tak bergerak . Betapa terkejutnya dia , mendapati reaksi Fonlli yang hanya diam dan memlebarkan matanya .
Hem ,, Dimas tersenyum simpul , sebelum Fonlli tersadar . Dimas berniat akan menggodanya , menempelkan kembali bibirnya ke bibir Fonlli .
Berawal dari ciuman ciuman kecil , berubah menjadi ciuman penuh hasrat yang terpendam .
Dengan lembut Dimas membimbing Fonlli , ah ,,, nafas Fonlli tersengal sengal saat tautannya di lepas Dimas .
Dimas yang merasa di dorong , dan di tepuk tepuk dadanya tersadar . Kalo yang di cium tela ke habisan oksigen .
Hehehe ,, dasar bodoh , seharusnya jangan tahan nafas mu .
Em ,, dengan cepat Fonlli ingin bangkit . Di rasa Dimas melepaskan pelukannya .
Glep ,, kenapa buru buru sayang . Fonlli kalah cepat , tubuhnya yang hampir berdiri sempurna di tarik Dimas . Mengakibatkan tubuhnya terjatuh di atas tubuh Dimas .
Mereka saling pandang , terlihat jelas di mata ke-2nya ada kerinduan yang terpendam . Entah bagaimana Dimas memulai . Hingga membuat mereka berdua bergulat .
Baju ke-2nyw sudah terhempas entah kemana . Dan ,, jleb ,,, itunya Dimas . Masuk kesarangnya .
Sakitt ,, ritih Fonlli , dan darah segar mengalir . Rintihan itu membuat Dimas tersadar . Sayang kenapa bisa berdarah lagi ? , bukankah kita sudah pernah . Ucap Dimas panik , tapi tetap dalam penyatuan dan tak melepaskan Fonlli .
Itu akan kembali terjadi , karena waktu itu aku melahirkan secara normal . Dan bagian itu ku di jahit , hampir 5 tahun kita tidak ,,
Fonlli tak melanjutkan perkataannya , karena malu . Dan sekarang dia memilih memalingkan wajahnya .Yang sudah merah bak udang rebus .
__ADS_1
Hem ,, Dimas tersenyum , mendengar penuturan Fonlli . Dia semakin bergairah melihat reaksi malu malu Fonlli .
Cup ,, kecupan ringan di kening Fonlli .
" Maka aku akan melakukannya dengan lembut " , bisik Dimas tepat di telinga Fonlli .
Membuat Fonlli merinding , merem melek merasakan setiap hujaman Dimas .
Entah sudah berapa kali mereka melakukan pelepasan . Yang dia tau , mereka melakukannya sampai siang .
Dan Fonlli terkapar lemas , sampai tak sanggup membuka mata . Dia langsung tertidur tak bertenaga .
Cup ,, terimakasih sayang . Dimas mendaratkan kecupan ringan Di kening Fonlli , setelah pelepasan terakhirnya .
Fonlli benar benar membangkitkan hasrat Dimas . Yang sudah lama tertidur , Dimas merasa senang . Pasalnya dia dapat melepaskan semuanya .
Rasanya sungguh berbeda , jika di bermain dengan Alya . Dia pasti tak akan menggunkan semua hasratnya . Dimas lebih menekan hasratnya , karena dia tak mau melukai tubuh rentan Alya .
Maka dari itu Dimas jarang melakukannya , jika tidak Alya yang menggodanya . Dia tak akan mau melakukannya , karena jika sudah naik hasratnya . Akan sulit untuk di padamkan , Dimas mau melayani Alya . Karena dia tau mau membuat Alya berkecil hati dan itu sudah menjadi tugasnya menjadi seorang suami .
" Bodoh ,, bodoh ,,, apa yang kau lakukan " , Fonlli mencaci maki dirinya sendiri dalam hati . Sembari memukul mukul lemah kepalanya .
" Kau sudah bangun ? ", suara barito Dimas . Membuat Fonlli memalingkan wajahnya ke sumber suara .
Deg ,,
Jantung Fonlli berdetak , seketika dia memalikan wajahny kembali karena malu .
Dimas berjalan menujuh tempat tidur , dan duduk di tepian ranjang .
Mandi sana , aku sudah menyiapkan makanan . Kita makan bersama , kau pasti lapar . Karena melewatkan sarapan dan makan siang . Setelah pergulatan mereka , Fonlli tertidur sampai sore .
Eihhh ,, malah diam mematung . Kau seperti itu apa mau menggoda ku hem ,, ucap Dimas sambil melirik ke bagian dada Fonlli yang terbuka . Karena selimutnya melorot sampai ke pinggang .
Dada melon Fonlli terlihat sempurna . Ahhhhh ,, Fonlli menjerit tangannya menarik selimut sampai ke bahu . Memeganginya dengan erat , dengan pelan Fonlli mulai berdiri .
Pinggangnya benar benar sakit , melihat itu . Ahhhh ,, teriak Fonlli . Dimas langsung mengangkat tubuh Fonlli , dan membawanya ke dalam kamar mandi .
Menarunya dalam bethtub , mengalirakan air hangat dan meneteskan aroma jeruk . " Mandilah , jika sudah selesai panggil aku " . Setelah mengucapkan itu Dimas beranjak keluar .
Fonlli hanya diam menahan malu , dan tak berani menatap Dimas . Karena dari mulai di gendong , sampai di taru di bethtub dia memalingkan wajahnya .
__ADS_1