
Di sebuah kamar ,,,
Dua insan , berada di bawah selimut yang sama . Sisa sisa peluh masih terlihat , tubuh tanpa balutan baju .
Lengan kokoh menjadi bantalan , di mana sang wanita terlihat bermanja ria .
" Tadi kemana saja ? ", Renzi bertanya sembari tangannya mengelus rambut Rita .
" Ih ,,, pura pura tidak tau . Pada hal anak buah kamu , yang ngikutin aku pasti dah lapor ". Rita mencibir pertanyaan sang suami .
Rita sebenarnya tau , kalo selama ini . Dia di ikuti dan di awasi oleh orang suruan Renzi .
" Hehehe ,,, aku salah bertanya . Ngapai main ke rumah Huan , tumben sampai yamperin ke rumahnya "_ Renzi .
Renzi bertanya ke intinya , karena Renzi tau . Sang istri gak akan langsung datang kesana jika tak ada kepentingan .
" Mau ngajakin dia kerja sama " , Rita menjawab singkat .
" Memang mau buka apa ? " , Renzi bertanya heran .
" Aku mau buka toko kue "_ Rita .
" Eh " ,,, Renzi mengenyitkan kening . Dia merasa heran , karena Rita baru kali ini tertarik dengan usaha yang berbau makanan . Selain cafe yang sudah didirikannya .
" Serius ,, aku tertarik "_ Rita .
" Mau ,,, aku ,,, " , ucapan Renzi belum selesai sudah di potong .
" Tidak ,, jangan ikut campur "_ Rita .
" Hahahah ,, iya ,, iya ,, aku gak ikut campur deh . Cuman kalo maminya anak aku ini , udah kerepotan . Mau gak mau , papi akan ikut campur bahkan aku ambil alih ", Renzi berucap santai tapi pasti .
" Iya ,, iya ", Rita menjawab santai .
😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀
" Ma " ,,, suara anak kecil memanggil liri .
" Sayang ,, kenapa ke bangun ? " , Wullan menengok ke arah sang anak .
" Haus ma ,, mau minum ", anak laki laki berusia lima tahun mendekati enam tahun . Berjalan mendekati sang mama , yang sedang berada di meja makan .
__ADS_1
" Sini mama ambilkan " , Wullan menunjuk kursih di sebelahnya . Mengisyratkan sang anak untuk duduk di sebelahnya .
Dan Dia berdiri berjalan ke arah dispenser , mengambil minum untuk sang anak .
" Haus banget ya ? ", Wullan membelai kepala sang anak dengan lembut .
" Em " , sang anak hanya mengangguk .
" Udah minumnya , sana tidur lagi gih !! "_ Wullan .
" Gak ah ma , mau bantui mama ". Sang anak mulai menjulurkan tangannya . Kearah roti , dagangan sang mama . Dan ikut memasukannya ke dalam plastik pembungkus .
Melihat tindakan sang putra , membuat Wullan tersenyum haru . Pasalnya , meski umur Candra masih di bawah enam tahun .
Tapi sang anak sudah sangat perduli kepada sang mama . Anak laki laki ini , walao masih boca . Terkadang pikirannya akan sedikit lebih dewasa .
Contohnya , saat sang mama berjualan di pasar . Dan menyuruhnya tinggal di rumah tetangganya . Yang berdia di titipi Candra selama sang mama di pasar .
Eh ,, si Candra malah memilih ikut dengan sang mama . Dia di sana ikut menawarkan dagangan sang mama . Dengan berteriak khas orang berjualan . Menirukan sang mama , " Roti roti . Ritinya bu , silahkan pak , masih baru loh ".
Dengan suara khas anak kecil . " Apa aku terima saja ya , mungkin kerjasama ini . Bisa membawa kehidupan kita ke arah yang lebih baik ".
Wullan memandangi wajah sang putra tampannya , dan dalam hati berucap . " Sebentar lagi Candra masuk SD , pasti butuh uang lebih . Gak ada salahnya aku coba , melangka dari zona aman ".
" Ma ,, udah selesai ,, bobok yuk ,, besokkan mau ke pasar pagi pagi " . Ucapan sang anak membuyarkan lamunannya .
Yang hanya di tanggapi dengan anggukan dari sang mama . Wullan berdiri , berjalan menuju keranjang . Dan menata barang dagangannya , sebelum menyudahi kegiatannya .
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
" Maaf pak ini ada titipan dari bu Amanda ". Eko sang sekertaris Astro masuk ruangan setelah mendapat izin .
Sekertaris Astro menyerahkan sekotak bekal makan siang . Dan menaruhnya tepat di atas meja kerja Astro .
Astro menghentikan kegiatannya sejenak . Dia melihat ke arah bekal . Tempat bekal berbentuk oval dua susun . Mencuri perhatian Astro , karena tak seperti biasannya .
Biasannya bekal yang di berikan Amanda , pasti ada merek atau setempel dari resto . Tempat pembelian bekal tersebut .
Meskipun Astro sudah menolak , bahkan berucap dingin . Agar Amanda gak memberinya bekal makan siang . Tapi tetap saja akan ada bekal makan siang . Yang sampai kantornya , dan itu dari Amanda .
Dia selalu tau , kapan Astro ada di kantor . Dan kapan Astro makan siang bersama klayen . Entah dari mana Amanda tau .
__ADS_1
Cklek ,,
Astro membuka bekal bekal tersebut . Dan tersenyum tipis .
Masakan sederhana , sayur brokoli rebus . Ayam tepung dan rollade tahu putih . Astro langsung tau kalo ini masakan Amanda .
Karena Amanda wanita manja sekaligus wanita karir . Yang berbau bau dapur bukan jagonya . Jadi melihat masakan sederhana , dari bentuknya ini pasti buatan manda .
" Khemm ,, khemmm ,, " , deheman dari arah sofa . Membuat Astron kembali ke dunia yata .
Teryata di dalam ruangan tersebut ada Edwar . Sang casanova , sikap Astro saat menerima bekal . Dan senyum tipis dari bibir tebal Astro . Tak luput dari pengamatan sang. casanova .
" Katanya gak ada hubungan apa apa . Eh ,, ini di kasih bekal cinta . Wajahnya gak sesuai sama ucapannya "_ Edwar .
" Sudahlah As , aku saja kalo si Manda . Berhasil mencuri hati mu ", Endruw berucap sambil tertawa sinis .
" Ngomong apa sih , gak guna banget . Kalo udah gak ada kepentingan . Tolong segera keluar , aku banyak kerjaan ". Astro berucap taj kala sinis .
" Aih ,,, sok ,,.sok an sibuk , kawan aku saranin . Dia wanita baik dan murni , jadi jangan di sia sia"in . Jarang loh yang bentukannya kaya dia , di kalangan kita "_ Edwar .
" Sudah sana pergi ! ", ucap Astro ketus .
"Iya ,, iya ,, gak ganggu ", Edwar berdiri dan berjalan ke luar ruangan . sambil bersiul siul mengejek Astro , " Suet ,, suet ,, ".
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Di tempat parkir ,,
Di dalam mobil sedan mewah , seorang wanita menangis tanpa suara . Kepalanya tertunduk di atas setir mobil . Bahunya berguncang hebat , hatinya terasa sakit .
Akan ucapan , yang tak sengaja dia dengar . Rambut panjang terurai , menutupu wajah ayu sang wanita .
" Di mana ? ", ya ,, wanita ini Amanda . Setelah tenang dia mengambil henfon dan menghubungi temannya .
" Oh ,, di sana , sekarang aku sana ". Mendengar jawaban dari sebrang sana . Membuat Manda mematikan henfonnya .
Setelah tau posisi lawan bicarannya , Amand langsung bergegas . Menujuh sumber suara , yang ada jauh di sebrang sana .
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
__ADS_1