
Sudah diam , jangan banyak bicara . Astro yang telah berada di depan Endruw , memperingatkan .
Hem ,, iyadeh ,, gak ngeledekin lagi , Hay ,, Amanda .
Em ,, Amanda hanya tersenyum simpul saat Endruw menyapa . Dia melakukan hal yang sama untuk yang lainnya . Tapi tidak untuk tuan dan nyonya besar , Amanda memberisalam dengan pelukan ringan serta cipacipiki . Dan berjabat tangan dengan tuan Claud .
Wah ,, gak yangka kamu datang juga . Asik ,, ada temen .. Diyan langsung memeluk sahabatnya itu ..
Haaa ,,, bakalan di cuekin nih ,, wanita kalo ketemukan langsung leket kaya perangko . Collin menggerutu dalam hati .
Melihat suaminya cemberut , Diyan langsung bergelanyut manja di lengannya .
Mendapat perlakuan seperti itu , Collin tersenyum lembut .
Amanda berlalu dan berdiri di depan Huanlia , begitu Huanlia melihat bayangan di depannya .
Dia mengangkat kepalannya , senyum mengembang terbit di bibir sexsi Huanlia .
" Amanda " , pelukan hangat langsung di terimanya . Begitu dia berdiri , kamu ikut juga . Yang di jawab dengan anggukan , setelah say hallo . Huanlia mengalihkan pandangan matanya ke belakang Amanda .
Dimana Astro berdiri , dan Huanlia tersenyum ke arahnya .
" Akhirnya ada temennya juga ", ya ,, walaupun Amanda ada gandengannya . Tapi tak apa , setidaknya gak akan merasa canggung . Dalam batin Huanlia berucap .
Kakek ,, Nenek ,, Mellin yang baru datang berlari ke arah kakek dan neneknya . Di belakangnya sang kakak dan kedua orang tuanya . Berjalan mengikuti , aura Clara tanpak ke ibuan menggandeng Melvis . Yang berjalan cool , bergaya seperti sang paman .
Sedang Malik sang suami terlihat ramah , menarik 2 koper mereka .
Ma ,, pa ,, maaf kita sedikit lama .
__ADS_1
Kami mengerti Clara , bagaimana latihannya Malvis ?, apakah berjalan lancar ? .
Berjalan lancar kek , Melvis tersenyum ceria menjawab pertanyaan sang kakek .
Tuan ,, tuan ,, sudah waktunya berangkat . Seorang petugas menghampiri rombongan dan memberitahu mereka .
Ok ,, karena semua sudah datang dan berkumpul , kita berangkat sekarang . Claud si empunya hajad , memberikan aba aba .
Kemudian para rombongan di arahkan untuk masuk pesawat . Melalui jalur VIP , " Selamat datang , silahkan lewat sini " . Sang pramugari memberikan arahan , dan menunjukkan di mama mereka harus duduk .
Kursih petama di duduki Claud dan ayu , si tuan rumah . Di sebrang jalan ada Collin dan Diyan . Belakangnya Felixs dan Naomi , ke sebrangnya lagi Karim dan Ratna . Berurutan mulai menempati tempat duduk exsklusif .
Huanlia memilih , naik belakangan . Dan berencana duduk di paling belakang . Tapi yang tidak dia tau . Begitu dia duduk , Cleo duduk di sampingnya . Cleo mendekati Huanlia , saat melihat matanya mulai menutup dan kepalanya membentur ke jendela .
Setelah pesawat tack off , Huanlia tertidur . Kepala Huanlia menyender ke jendela , melihat itu . Cleo duduk di dekatnya , menyesuaikan tempat duduk Huanlia . Supaya yaman , dengan pelan menarik kepala Huanlia ke bahunnya .
Menyenderkan kepalanya , di ujung kepala Huanlia . Saat mereka tertidur , Amanda yang kebetulan dari kamar mandi .
Melihat itu Amanda tersenyum , dengan cepat dia duduk di tempatnya . Dan mulai menjepret , pemandangan itu dengan kameranya .
Apa yang kau foto , Astro yang tadinya terpejam . Merasakan di sampinya ada pergerakan jadi terbangun . Astro duduk dekat jendela , karena Amanda lebih memilih duduk dekat jalan keluar . Hal itu dia lakukan agar mempermuda jika ingin ke kamar kecil .
Nih lihat ,, Amanda menunjukan hasil jepretannya . Yang ternyata sudah di ambilnya , semenjak dia masuk bandara .
Foto pertama yang di lihat Astro adalah foto Cleo - Huanlia yang tertidur . Mereka terlihat harmonis , tanpa di duga senyum simpul terbit di bibir Astro .
" Hem ,, ternyata dia mulai beraksi ", gumaman Astro lirih . Astro menggeser foto foto berikutnya . Dan betapa tercengangnya dia , saat melihat foto dirinya yang sedang tersenyum . Saat berbicara dengan anak anak Clara .
Ini ,, ? ,
__ADS_1
Ah ,, itu tadi ,, waktu di ruang tunggu . Kakak kalo tersenyum lembut seperti itu cakep loh . Gak yeremin ,, pasti bakalan banyak yang suka . Kalo wajah kakak yang dingin dan datar ini banyak senyum .
Termasuk kamu ? , pertanyaan sepontan Astro . Langsung membuat Amanda tersipu malu . Dan wajahnya mulai kikuk harus bagai mana menanggapi pertanyaan Astro .
Tak dapat di pungkiri , Amanda mulai ada rasa terhadap Astro . Dirinya yang tomboy , entah mengapa mulai menyukai Astro . Yang berwajah dingin datar , dan tak suka berbasa basi .
Awalnya mereka tak dekat , karena bagi Amanda . Astro sosok yang nyeremin , apa lagi kata katanya . Yang jleb langsung ke hati , profesinya sebagai pengacara . Membuat dirinya bersikap lugas , kedekatan mereka berawal dari pesta ulang tahun Amanda .
Di mana , ada seorang pria yang mengejar ngejar Amanda . Si pria tau , maksud di adakannya pesta ini . Pada hal Amanda sudah menolak , karena dia tau tujuan pria itu .
Tetep aja maksa , sampai tanpa sadar . Amanda menarik lengan Astro , yang waktu itu sedang berada tak jauh darinya . Dan bilang bahwa Astro adalah pacarnya .
Astro yang sedang menikmati pemandangan dari balkon . Tak terlalu memperdulikan sekitar , dia asik dengan fikirannya sendiri .
Astro terdiam dengan ucapan Amanda , dia mengamati situasinya . Tidak menolak atau menerima , begitu pria itu pergi .
Amanda langsung minta maaf dan menjelaskan apa yang terjadi . Setelah itu dia berlalu pergi , sedang Astro tetap diam di tempat .
Dari situ pertemuan mereka berlanjut , Karena Amanda mulai terjun ke dunia bisnis menggantikan sang ayah . Sehingga mereka sering bertemu , kebetualan ada beberapa bisnisnya yang besangkutan dengan hukum dan Astro tim pengacara Amanda .
Apa sih ,, PD banget , elak Amanda .
Aku gak mau kasih tunjuk senyum ini ke sembarang orang . Nanti seperti kata mu , Astro berucap dengan datarnya .
Uhhh ,, dasar muka datar , umpat Amanda dalam hati . Tapi meskipun aku suka , hati mu tertutup untuk ku . Batin Amanda berkecamuk , dia tau bahwa Astro sangat menyukai mendiang sang istri . Itu terbukti dari wallpaper layar hpnya .
Di mana terpampang foto mereka berdua , yang tersenyum ke arah kamera . Entah mengapa ada rasa iri di hati Amanda .
Coba ada pria model kaya gini satu buat aku , senengnya di cintai meskipun telah tiada . Hufff ,,, di dalam fikiran Amanda mulai berandai andai .
__ADS_1