BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Mencari bahan baku


__ADS_3

Setelah selesai sarapan , Cleo di ajak ayah Huanlia untuk membeli beberapa sayur dan buah segar . Bahan baku yang akan di jual di toko mereka .


Toko Huanlia menganut konsep seperti warung - warung di kampung ( Toko kelontong serba ada / entek ) . Dulu ini bukan toko , tapi dapur tak way . Cuman berhubung di tinggal Huanlia , dapur tek way-nya . Ia ubah menjadi toko serba serbi .


Jadi meskipun sudah ada yang memasok barang dagangan di tokonya . Huanlia juga sering berburu barang daganganya .


Dulu Huanlia yang sering bergerak sendiri . Kesana kemari , tapi semenjak ayahnya sembuh . Ayahnya lah yang bergerak , saat Huanlia kebali ke negara IN .


Ayah Huanlia , akan belanja lebih pagi . Dan akan menitipkan tokonya kepada Ozaka .


Wanita asli negara J ini , memang bekerja serabutan . Karena dia seorang mahasiswa yang bekerja partime .


Ozaka memang memilih bekerja di pasar . Katanya perputaran uang di sana lebih cepat . Ozaka bantu bantu di toko Huanlia memang sudah lama . Cuman , dia lebih di butuhkan saat Huanlia telah pergi ke negara IN .


🌽🍅🍅🍅🍅🍅🌽🍅🍅🍅🍅🍅🌽


" Paman , ini masih jauh ya ? ".


" Ya , sebentar lagi kita samapai " .


Cleo membawa , motor berbuntut gerobak . Dengan ayah Huanlia di belakangnya . Cleo memang terbiasa mengendarai mobil sport atau mobil mewah . Tapi bukan berarti dia tak bisa mengendarai motor metic . Berbuntun gerobak ini , dia dengan piawai membawanya .


Mereka berdua menuju tempat pengepul sayar , buah , dan bahan baku yang akan di jual lagi . Lebih tepatnya mereka menujuh pasar induk .


30 menit perjalanan menujuh tempat tersebut .


" Apa yang akan kita cari terlebih dahulu paman ? ".


" Sayur , buah , daging , terakhir ikan segar ".


" Em ",, Cleo berjalan mengikuti ayah Huanlia . Jabatannya sebagai seorang presedir tak lantas membuatnya malu . Untuk membawah tas belanjaan yang sering di bawah oleh mak .



Tas ini di bawah , untuk sedikit memudahkan membawa barang belanjaan . Meski pada akhirnya malah untuk memindahkan barang satu sampai ke motor .



Sayur yang pertama di beli ada kol hijau , kol ungu , wortel , brokoli , selada .

__ADS_1



Jalan lagi , masih di satu jalur . Sayur kali ini yang di beli tomat , jagung sawi putih , cabe kriting merah , timun , cabe kriting ijoh .


Mereka berdua maju lagi , tidak terlalu jauh cuna 2 langkah . Mereka berdiri tepat di depan kios anekah dedaunnan . Yang segat di pandang dan di raba .



" Eh ,, pak Halan . Mau cari apa pak ? ".


" Beri aku kembang kol 3 kg , daun bawang besar 2 kg , yang kecil 1 1/2 kg , Seledri besar , seledri kecil , kucai masing masing 1/2 kg ".


" Daun kemangi , daun min ,dan daun ketumbarnya gak sekalian pak ? . Hari ini bagus bagus loh , daunnya segar dan lebar ". Promo sang penjual .


" Khem ,, boleh juga ", setelah menimbang nimbang . Ayah Huanlia , membelinya juga .


" Paman , ngomong ngomong siapa pria tampan di samping mu " . Si penjual yang bernama Mazao bertanya , dia yang dari tadi memperhatikan . Akhirnya keppo juga , Cleo hanya diam di samping ayah Huanlia .


" Dia teman anak ku ". Ucap ayah Huanli singkat .


" Syukurlah ,, kalo hanya teman . Berarti aku masih ada kesempatan , untuk menjadi menantu paman ". Seloh Mazao dengan wajah cerah mengembang .


" Eh ",,,,,,, Mazao bingung dengan ucapan Cleo yang cukup singkat dan tegas .


" Kami sudah bertunangan ", kali ini lebih tegas atas ke pemilikannya .


" ,,,, ?? "_ Mazao .


" Maksud ku , Huanlia dan aku . Kami telah resmi bertunangan ".


" Baru tunangan , selama sertifikat pernikahan belum keluar . Dia masih milik paman , lagian apa paman sudah merestui ".


Harlan hanya tersenyum mendengar perkataan Mazao . Setelah semua barang yang di beli di masukan ke dalam karung . Harlan berjalan kembali meninggalkan Cleo yang masih bersebad dengan Mazao .


Melihat dirinya di tinggalkan , Cleo berbalik dan meninggalkan kios itu . Barang barang yang mereka beli memang belum di bawah . Cuman sudah di bayar , jadi nanti pas pulang . Mereka akan kembali melewati tempat itu , yang kebetulan dekat dengan parkiran .



Masih di area persayuran , kali ini tujuan mereka ada Lobak putih , buncis , dan beberapa jenis terong terongan serta kacang kacangan .

__ADS_1


🍜🍜🍜🍜🍜🍜🍜🍜🍜🍜


" Huanlia , kenapa kau memilih anak ku ? ".


Kali ini Cleo dan ayah Huanlia sudah selesai berbelanja . Kini mereka sedang di kedai es , melepas lelah dan dahaga .



Cleo menghentikan menikmati es kacang merahnya . Memadang wajah Harlan , wajah yang dari dulu terlihat tegas . Dan masih terlihat tampan berkarisma .


" Dia sekarang sudah tidak seperti gadis sebelumnya ". Latar belakangnya apa tidak akan menjadi masalah bagi keluarga dan karir mu ? . Ucap Harlan sambil tetap menikmati es kacang merahnya .


" Aku tak ingin , kau hanya mempermainkannya . Karena bagi ku di sangat berharga . Dengan posisi mu , dan sejarah mu terhadap wanita . Aku merasa ragu untuk memberikan restu serta izin ku . Untuk mu bersanding dengannya . Cukup sekali aku kecolongan dan membuat luka di hatinya " .


Beberapa menit , ada jeda di antara mereka . Dengan pasti dan yakin Cleo berucap .


" Aku memang belum bisa membuatnya jatuh cinta kepada ku . Tapi aku yakin aku bisa membuatnya jatuh cinta kepada ku . Seperti aku mencintainya , masalah latar belakang . Aku dan keluarga ku sudah mengetahui . Dan mereka tak mempermasalahkannya ".


" Khem ,, cinta ? , mungkin keluarga mu tak mempermasalahkannya . Tapi apa kau sanggup melindunginya dan tak akan ikut menghujatnya . Dari sindiran para kolega mu yang lain " , Harlan berbicara sambil tersenyum kecut .


" Aku sudah menyukainya sejak duduk di bangku sekolah . Tidak hanya cinta , tapi rasa sayang itu juga tubuh . Mungkin aku tak akan bisa melindunginya 100% . Tapi satu yang pasti aku tak akan membuat hatinya terluka ".


" Sejarah ku dengan banyak wanita , memang tidak bisa di rubah . Tapi ku pastikan , Huanlia tak akan menjadi sejarah yang berikutnya . Dia akan menjadi yang ke 4 dan selamanya . Hanya dia yang ku mau dan ku butuhkan ".


" Ahhhhhhhh ,,,, " Harlan menghela nafas panjang . " Akan ku berikan restu ku , kalo kau bisa membuat Huanlia . Mau menikahi mu dengan ikhlas tanpa paksaan dan trik "


Ucapan Harlan barusan , menyiratkan bahwa dia tau kalo sebenarnya ada trik yang di mainkan . Agar Huanlia mau bertunangan denganya .


" Baik ".


" Karena awal dan niat yang baik , jangan sampai ada ke bohongan . Atau keterpaksaan yang akan merusak niat tersebut ".


" Ayo pulang ! " , Anlia pasti sudah menunggu kita . Harlan mengajak Cleo kembali setelah dia menyelesaikan ucapannya .


" Paman , aku akan jujur padanya . Dan ku pastikan dia menerima ku sepenuh hatinya ".


Ucapan Cleo barusan , membuat langkah Harlan terhenti . Dia menengok ke arahnya dan tersenyum datar , " Buktikan saja , tapi sekali kau menyakitnya . Dan aku mendengarnya , selama aku hidup . Kau tidak akan melepas mu anak mu , walau kau seorang presedir ".


Meskipun ayah Huanlia telah bangkrut dan perna mengalami prustasi . Bukan berarti dia tidak bisa membuat guncangan . Mungkin sekarang Harlan terlihat seperti seorang yang lemah dan biasa biasa saja . Tapi aslinya dia masih tetap berbahaya , seperti dia masih berjaya dulu .

__ADS_1


__ADS_2