BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Sudah tidak bisa terselamatkan


__ADS_3

Setelah tiga jam penerbangan , kini mereka berdua sampai di negara S . Huanlia dan Fonlli berjalan ke luar bandara .


Dan di sana sudah menunggu orang suruhan Cleo . Setelah Huanlia memberitau Cleo . Sang suami memberi izin , dan bahkan memberikan perintah .


Kepada orang kepercayaanya di sana , sehingga Huanlia dan Fonllin . Langsung bisa sampai ke rumah sakit .


Mereka memutuskan untuk langsung ke rumah sakit . Tanpa menunda nunda , dalam perjalanan Fonllin tak bisa menyembunyikan ke kawtirannya .


Jantungnya dak ,, dik ,, duk ,, bang naik rollescorter .


Huanlia memegang ke dua tangan Fonllin , Mencoba menenangkan .


😬😬😬😬😬😬😬😬


Di dapur toko roti ,


Wullan sedang membuka bolu berleyer keju , yang baru keluar dari oven . Bagian bawah di bakar dengan gas torch . Agar lapisan keju di atasnya menyatu dengan sempurna .



Sedangkan Rita ikut membantu membuta pola bunga . Dengan gerakan perlahan Rita mulai bisa membuat pola bunga .



Dari awal toko ini di buka , Rita konsisten dengan apa yang di tujuhnya . Dan berhubung dia sedang off dari kegiatan modeling .


Sehari hari hari Rita habiskan di sini , meski tak 100% . Rita ikut membantu , karena kondisinya yang sedang hamil . Membuat dia cepat lelah , seperti sekarng ini .


Rita memutuskan untuk duduk , dan menikmati kue yang masih hangat .


" Kak Rita , ada berita yang tidak menyenangkan " . Cici berucap sambil berlari ke arah Rita .


" Khuk ,, khuk ,, ya tuhan ,, Cici !! . Bisa gak sih ,, gak usah ngagetin dan teriak teriak ". Rita tersedak dan terbatuk batuk , karena ulah Cici .


" Hehehe ,, maaf ,, bos , habisnya . Ini penting banget , dan kabar ini sangat mendadak "_ Cici .


" Apa sih Ci ? , kabar apa ? "_ Rita .

__ADS_1


" Ayah kak Fonllin dalam ke adaan kritis ". Rita berucap sambil tersengal sengal mengatur nafas .


" Apa ? ,, dari mana kamu tau hal ini ? , jangan bercanda tentang hal itu ? ". Rita masih tak percaya , dan menap mata sang asisten . Mencari kebenaran di dalam sorot matanya .


" Ih ,,, si bos , aku gak akan bercanda dengan hal hal ,, yang genting seperti ini " . Cici berucap penuh kesungguhan .


" Lantas dari mana kamu tau hal ini "_ Rita .


" Barusan , kak Huanlia menghubungi ku . Kak Huan , meminta ku menyampaikan ini kepada bos . Dia taku kalo memberitahukan langsung ke bos . Bos , akan bertindak nekat ". Tutur Cici panjang lebar tanpa koma .


Dengan shifat Rita yang suka langsung bertindak . Apa lagi ini menyangkut Fonllin , sang sahabat .


Sudah di pastikan , tanpa pikir panjang . Dia pasti akan menemani kemana pun sang sobat pergi .


Tanpa memperdulikan ke adaannya sendiri . Ini yang membuat Huanlia , tidak memberitahukan hal yang menyangkut Fonlli .


Huanlia memutuskan , memberitahukannya lewat Cici . Sang sekertaris yang bisa di andalkan .


Mendengar hal itu , membuat Rita langsung mengambil hp-nya . Mencari nomer telpon Huanlia .


Sambungan telpon belum terakat . Tak butuh waktu lama sambungan telponpun tersambung .


Cklik ,,


Rita :


" Hallo ,, Huan , bagai mana ke adaan di sana ? ". Tanpa basa basi , Rita langsung bertanya ke adaan ayah sang sahabat .


Huanlia :


" Belio sudah tidak bisa di selamatkan ". Jawab Huanlia singkat .


Rita :


" Apa ? ", Rita begitu kaget dengan informasi yang terimanya .


" Aku akan menyusul kalian ", ucap Rita begitu sadar dari keterkejutannya .

__ADS_1


Huanlia :


" Jangan , kamu gak usah ke sini . Dimas baru saja datang , dan sedang mengurus ke pulangan jenaza . Kamu di sana saja , mempersiapkan ke datangan jenaza ". Huanlia meminta Rita untuk mempersiapkan segalanya .


" Tapi ingat Rit , saat kamu mempersiapkan semuanya . Jangan memforsir tenaga mu , suruh saja asisten mu . Untuk melakukan hal hal yang menyita tenaga ".


Lagi lagi Huanlia mewanti wanti agar Rita , tidak terlalu over dalam melakukan kegiatannya .


Rita :


" Baik lah , aku tunggu keplungan kalian . Kamu juga jaga kondisi di sana ".


Tut ,, tut ,,


Bunyi telpon terputus , setelah itu Rita langsung bergegas merapikan barang bawaannya . Dan berjalan keluar dapur . Sembari berucap kepada Wullan dan Cici sang asisten .


" Ci , kamu ikut aku ke rumah Fonlli . Kita perlu mempersiapkan sesuatunya di sana "_ Rita .


" Lan ,ini kamu teruskan sendiri . Nanti , aku hubungi kamu . Karena ke mungkinan , di sana banyak orang melayat . Dan pastinya kita perlu beberapa roti atau jajan . Untuk di suguhkan kepada pelayat ". Rita berucap sebelum benar benar menghilang dari dapur .


Wullan mengangguk , " ya Rit . Kamu tenang saja , aku akan menyiapkannya ".


" Emmm , ayo kita pergi Ci !! "_ Rita .


" Let's go boss "_ Cici .


😯


😳


😣


😢


😕


😯

__ADS_1


__ADS_2