BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Menuju Bali ( Bagian 1 )


__ADS_3

Setelah mandi dan berganti baju dengan yaman . Fonlli duduk di meja makan , mereka berdua makan dalam diam .


" Biar aku saja mas " , Fonlli berdiri dia akan membereskan meja makan .


" Gak usah , kamu siapin kopi dan kue itu . Di sofa kita ngobrol habis ini ". Ucap Dimas sambil menujuk kotak kue yang terdapat di meja tamu .


Satu kardus berisi donat dengan berbagai toping , kesukaan Fonlli . Dimas sengaja memesannya untuk dimakan sambil ngobrol santai .



" Baik " , Fonlli menyiapkan secangkir kopi dan secangkir teh melati untuk dirinya sendiri .


Setelah beberapa menit , kini mereka berdua terduduk di sofa .


" Mas , apakah kita bisa mengakhiri ini ". Fonlli berbicara pelan sambil tertunduk .


Khem ,, Dimas berdehem , sebelum melanjutkan ucapannya . Dia menaru cangkirnya ke meja . Dan menarik Fonlli kedalam pelukannya , awalnya Fonlli berontak . Akhirnya dia diam , membiarkan Dimas memelakukan apa yang dia mau dan megelus lembut bahu Fonlli .


" Sayang , kamu harus tau . Bahwa aku tidak akan melepaskan mu . Aku akan mempertahankan mu , meskipun kau lari dari ku . Aku tetap akan mengikat mu sebagai istri , jadi sebaiknya gak perlu lari lagi " . Dimas berkata sangat lembut tepat di telinga Fonlli .


Dan masalah kau minta pisah dari ku , aku tidak menyetujuhinya . Semuannya sudah ku suruh Gani mengurusnya , Gani sekertaris pribadi Dimas .


Tapi ,, bagaimana dengan kakak ? , aku gak mau berada di antara kalian . Kehadiran ku hanya akan membuatnya terluka .


Hem ,, mmmm ,,,, kau sangat memeperdulikannya . Bahkan kau rela , memendam perasaan mu . Dan berpura pura di depan ku , jangan lakukan itu di depan ku .


Dulu dia sendiri yang membawah mu hadir . Di antara kami , jadi nanti aku akan bicarakan ini .


Tapi ,,


Cup ,,,


Dimas memotong pembicaraan Fonlli , sudah ku bilang . Jangan lari dari ku , aku tidak menerima alasan apa pun .


Aku sudah tau alasan sebenarnya kau mau menikah dengan ku _ Dimas .


Mendengar perkataan Dimas , Fonlli langsung menatap wajah Dimas yang tegas .


Khem ,,, tenanglah , aku sudah memindahkan ayahmu ke rumah sakit khusu . Ibu mu tak akan bisa berbuat apa apa . Dimas berucap sambil menyentil jidad Fonlli . Melihat wajah bingungnya , membuat Fonlli terlihat menggemaskan .


Auh ,,, Fonlli mengusap jidadnya yang di sentil . Dari mana mas tau ? , ucap Fonlli sambil memegangi jidadnya .

__ADS_1


Sahabat mu datang pada ku , dan memarahi ku habis habisan . Dimas berucap sambil menatap Fonlli dengan lembut .


" Sahabat " ,, Fonlli terdiam sejenak . Dia langsung tau yang di maksud sang suaminya itu .


" Rita " , huffffff ,,, maaf , gara gara aku . Mas jadi di marahi dia , Fonlli berucap sambil menunduk .


Hem ,, tapi aku suka , Dimas mencolek hidung Fonlli . membuat wanita itu menatapnya .


Dengan dia memarahi ku , aku jadi datang menemui dan membulatkan tekat ku . Dia hanya bilang , " Jika sudah tak suka . Lebih baik melepaskan , jangan di gantung ".


Tapi ada ucapannya yang lain , mengenai alasan mu itu . Dan itu tak perlu kau tau , ucap Dimas dalam hati .


Dia bener benar sahabat yang baik , kau beruntung memilikinya . Tidak bermaksud mencampuri , cuma memperingatkan .


Em ,, Fonlli mengangguk paham .


Jadi bagai mana ?_ Dimas .


Apanya ?_ Fonlli .


Huff ,, Dimas membuang nafas , gemas melihat shifat Fonlli yang bingung .


Mau kan menjalani pernikahan ini ?_ Dimas .


Aku tau kau masih ragu , tapi aku akan berusaha untuk adil .


Fonlli terdiam sesaat , baiklah . Tapi dengan syarat , ucap Fonlli ragu ragu .


Apa itu ? , raut wajah Dimas menegang .


Jika suatu hari terjadi sesuatu yang tidak di inginkan . Lebih baik kita berpisah secara baik baik , dan di sini . Aku mau mas mempriotaskan Denis , aku gak akan terima . Jika dia sampai tak bahagia .


Khem ,, itu sudah pasti , alangkah baiknya . Jika Denis di asuh langsung ibunya , Dimas membelai lembut rambut Fonlli .


Mendengar itu Fonlli langsung menatap Dimas , dan segera memalingkan wajahnya . Berharap dia tak tau ke sedihan yang tersirat di matanya .


" Tak apa Denis tinggal di sana , disana banyak orang yang menyayanginya dan memperhatikannya . Lagi pula , dia tau aku ibunya itu sudah lebih dari cukup ".


Mendengar itu Dimas langsung memeluk Fonlli dengan erat . Mengusap punggungnya , memberika kekuatan untuknya .


Sebenarnya dia tau , terkadang Fonlli secara diam diam . Memperhatikan Denis dari jauh , bahkan memberikan perhatian kecil . Yang tak terlihat langsung oleh anak itu .

__ADS_1


" Aku janji , akan membuat kau merasakan menjadi ibu . Denis berhak mendapatkan kasih sayang mu " . Janji Dimas dalam hati .


Khem ,, seperti sudah malam _ Dimas .


Ah ,, iya ,, apa mas mau pulang sekarang . Fonlli bertanya sambil menatap manik mata Dimas .


Dimas hanya tersenyum dan menggeleng , mendengar pertanyaan Fonlli . " Wanita ini sungguh mengerti , dia tak mencoba menahan ku " , dalam hati Dimas berucap .


" Lalu ? " _ Fonlli .


" Aku masih mau melakukan kegiatan yang tadi pagi " . Ucap Dimas dan langsung membopong Fonlli , ke ranjang yang sudah di rapihkan .


Ahh ,, mas tapi ini masih sore , belum larut malam . Apa kamu gak ada pekerjaan ? , Fonlli mencoba mencari alasan . Karena dia masih hafal ke biasan Dimas , jika sudah pulang ke rumah . Jam segini setelah makan malam , terkadang dia langsung masuk ruang kerjanya .


Hem ,, sayang , benar kata mu . Aku memang masih ada pekejaan yang harus di lakukan . Yaitu membelai istri ku , yang selalu ingin kabur dan menyuruh ku pulang . Dimas tersenyum mesum , dan mulai melancarkan aksinya .


Ahhhh ,, erangan erangan manja , keluar dari mulut sexsi Fonlli . Pergulatan mereka , terjadi sampai larut malam . Dan mereka tertidur setelah melepas hasratnya , pelepasan pelepasan yang tak cuman sekali .


Fonlli hanya menerimanya dengan pasrah , kali ini dia menerimannya dengan senyum . Dan menyebut nama Dimas dengan mesra .


🐓🐓🐓🐓🐓🐔🐔🐔🐔🐓🐓🐓🐓🐓


Bandara , sore hari ...


Semua sudah berkumpul , Huanlia ikut bersama rombongan keluarga besar . Awalnya ia enggan , karena untuk karyawan akan beangkat besok pagi .


Sedangkan untuk keluarga yang punya hajat , memang akan berangkat lebih dulu . Sebab akan ada acara makan malam keluarga .


Tuan besar dan Nyonya besar sudah datang , Collin dan Diyan datang bersama mereka . Clara dan Mallik belum datang , lantaran harus menjemput Melvis dari sekolahnya terlebih dahulu .


Karim datang bersama Ratna sang tunangan , karena acara ini adalah acara keluarga . Yang di undang keluarga inti dan kerabat yang benar benar dekat .


Felixs dan Naomi , juga suda datang . Mereka datang setelah Tuan dan Nyonya datang .


Hallo semua , Endruw yang baru datang menyapa dengan tersenyum lebar . Kali ini gandengannya berubah lagi . Dia menggandeng model terkenal Irena Larasati , dia langsung duduk di dekat Cleo .


Kak ,, hade ,,, sibuk banget sih ,, yang di sebelahnya malah di anggurin . Ucap Endruw sambil melirik ke arah Huanlia . Yang memilih diam duduk di sudut , terpisah satu bangku dengan Cleo . Yang di bicarakan tak mendengar , karena asik mendengarkan musik .


Hem ,, Cleo yang tadinya fokes ke ipednya . Mengalihkan pandangnnya ke arah Endruw , menatapnya dengan tajam .


Ok ,, ok ,, gak ganggu lagi ,, hehehe ,, ayo sayang ,, kita kesana saja . Endruw berjalan mendekati Claud dan Ayu .

__ADS_1


Wudih ,,, suit ,, suit ,, Endruw langsung bersiul , saat melihat Astro datang bersama Amanda . Dia yang awalnya ingin duduk , bertahan sebentar .


Astro haya menanggapinya dengan , dia tos dengan Felix dan Karim . Biasa tos ala ala lelaki , kalo awal bertemu . Dan tersenyum kearah pasangan mereka , yang di balas anggukan .


__ADS_2