BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Curhatan yang di selingi minuman coklat panas .


__ADS_3

Huanlia bergegas ke cafe Rita . Sang sahabat menghubunginya karena Fonlli sedang berada di sana . Dan berbain drum tanpa henti , sedangkan Rita sedang berada di kota B .


Dia tidak bisa menghentikan aksi Fonlli . Sehingga langsung menghubungi Huanlia .


" Tenanglah " , semuanya akan baik baik saja . Cleo mencoba menenangkan . Karena Huanlia terlihat gelisa .


" Khem " , Huanlia memandang Cleo . Perasaanya sedikit lebih tenang , dalam hati Huanlia tak henti hentinya berdo'a . Dan meyakini memang tak ada sesuatu yang merugikan .


Ckiitttttttttt ,,,,


Mobil berhenti tepat di depan cafe . Tanpa pikir panjang Huanlia berlari kedalam . Setelah melepas setbelt dan membuka pintu mobil .


Dia berlari tanpa menunggu Cleo .


" Kakak " , seorang karyawan menghampirinya .


" Sudah berapa lama dia begitu ? "_Huanlia .


" Dari jam 5 sore kak ".


" Khem ,,,, " , buatkan coklat panas 2 . Setelah berucap Huanlia berjalan ke arah belakang panggung . Dia melakukan hal yang sama seperti yang Rita lakukan .


Ini bukan suatu permainan , diama setiap ke tukan stik terdengar merdu . Fonlli memang bermain drum sesai ritme dan irama .


Tapi irama yang di munculkan sungguh menggambarkan suasana harinya . Tabuhan yang begitu keras menghentak ke seluru cafe .


Dukkkkkk,,,,


Tangan Fonlli terhenti , dia masih diam duduk di tempatnya . Huanlia menghampirinya , memeluk dari belakang .


Menenangkan tanpa kata kata , nafas Fonlli masih naik turun . Emosinya belum stabil , Huanlia membiarkannya tanpa melepas pelukannya .


Terkadang dalam menghibur seseorang , tidak hanya dengan kata kata . Dengan pelukan dan usapan di bahu . Memberikan kenyamana dan kehangat di dalam hati .


🙄🙄🙄🙄🙄🙄


Cleo membiarkan Huanlia bertindak sesuai ke inginannya . Dia duduk diam sembari menikmati . Secangkir kopi hitam yang sudah di seduh sedemikian rupa . sehingga ampasnya sudah tiada .



Cleo juga menikmati cemilan ringan yang di buat fres . Cafe Rita memang di khusu kan untuk para muda mudi nongkrong . Jadi cemilan yang di jualpun cemilan ringan .

__ADS_1



Sumpia dengan berbagai farian isi adalah salah satunya . Cleo yang tidak suka makanan terlalu manis . Lebih memilih sumpia isi ikan teri , guri , renyah tercipta begitu tersapuh lidah .


Di mana perpaduan ikan tengiri yang tela di olah bersama bumbu bumbu rempah terasa menonjol . Begitu cemilan ini di kunyah , ikan terinyak tetap terasa meski cuma 5 gram berat isinya .


Pandangan Cleo tak lepas dari sosok 2 sahabat ini . Yang kini telah duduk sudut meja , di depannya .


Cleo sengaja duduk terpisah untuk memberikan ruang bagi mereka berdua .


😉😘😘😘😘😘


" Tadi kami bersama " , Fonlli mengawali curhatannya . Matanya masih terus menatap ke arah 2 cangkir coklat , yang isinya kini tinggal setengah .



" Awalnya ku kira , mas Dimas hanya mengajak ku untuk makan malam bersama . Dia meminta ku menjemputnya di lapangan futsal . Di mana dia dan teman temannya sering bermain ".


" Tanpa ada fikiran apa pun aku meluncur kesana . Betapa terkejutnya aku , saat aku tiba di sana aku bertemu dengan Denis " .


" Dia begitu lincah bermain futsal , bersama anak seusianya ". Ternyata yang bermain futsal adalah anak anak dari para sahabat mas Dimas .


" Awalnya aku ragu untuk mendekat , ku pandangi Denis dari jauh . Sampai mas Dimas , menyadari kedatangan ku . Dia menyuruhku mendekat , entah bagai mana awalnya " .


Selesai bermain Futsal , mereka ingin makan bersama . Untuk memeriakan kemenangan mereka .


Aku pun ikut bersama , karena Denis dan Dimas memaksa ku . Sudah ku tolak , karena aku tak ingin nantinya bertambah egois . Dan menciptakan rasa ingin memiliki .



Huanlia masih setia mendengarkan cerita Fonlin , tangannya bermain di samping cangkir . Dengan membuat gerakan halus .


Aku sangat senang , bisa makan bersamanya . Mendapat perlakuan manja darinya . Denis tak mengangap ku seperti orang luar . Dia bertingkah manis .


Sampai di mana tiba-tiba Alya datang , dan menarik ku keluar . Menjauh dari meja tempat kami makan .


Aku mengikutinya , karena ku tau pasti ada hal yang mau di bicaran dengan ku . Yang tak pantas untuk di perdengarkan secara umum .


😬😬😬😬😬😬


" Jadi sekarang kamu mulai ngelunjak ya ? "_ Alya .

__ADS_1


" Maksudnya ? "_ Fonlin .


" Sudah tau ini tanggal mereh , tiap tanggal merah dan hari libur mas Dimas harus bersama ku . Lagian apa kamu gak punya malu , bertidak seolah kau ini seorang ibu di hadapan teman teman Denis ".


" Memang aku ibunya " , batin Fonlin .


" Denis masih kecil , usiannya baru baru 7 tahun . Jangan menghasutnya , dengan bertingkah sok ke ibu'an ".


" Aku tidak seperti itu ,, aku tidak pernah mencoba menghasutnya . Kau menuduh ku , dengan hal yang tak nyata ".


Plakkk ,,,


sebuah tamparan mendarat di pipih mulus Fonlin .


" Tetap di batas mu , jangan berharap lebih . ingat posisi mu . Camkan itu ! ", setelah mengatakan itu Alya berlalu pergi .


🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔


" Kau tau , apa yang membuat ku sakit dan tidak tenang . Bukan karna ucapan Alya , bukan juga karna tamparannya ".


" Tapi , saat aku berbalik . Hendak ke toilet . Kau tau , aku melihat di sana Denis berdiri mematung ke arah ku . Di ,,, dia ,, melihat dan mendengar semuanya ".


Khem ,, Fonlin tersenyum getir , dia tidak menangis . Tapi dari kata katanya yang terakhir yang terbata dan bergetar . Aku tau dia menangis dalam hati .


Bagai mana tidak menangis , jika ke tulusannya sebagai seorang ibu di ragukan .


Memang benar , pengasuhan Denis . Fonlin serahkan ke pada Alya dan Dimas . Bahkan untuk melihat atu berbicara secara langsung . Sering Fonlin tahan .



Fonlin bermain dengan cangkirnya , memutar mutar . Tetap bersaha menguasi emosinya .


" Kau tau , apa yang di kata kan anak itu " _ Fonlin .


" Ibu , apakah itu sakit ? " , di tengah tengah keterkejutannya . Dia perduli pada ku dan dia bertidak seperti seorang dewasa . membimbing ku duduk , dan mengusap lembut pipi ku .


" Anlia ",, ucap Fonlin lirih . Apakah tindakkan dan ucapan Alya akan mempengaruhi metalnya .


" Aku taku itu sunggu berdampak padanya ".


Huanlia tak mampu menjawab , sebab dia belum bertemu dengan Denis . Tangan Huanlia mengusap lembut lengan Fonlin . Menyalurkan kekuatan agar dia bisa menghadapi ini .

__ADS_1


Curhatan yang di selingi dengan 2 cangkir coklat . Sedikit menenangkan , melegakan .


__ADS_2