
Dengan cekatan Huanlia berniat membuat bubur dan sup penambah setamina , serta wedang jahe .
Pak Dadang , tetap sigap di samping Huanlia siapa tau dia membutuhkan bantuan . Meski Huanlia sudah berucap dia bisa melakukan ini sendiri . Pak Dadang tetap menani Huanlia memasak , karena ke - 2 pelayan yang
kemarin di suruh mene mani Huanlia memasak . Sekarang sedang melakukan tugas hariannyan . Karena Huanlia datang sekir jam 10 pagi .
Pak , apa sudah ada dokter yang datang memeriksa ?_Hauanlia .
Tuan muda , tidak mau memanggil dokter . Beliau tertidur dan bilang tak ingin di ganggu _ Pak Dadang .
Bahkan tidak mau di kompres , atau minum obat . Meski semalam demam , menggil , serta batuk . Pak Dadang , memberikan laporan dengan detail .
Hufffggg ,,, Huanlia membuang nafasnya dengan kasar " gimana mau sembuh " , batin Huanlia .
Sejak kecil tuan muda memang akan tertutup . Susah untuk di periksa atau sekedar buat minum obat . Hanya nyonya besar yang bisa membujuk tuan muda _ Pak Dadang .
" Oh ,, " Huanlia ber o ria . Apa jangan jangan dia takut dokter dan gak bisa minum obat , Huanlia berfikir .
Beberapa jam setelannya , bubur beras tanpa santan serta sup telah tersaji .
Huanlia sengaja membuat sup ayam , yang kaya sayur segar . Supaya mengugah selera , dan gak bikin neg .
Pak ,, minta tolong , nanti ini di taru di wadahnya . Setelah makanan tuan habis , baru di sajihkan !_Huanlia .
Huanlia berucap setelah selesai mengaduk wedang jahe serai . Minuman herbal yang baru di selesai di buatnya .
Sebelum di sajihkan , tolong di perhatikan . Apa masih hangat atau sudah dingin . Terus pas mau di saji'in , di saring dulu . Jangan lupa , kasih irisan lemon . Huanlia memberi arahan kepada Pak Dadang .
Baik non ,, _ Pak Dadang .
Saya antarkan ini duluh ke dalam _ Huanlia .
Tuk ,, tuk ,, Huanlia mengetuk pintu kamar Cleo .
" Masuk " ,, setelah di perbolehkan masuk Huanlia membawah nampan berisi bubur dan sup ke dalam .
Presedir , saya buatkan bubur dan sup . Huanlia menaruh nampan berisi makananya di meja naska dekat dengan tempat tidur .
__ADS_1
Permisi , Huanlia meminta izin untuk membenahi leptop dan beberapa berkas . Yang berada di meja lipat kecil di antara paha Cleo .
Meskipun sakit Cleo masih saja mengecek pekerjaannya . Da
Posisi Cleo yang sedang duduk selonjoran , dan bersandar pada sandaran ranjang . Dia tidak menolak setiap tindakan Huanlia . Cleo diam tanpa exspresi memperhtikan Huanlia . Pada hal dalam pikirannya sedang mencari cara , Agar Huanlia mau menyuapinya .
" Silahkan presedir " , setelah selesai menyajikan makanannya Huanlia berdiri di samping tempat tidur Cleo .
" Kenapa ? " , Huanlia bertanya karena makanannya tak tersentuh setelah 5 menit tersajih .
Aku tak berselera makan , lidah ku pahit . Cleo mulai menjalankan rencanannya .
Presedir , bagaimanapun anda harus makan . Paling tidak beberapa suap , dan setelah itu minum obat . Huanlia mulai membunjuk , dan Cleo hanya diam dan menyilangkan tangannya di dada sambil menggelengkan kepalanya .
Hufggggg ,, Huanlia menghembuskan nafasnya , menambah kesabarannya .
" permisi presedir " . Ucap Huanlia dan dia langsung duduk di tepi ranjang . Mengambil mangkuk bubur Cleo , menyendokan bubur menyodorkannya ke Cleo .
Makanlah presedir ! , Huanlia bermaksud untuk menyuapkan pada Cleo .
Em ,, Cleo menggeleng kepalannya . Pura pura tidak mau , padahal dalam hati " Yess ".
" Jangan jangan anda tidak bisa minum obat ".
Hemm ,, Cleo mengerutkan keningnya dan menatap tajam Huanlia . Tanpa aba aba , Cleo langsung melahap sendok yang berisi bubur tepat di depan mulutnya .
Siapa bilang aku takut minum obat , ucap Cleo setelah menelan bubur dalam mulutnya .
Huanlia terus menyendoki bubur dalam mangkuk sampai habis . Dia tersenyum datar , sampai tak terlihat oleh Cleo .
" Hufffgg ,, ternyata si bos , kalo sakit jadi manja . pantas saja cuma nyonya yang bisa menghadapi bos . Karena sifat manja bos hanya keluar jika bersama mamanya . Hanya mamanya lah yang tau apa yang di mau anaknya . huhhuhu ,, ternyata anak mami juga ". Huanlia menggunjing Cleo dalam hati .
Ini , Huanlia memberikan obat flu dan segelas air putih . Setelah Cleo menyekat mulutnya dengan serbet makan , dia menerimanya dan meminum obat itu .
Dengan cepat Huanlia membereskan meja lipat berserta isinya . Pak Dadang masuk membawa minuman wedang jahe hanget . Dan menyerahkan ke pada Huanlia , ini nona .
Minum ini , akan sedikit melegakan hidung mampet dan menghangatkan tenggorokan . Huanlia menaruh cangkir berisi wedan jahe di meja naska .
Presedir biar saya saja yang mengecek email email dan berkas berkas itu . Saya akan bacakan untuk anda , dan nanti tinggal anda arahkan saya harus membalas seperti apa .
__ADS_1
Huanlia menawarkan diri , untuk membantu pekerjaan Cleo .
Em ,, Cleo meng"iya"kan usulan Huanlia . " Kau mau kemana ? ", Cleo bertanya saat Huanlia berdiri dan akan pindah ke sofa .
Saya akan mengerjakannya di sana , Huanlia menjuk arah sofa .
Di sini saja , Paman Dadang ambilkan kursi di meja kerja ku . Cleo memberi perintah , dengan cepat Pak Dadang mengambil kursih yang beroda di ruang kerja Cleo . Kebetulan ruang kerja Cleo terhubung langsung dengan kamar tidurnya . Jadi tak perlu susa susa membawahnya , hanya mendorong .
Silahkan nona _ Pak Dadang .
Trimakasih pak , Huanlia tersenyum dan mulai duduk . Untuk mengerjakan tugasnya , tak ,, tik ,, tak ,, Huanlia menggunakan leptop Cleo .
Sedang Cleo menimati wedang jahe , dengan sesekali memberi intruksi . Tentang apa yang harus dan tidak di jawab oleh Huanlia .
🦁🦁🦁🦁🦁🐇🐇🐇🐇🐇🦁🦁🦁🦁🦁
" Sebenarnya mau mama apa sih ? " , aku udah nurutin semua ke inginan kalian . Aku gak pernah sekalipun mengijakan kaki di rumah kak Alya . Fonlli bertanya sembari menahan amarahnya .
Kamu pasti sudah tau maksud mama , kenapa kamu gak melakukannya ? , Farida mama tiri Fonlli berucap dengan nada angkuh .
Ma , bukan aku gak mau . Aku sudah bilang sama mas Dimas , dan dia sediri yang gak mau .
Alah ,, itu hanya alasan kamu saja , mama Farida masih saja memojokan Fonlli .
Terserah mama , kalo mama gak percaya . Lantas aku harus bagai mana lagi ? , agar mama percaya _ Fonlli .
Kamu tanda tanganni ini , mama Farida memberikan selembar kertas .
Fonlli menerima dan mulai membacanya , " surat pengajuan gugatan cerai " . Dimana di situ tertera bahwa Fonlli lah yang mengajukan gugatan cerai .
Fonlli tertunduk ,, beberapa menit dia berfikir . Hufffgggg ,, Fonlli membuang nafas dengan kasar dan menandatanganinya .
" Semoga dengan ini , mama akan senang dan tidak menuduh ku yang macam macam " . Aku rasa aku harus kembali ke kantor , maaf tidak bisa mengatar . Fonlli berdiri dan melangkah keluar dengan raut wajah tenang dan datar .
Sang mama tersenyum puas menerima surat itu .
Setelah masuk ke dalam mobil Fonlli menangis sejadi jadinya . Tubuhnya bergetar , hatinya sangat sakit .
" Tuhan ,, apa salah ku . Sehingga aku harus merasakan kepedihan seperti ini . Apa aku tak pantas untuk bahagia " ucap Fonlli lirih di tengah isak tangisnya .
Fonlli menjalankan mobilnya , saat di rasa dirinya sudah tenang .
__ADS_1