BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Pencinta mie


__ADS_3

Sebuah gundukan tanah basa , dimana di atasnya bertabur bunga . Harum segar dari bunga bunga itu menyeruak ke indra penciuman .


Pala pelayat yang tidak terlalu banyak , satu persatu telah meninggalkan area pemakaman . Ayah Fonlli memang dulunya terkenal , tapi semenjak bangkrut .


Satu persatu kolega serta teman temannya menjauh pergi . Keterpurukan tak hanya sampai situ . Sang ayah di fonis mengidap kangker otak .


Belum lagi Alya , putri sulungnya yang sejak kecil sakit sakitan . Sehingga memperlukan biaya tak sedikit .


Harta yang tersisa di gunakan untuk berobat dan kebutuhan sehari hari . Untung masih tersisa perkebunan .


Meskipun hasil dari perkebunan itu tak banyak . Tapi cukup untuk bertahan hidup , perkebunan itu di urus oleh mama Alya .


Karena sang ayah harus menjalani pengobatan . Hal ini membuat sang mama tak perduli dengan keadaan sang suami .


Dia hanya akan perduli kepada sang anak kandungnya . Sedangkan Fonlli , yang sudah di tinggal oleh sang ibu .


Tak mendapat perhatian sama sekali , karena sang ayah . Telah terbaring di rumah sakit , mama Alya tak pernah perduli . Dengan Fonlli sang anak tiri .


Dia menganggap Fonlli adalah seseorang perebut kebahagiannyan . Hanya karena dia terlahir dari istri sirih . Yang sangat di cintai oleh sang suami .


Mama Alya dan ayahnya , menikah karena sebuah kesalahan . Mama Alya menjebak sang suami , yang kala itu . Sedang menjalin kasih dengan ibu Fonlli .


Dia yang merasa cintanya tak terbalas , membuat satu jebakan . Di mana ujungnya sang ayah , harus menikahi dirinya .


Selang dua tahun menikah , tetap tak ada cinta di antara mereka . Bahkan kehadiran Alya , tak lantas mengubah keadaan .


Dan akhirnya , setelah pertengkaran hebat di suatu malam . Membuat ayah Fonlli mengambil keputusan , dia akan menikahi sang kekasih .


Di dalam pernikahan itu , terlahirlah Fonlli . Tapi sayang , setalah usia Fonlli tiga tahun . Sang ibu di panggil oleh sang pencipta .


Ibu Fonlli tertabrak mobil , saat akan menjembut Fonlli dari taman bermain . Dan mati seketika , sampai sekarang .


Si penabrak belum tertangkap , dan kasus itu di tutup . Dan di anggap sebagi tabrak lari yang tak terpecahkan .


Rintik ,, rintik hujan ,, turun tak terbendung . Setelah langit pekat merata , awan mendung yang tadinya tak merata . Kini telah menurunkan butiran butiran air .


Fonlli masih setia duduk di samping makam . Kandungannya yang mulai membesar , tak mudahkannya untuk berjongko . Sehingga Huanlia sang teman , berinisiatif meminjam bangku kecil . Dari sang penjual bunga di luar makam .


Wajah mendungnya tertunduk , menatap nisan sang ayah . Mata merah dan berkaca kaca , masih terlihat jelas .


Di belakangnya Dimas setia merangkul sang istri . Berusaha membawahnya ke dalam dekapannya .


Sedang Rita kini sedang menunggu di mobil . Yang masih setia terparkir tak jauh dari area pemakaman . Kodisinya yang mudah capek karena hamil . Tak menyurutkannya tetap berada di samping sang sahabat .


Huanlia juga masih setia berdiri di belakang Fonlli dan Dimas . Cleo berdiri di samping sang istri , sejak mendapat kabar bahwa Huanlia . Meminta izin untuk menemani Fonlli ke negara S.

__ADS_1


Cleo langsung membereskan pekerjaannya , dan meluncur ke sana . Menemani sang istri , begitu dia sampai sana . Sang istri sibuk mengabarkan berita duka ke negaranya .


Dan meminta sang sahabat , mengurus sesuatu yang di butuhkan disana . Cleo datang langsung memberi pelukan . Huanlia meskipun dalam ke adaan yang kurang baik . Dia masih bisa mengendalikan diri , tapi dari wajahnya dia terlihat lelah .


Sepanjang jalan terjaga , memeluk sang sahabat . Dan berusaha memberi opini yang menguatkan hati . Kini dia bisa sedikit menjauh , tapi hatinya tak tenang . Karena sang sahabat , sedang menangis merangung raung di dalam dekapan sang suami .


" Onlli , ayo kita pulang . Sebentar lagi hujan , tidak baik bagi tubuhmu jika ke hujanan . Ikhlaskan lah , paman di sana sudah tenang dan senang . Ingat jika ada sebuah yawah yang harus kau jaga ". Huanlia menepuk pelan pundak Fonlli , yang dari tadi menatap kosong nisan sang ayah .


Dimas yang berada di sampingnya juga berucap . " Ayo kita pulang , dedek dan kamu perlu istrirahat ".


Ucapan Huanlia barusan sedikit menyadarkan Fonlli . Dia mengangguk pelan , Dimas langsung membantunya berdiri . Mereka berjalan beriringan menujuh mobil masing masing .


" Kalian pulang lah , terimaksih telah menemani istriku . Biar dari sini aku yang menjaganya ", Dimas berucap sebelum naik ke mobilnya .


Dia menghampiri mobil yang di tumpangi Cleo dan Huanlia , serta mobil yang di tumpangi Rita dan Renzi .


" Apa tidak apa apa ? ", Rita masih terlihat kawatir .


" Tenanglah , aku yakin Fonlli mulai menerima kenyataan . Dan kalian juga perlu istirahat ", Dimas mencoba meyakinkan .


" Baiklah kami akan pulang , beritahu aku secepatnya . Jika terjadi sesuatu yang tak terduga ", Huanlia menerima saran Dimas . Setelah memandang sebentar ke arah sang suami , yang di jawab dengan anggukan pelan .


" Pasti akan ku hubungi kalian , Fonlli juga membutuhkan kalian sebagi penyemangannya "_ Dimas .


Setelah percakapan itu , mobil mobil beriringan pergi meninggalkan area pemakaman . Menujuh kediaman masing masing , ke tiga wanita itu .


😳😳😢😢😢😣😣😣😳😳


Ke Cleo dan Huanlia .


Haunlia tengah sibuk di dapur membuat mie rebus ala ala korea .



Setelah tiba di rumah , Huanlia memutuskan untuk membersihkan diri . Sebelum beristirahat , waktu memang menujukan siang hari . Tapi karena hujan yang mengguyur bumi sungguh tak begitu terasa .


Mereka tertidur hingga sore hari , lebih tepatnya hanya Huanlia yang tertidur pulas . Karena Cleo terbangun , setelah tiga jam tertidur . Dia memutuskan ke ruangan kerjannya , menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda .


Grepppp ,,,


Sebuah lengan kekar melingkar di perut Huanlia , " Mas ,,, sering banget sih ngagetin ". Ucap Huanlia ketus , Huanlia memang belum bisa merubah nada bicaranya dengan Cleo . Walaupun kini setatusnya sebagi seorang istrinya .


Dia memang bukan tipe wanita manja dan lembut . Sikapnya apa adanya , hal itu malah membuat Cleo menyukainya .


Setiap sesuatu yang di sukai atau tidak . Akan langsung muncul di wajah cantiknya .

__ADS_1


Cup ,,,


Satu kecupan mendarat di pipi Huanlia , " Masak apa ? , kenapa gak menyuruh koki saja ". Cleo berucap sembari melongokkan kepalanya sedikit .


" Mie ,, cuaca begini enaknya makan mie . Lagi pingin masak sendiri aja , ayo kita makan ! " . Ucap Huanlia sembari membawa dua mangkuk mie ke meja makan .


" Istri ku ini pencinta mie ya ,, jangan terlau sering makan makanan ini ". Cleo berucap sembari melihat sang istri menikmati mie di dalam mangkuknya .



" Hehehe ,, aku tau ,, tenanglah mas ini cuma sesekali . Dan kagian dari mulai mie dan isiannya di buat sendiri . Jadi sudah di pastikan , tanpa bahan pengawat " . Ucap Huanlia di tengah tengah kunyahannya .


Tangan Cleo mengabil tisu makan , menyeka noda kuah di ujung bibir Huanlia . " Pelan pelan makannya ", ucap Cleo .


" Hehehe " ,, Huanlia tertawa datar . " Mie harus di nikmati selagi panas , baru akan merasakan gurih , pedas , dan segarnya menjadi satu "_ Huanlia .


Cleo hanya menggeleng gelengkan kepalanya , melihat tingka sang istri . Dan dia mulai mencicipi kuah mie yang sedikit berminyak .


Sruuupppp ,,,,



Seulas senyum terbit di bibir Cleo , setelah rasa kuah mie dapat di cecap sang indra perasa .


" Memang kamu jagonya , masakan sederhana ini . langsung menggugah selera , walau si pemakan bukan pencinta mie ". Cleo berucap dalam hati dan mulai menikmati mie nya



Sedang Huanlia sudah sampai pada menikmati telur setengah matang . Toping pada mie , setengah mangkuk hampir habis .



Awalnya Cleo ragu ragu membela telur setengah matangnya . Dia memang kurang suka jika telur itu setengah matang . Yang biasanya akan membuat eneg , setelah memakannya .


Pelan pelan memasukan ke dalam mulutnya , mengunyah dengan pelan . Dan rasa telur itu dapat di terima di lidah serta gak bikin neg di perut .


Huanlia memang telah memperkenalkan beberapa menu . Yang tidak di sukai atau jarang di sentuh Cleo . Menjadi sesuatu yang enak dan dapat di terima oleh lidah serta perutnya .


😳


😯


😬


🙄

__ADS_1


😘


😘


__ADS_2