BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Perubahan yang sangat besar ( Bagian 1 )


__ADS_3

Siang ini Huanlia dan Cleo berkunjung ke rumah utama . Di sambut dengan antusias dua bocil , gimana gak ? . Mereka baru bisa bertemu setelah beberapa bulan lamanya .


" Paman ,, berenang yuk " , Ellin merengek pada Cleo sang paman .


" Emmm " ,, Cleo tersenyum serta membelai rambut panjang Ellin .


Sedang si kakak sedang asik bermain di tepi kolam ikan . Yang tempatnya tak begitu jauh dari kolam renang .


" Sana ganti baju dulu sama auntie , baru kesini berenang sama paman "_ Cleo .


" Ye ",,, Ellin bersemangat dan berlari ke arah Huanlia . Yang sedang asik di dapur menyiapkan makan siang .


" Auntie ,, Ellin mau berenang . Kata paman suru h ganti baju dulu ". Si kucil melapor kepada sang bibi .


" Oh ,, mba tau baju renangnya Ellin di mana ? ". Huanlia bertanya kepada sang pengasuh . Yang kebetulan lagi di sampinya , menyiapkan jus dan cemilan buat sang bos cilik .


" Ada nyonya , di koper milik nona muda "_ Mbak pengasuh .


" Em ,, kalo gitu saya ke sana mau ganti'n bajunya Ellin . Mba Ani , tolong lanjutin ya ". Huanlia menyerahkan kerjaan , yang tinggal sedikit .


Kepada asisten rumah tangga yang mengurus dapur . Setelah tadi menginstrusikan apa aja yang harus di lakukan dan di perbuat .


Wanita beda generasi itu menaiki tangga , menujuh kamar sang prinsec . Jika sedang menginap di sini , sedangkan mama Ayu .


Sang nenek , sedang berada di kebun bunga dan kebun sayur miliknya . Yang tadi sempat di acak acak oleh sang cucu .


" Memang Ellin bisa berenang ? ", Huanlia mencoba interaksi dengan sang keponakan .


" Enggak ,, hehehe " , jawab Ellin sepontan dan penuh senyum .


" La ,,, kok mau berenang ", Huanlia mengenyit bingung .


" Mau mita di ajari paman , kata mama . Paman berenangnya jago ", Jawab Ellin jujur .


" Ok , sekarang udah ready . Ayo kita samperin paman "_ Huanlia .


Yang di angguki oleh Ellin dan penuh semangat . Berjalan ke arah kolam renang , di mana Cleo sudah berada di dekat kolam .


" Paman " , Ellin berseruh sembari berlari penuh antusias .


" I yuo ready baby ? _ Cleo .


" I'am ready paman "_ Ellin .


Mereka berdua larut dalam keserun , membuat Huanlia ikut tertawa . Saat Melvis berlari ke arah kolam dan dengan tiba tiba menjeburkan diri ke kolam .


Membuat Ellin , sang adik yang sedang belajar berenang kaget . Dan hampir meminum air kolam , kalo sedikit saja Cleo lalai mengangkatnya .


" Hahaha " ,,,, Malvis tertaww renyah .


" Kakak ,, gak boleh bigitu ! ", Cleo menegur dengan tegas .

__ADS_1


" Maaf ",, Malvis berucap sambil menunduk .


" Khuk ,, khuk " ,, Ellin terbatuk batuk dan hidungnya memerah .


" Mas ,, Ellin di bawah ke atas dulu aja "_ Huanlia .


Mendengar ucapan Huanlia , Cleo merengkuh tubuuh mungil Ellin ke tepi kolam . Dan mengangkatnya ke atas kolam .


" Sayang minum dulu " , Huanlia menyodorkan minuman hangat .



Jahe , serai , kayu masin yang di bakar dan di rebus dengan gula merah serta sedikit cengkeh . Di saring dan tambahkan susu coklat , dan satu sendok makan madu sebagai pemanis persatu gelas .


" Huffff " ,,, Ellin menarik nafas legak dan kemali normal .


" Auntie ,, Ellin mau berenang lagi " , rengek Ellin .


" Sayang kan tadi hampir tenggelam , istirahat dulu . Berenangnya nanti lagi ", Huanlia membujuk .


" Ellin ,, gak papa auntie , Ellin masih kuat ". Ucap Ellin sembari menunjukan otot di bahu mungilnya 💪 .


" Hahahhaa ", hal itu membuat Huanlia tertawa renyah .


" Auntie " , ucap Ellin manyun di mana dirinya di tertawakan .


" Ok ,, ok ,, sana bilang paman mu . Kalo paman mu memperbolehkan . Auntie tidak melarang ", ucap Huanlia sembari mengelus rambut basa Ellin .


" Paman ",,, seru Ellin .


Melihat hal itu , membuat Ellin senang . Dan bergegas ke arah kolam renang .


😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁


" Bu ,, makanannya seudah siap ", Lina memanggil Fonlli .


Semenjak kedatangan mama tiri Fonlli . Membuat Fonlli sedikit droop , dia memilih menenangkan diri di kamar .


Sampai pada saat jam makan siang , Fonlli tak keluar . Membuat mbak Hijah dan anaknya kahwatir .


" Iya " , Fonlli berucap lirih .


Ceklek ,,,


Pintu kamar terbuka , meski air mata Fonlli telah mengering . Tapi jejak kesedihan masih terlihat di wajah tegas Fonlli .


" Ayo kita makan bersama " , Fonlli berbicara setelah mendudukan dirinya di meja makan .


" Kami makan nanti saja " , mbak Hijah merasa canggung .


" Sekarang saja , kita makan bersama . Tak usah merasa berbeda , duduk sini ". Fonlli menunjuk kursih kosong di sebelahnya .

__ADS_1


" Mbak ,, habis ini temani saya belanja keperluan rumah ini . Sebelum pergi tolong cek dulu , apa aja yang di perlukan ". Fonlli berusaha bersikap seolah olah tak terjadi apa apa .


" Baik ,, bu , mungkin akan sedikit banyak . Meskipun ada beberapa bahan sisa dari aparteman ".


" Em " , Fonlli mengangguk paham .


Setelah pembicaran singkat mereka kembali makan dalam diam .


🙁🙁🙁🙁🙁🙁🙁🙁🙁🙁


" Oke ,,, besok kita tinggal evaluasi . Jika sesuai dengan apa yang kita mau . Langsung teken kontrak , dan exsekusi ". Rita memberikan perinta lewat telpon kepada salah satu asistennya .


Dia menyuruh salah satu asistennya , untuk mencari lokasi atau ruko yang tepat . Yang mana rencananya nanti , akan di tempati sebagai toko roti .


" ,,,,, "


" Hem'em ,, alamatnya juga kamu kirim ke Huanlia dan Wulan . Sekalian atur jam , biar kita bisa meninjau ke sana bareng bareng "_ Rita .


" ,,,,, "


" Ok ,,, begitu saja ", Rita mengakhiri pembicaraanya dengan menutup telpon di tangannya .


" Khuffff " , Rita menghela nafas lega .


" Gimana hasilnya ? " , Renzi yang dari diam di sebela Rita kini bertanya .


" Sejauh ini lancar , besok tinggal surve tempat " . Rita menjelaskan dengan santai .


" Em ,, sudah malam ,, waktunya tidur "_ Renzi .


Mendengar ucapan Renzi , Rita memutar bola matanya jengah . Bagai mana tidak , jam di dinding baru menunjukan pukul 08.30 menit .


Renzi sudah tidak sabar ingin bermanja ria . Dia yang dari tadi merasa di abaikan kini sedang merajuk .


" Mas ,, inikan masih sore , boboknya nanti aja lah ". Rita mencoba membujuk sang suami .


" E ,, e ,, e ,, " , yang di jawab dengan gelengan oleh Renzi .


" Khuffff " ,, Rita menghela nafas pelan . " Baiklah baiklah , kita bobok sekarang ".


Rita lebih memilih mengalah , dari pada nanti Renzi tambah merajuk . Dan dia tidak mengizinkan Rita aktif di luaran sana .


Selama Rita di nyatakan positif hamil . Renzi lebih overprotektif , terhadap semua kegiatan Rita di luar .


😍😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘


😍


😘


😍

__ADS_1


😘


😁


__ADS_2