
Sabtu pagi.. 🍥🍥🍙🍜🍛🍘🍱🍣
Seperti yang sudah di rencanakan , setelah rapat selesai . Cleo dan Huanlia terbang ke negara J . Di mana ayah Huanlia menetap , mereka berangkat Jum'at sore dan tiba pada malam hari .
" Ah ,, kau sudah bangun ? , bagai mana tidurmu " . Huanlia bertanya kepada Cleo , begitu dia keluar dari kamar dan mendekat ke arahnya .
" Hem ,, tempatnya yaman . Aku dapat beristirahat dengan baik "_ Cleo .
" Em ,, syukurlah , tadinya aku merasa tempat ini mungkin tidak akan yaman untuk mu . Secara di sini tempat serba kurang "_ Huanlia .
Ya ,, begitu sampai Cleo tidak langsung cek-in . Di hotelnya , dia memilih langsung mengatar Huanlia ke rumahnya .
Pada hal , mereka tiba tepat pukul 11 malam . Bagi Cleo gak ada kata nanti , untuk melaksanakan niatnya .
" Maafkan saya paman , karena tanpa pemberitahuan dan restu dari paman . Langsung saja bertunangan dengan Huanlia ".
Setelelah bertemu ayah Huanlia , Cleo tidak basa basi . Dia langsung mengutarakan masudnya datang ke tempat itu .
" Maka dari itu , kedatangan saya kemari . Selain ingin mita maaf . Juga ingin meminta restu dari paman "_Cleo .
" Khem " ,,, ayah Huanlia menghembuskan nafas berat . Setelah berdiam beberapa saat , " Aku tak bisa langsung memberikan jawaban ".
" Meskipun kalian telah bertunangan , aku sebagai seorang ayah . Masih harus melihat ke sungguhan mu ".
" Kita bicarakan nanti , sekarang lebih baik kita beristirahat saja dulu . Kalian pasti capek dari perjalan jauh "_ Ayah Huanlia .
" Baik " , Cleo dan Huanlia berucap serempak .
🍣🍥🍱🍘🍛
%
Rumah Huanlia tergolong kecil , dan letaknya dekat dengan pasar tradisional .
Paling depan adalah ruko yang tergabung dengan dapur . Bisa di katakan dapurnya berada di depan , hal itu di karenakan untuk permuda jalannya produksi .
Di samping ada 2 kamar berukuran kecil dan kamar mandi . Di mana terlihat seperti kamar kost , dengan lorong kecil . Yang menjadi sekat antara ruko dan kamar .
Di ujung lorong terdapat mesin cuci satu tabung . Dan jemuran yang menempel di dinding dan jemuran lipat kecil .
Lorong itu di tutup dengan pintu yang terbuat dari seng . Sebagai pembatas dari luar , dan pertanda tempat privasi .
__ADS_1
Rumah Huanlia tak memiliki ruang tamu pribadi . Jika ada tamu yang datang biasanya , mereka akan di dudukan di meja kursi pembeli .
Di depan ruko dan pintu masuk , tertata meja kursi sederhana untuk pelanggan . Tidak banyak jumlanyanya . 2 meja 8 kursih berada di depan .
8 kursih lagi berada di dalam , dengan 2 meja juga .
🍘🍱🍥🍛🍜🍣🍙😁
Cerita tentang masa lalu lagi 😁😁😁
Dulu waktu pertama kali Huanlia sampai di negara ini . Dia sempat bingung dan pesimis , akankah dia mampu bertahan . Dan menyembuhkan sang ayah dari ganguan mentalnya .
Ayah Huanlia setres berat , akibat perusahannya pailit . Dia hampir bunuh diri , akibat tak mampu menanggung tekanan .
Huanlia bertahan di negara ini tak mudah . Dia harus bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhannya dan sang ayah .
Dari pekerja di pasar , sampai menjadi buruh cuci piring di sebuah hotel bintang 5 . Dia lakoni , Nah di sinilah . Dia mulai menemukan jalan , ke ahliannya .
Ketika bertemu sang master chef , yang mau mengajarinya . " Puaskan rasa ingin tahu mu secara tuntas , selama itu tak merugikan diri mu dan orang lain " . Ucapan sang master langsung mengena di hati Huanlia .
Toko Huanlia , awalnya menjual berbagai jenis bahan metah . Yang kebanyakan berasal dari negara asalnya .
Tapi berhubung Huanlia mulai suka memasak . Dia di sana juga menjual masakan . Awalnya dia hanya memasak untuk dia dan sang ayah .
Tak sengaja ada pelanggan yang meminta mencicipi masakanya . Dan dia bilang enak , kenapa gak jual masakan juga .
Dan juga beberapa jajan pasar , seperti saat ini . Huanlia sedang menata kue nagasari bandung .
Pagi tadi saat dia membuka kulkas , Huanlia menemukan pisang raja . Jarang banget bisa dapat pisang ini di negeri tetangga .
Sejenak merenung , dan di pilihlan jajan pasar ini . Karena di rasa lebih mudah dan semua bahan ada .
Langkah awal , pisang di khukus . Sembari menunggu , Huanlia menyiapkan beberapa bahan lainya .
Seperti tepung hunkwe , gula , santan , maizena dan plastik untuk membungkus .
Karena si pisang belum matang , Huanlia juga membuat beberapa jajan pasar.
Centik manis , kue yang masih berbahan dasar hunkwe dan bercampur dengan biji mutiara . Akan terlihat cantik , saat di bungkus dengan plastik . Itu mengapa jajan ini di namakan centik manis .
" Apa yang kau buat ? ", Cleo tepat berada di belakang Huanlia . Yang sedang menata kue di rak jajan basa .
__ADS_1
" Ah ,, ini jajan pasar yang simpel dan banyak peminatnya ".
" Di sini jual jajan dan masakan juga ? ". Cleo bertanya karena melihat beberapa jajan dan makanan di etalase .
" Ya " .
" Kapan kau membuatnya ? , tiba tiba suda jadi aja " .
" Em ,, yang itu titipan dari pedagang . Kalo aku baru bikin jajan - jajan yang simpel aja " .
" Ah ,, aku kira itu semua buatan mu " .
" Tidak ,, kalo dulu mungkin aku yang membuat semuanya . Tapi , semenjak aku tinggal kembali ke negara IN ".
Aku memberikan kesempatan bagi siapa saja . Yang mau menitipkan daganganya di sini . Dan sebagian dari mereka yang titip . Orang - orang dari negara IN sendiri . Yang kebetulan sedang berada di sini .
" Jadi masakan dan barang - barang di toko ini kebanyakan dari negara IN ".
" Ya ,, sedikit banyak begitu ".
" Oh ,, begitu ".
" Em ,, eh ,, ini di minum duluh . Huanlia menyodorkan teh matcha . Teh hijau asli dari negara J ".
Cleo masih ragu ragu untuk meminumnya .
" Khemm " ,, Huanlia tersenyum datar , " minum saja , teh itu sudah ku campur dengan susu tawar . Dan sudah ku sesuaikan dengan lidah orang negara IN . Tidak akan terlalu pahit , teh itu akan menghangatkan tubuh ".
" Syuuupppp ,, ", Cleo meminum sedikit . Meraba dengan lidahnya . Mencoba merasakan yang apa di ucapkan Huanlia .
Dan benar apa yang di katakannya . Teh yang berwarna hijau pekat ini . Pahitnya pas , dan gak bikin jeleh di mulut .
" Mau sarapan langsung atau mau mencicipi jajan dulu ? ". Huanlia menawari Cleo , setelah dia menaruh beberapa jajan di dalam rak .
Kali ini dia sudah mebuat beberapa kue . Dari kue talam , kue lapis legit , serabi solo . Serta mendud , yang di buat kecil - kecil berwarna . Bak lampu rambu lalu lintas di jalan raya .
" Aku mau kue ikan saja ". Cleo menunjuk dengan matanya ke arah rak no 2 . Di mana kue itu di susun rapi .
__ADS_1
" Oke , akan ku ambilkan ". Huanlia menaru satu kue ikan di atas piring kecil .
" Silahkan ", Huanlia mempersilahkan Cleo . Untuk menikmati kue berbentuk ikan berisikan sellay kacang merah . Di mana kue ini banyak tersaji di saat musim dingin .