BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Teh Jahe


__ADS_3

Satu hari telah berlalu , tanpa terasa . Cleo dan Huanlia telah menghabiskan waktunya seharian penuh .


" Kak , aku pulang duluh ya ,,, " . Ozaka berucap sembari mengemasi barang barangnya kedalam tas selempangnya .


" Eh ,, tunggu dulu ! , bawah ini bersama mu ". Huanlia sudah membuat hidangan untuk makan malam .



Dia memasukan sup ke dapam thermos mini .


" Kak , tidak perlu repot repot ".


" Ini tidak repot , aku sudah menyiapkan ini semua untuk mu juga " .



" Tapi kak ... " .


" Sudah jangan merasa tidak enak ". Huanlia selesai memasukan sup , dia menyodorkan kota bekal dan thermos sup kepada Ozaka .


🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅


Di meja makan .


Huanlia memutuskan membuat shabu - shabu . Dengan 2 rasa yang berbeda , tapi tetap dengan kuah kaldu yang kental .



Huanlia lebih suka makan , makanan yang pedas . Menurutnya semakin pedas semakin menggugah selerah .


Mekanan pedas juga dapat menghangatkan tubuh . Sesuai dengan cuaca malam ini yang sedang hujan lebat di sertai angin kencang .


Sedangkan ayah Huanlia , tidak bisa makan pedas . Maka seperti ini lah makan malam mereka , ada 1 menu dengan 2 rasa berbeda .


Cleo hanya mengikuti dengan tenang , karena baginya dia . Tidak ada pantangan makan , selama itu bersih .


" Jadi , kalian akan kembali besok sore ? ".


" Ya , ayah " . Ucap Huanlia sembari mencepit beberapa sayur yang telah matang .


" Terus recana kalian selanjutnya gimana ? ".


" Mempersiapkan pernikahan kita secepatnya ". Ucapan Cleo membuat Huanlia menggigit sumpit . Yang baru saja membawah sayur ke dalam mulutnya .


" Memang Huanlia mau ? ".

__ADS_1


Perkataan sang ayah membuat Huanlia menoleh ke arahnya . " I ,, itu ,, makanya akan dingin . Ayah dagingnya sudah matang . Ayo ,, di makan dulu ". Huanlia berusaha mengalihkan topik pembicaraan .


" Kalo Huanlia setujuh , paman akan datangkan ? ".


" Hahaha ,, kau ini sudah yakin saja . Kalo anak ku bakal mau secepatnya menikah dengan mu ".


" Aku ku pastikan dia mau menerima ku ". Cleo berucap sambil tersenyum .


Huanlia hanya diam , pura pura sibuk makan . Pada hal dalam hati dia sedang bimbang .


🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅


Usai makan malam , Huanlia dan Cleo duduk di luar . Sambil menikmati teh dan cemilan ringan .



Kali ini Huanlia lebih memilih teh jahe , karena teh jahe . Dapat mempernudah proses pencernaan dan membuat perut hangat di udara yang dingin .


Sangat mudah membuat teh jahe , jahe mudah yang sudah di bakar . Kupas kulit arinya , geprek lalu masak dengan air sampai mendidih .


Setelah mendidih saring air , Baru seduh teh dengan air jahe . Tambahkan madu murni , sebagai pemanis . Akan bertambah kasihatnya , Huanlia menyesap tehnya dengan pelan . Menikmati setiap seruputannya .



" Kenapa kamu bisa memilih tempat ini untuk tinggal . Alih alih memilih hunian yang lebih tenang ". Cleo mengawali pembicaraan sembari menikmati cemilan di atas meja .



" Awalnya aku tak tinggal di sini " , Huanlia berucap sambil menerawang ke masa lalu . Menaruh cangkir tehnya dan mulai memakan cemilan ringannya .


" Pasti berat untuk gadis manja seperti mu , hidup sendiri di luar negri ".


" Khem ,,, " Huanlia tersenyum mengingat tentang kisanya dulu .


🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅


Beberapa tahun yang lalu ,,,,, .


Seorang gadis remaja , yang baru lulus SMA . Di paksa untuk menjadi dewasa lebih cepat .


Semua kemudahan yang ia punya , hilang dalam waktu sekejap .


Pertama , perusahan ayahnya pailit . Kemudian , sang pacar dan keluarganya mencampakkanya . Pada hal , mereka telah merencanakan pertunangan . Usai si gadis lulus SMA .


Parahnya , sang pacar malah bertunangan dengan sahabatnya sendiri .

__ADS_1


Tak sampai situ , dia sudah jatuh ke tiban tangga . Sang ayah yang terlalu scok , dan mendadak kehilangan akal sehatnya .


Sampai dia mengambil ke putus , untuk pergi meninggalkan negaranya . Memutuskan mencari tempat pengobatan terbaik untuk sang ayah .


Dengan bekal yang sedikit , ia betekat akan tetap ke sana . Perinsipnya , " Di coba dulu , apa pun nanti hasilnya . setidaknya pernah berusaha dengan segenap jiwa ".


Dialah Huanlia ,,,,


Di hari pertama sampai , tak ada kemudahan untuk jalan awalnya . Bahkan dia hampir menyerah pada 1 bulan pertama .


Tapi dia tersadar , dengan apa yang di berikan sang ayah . Tak sebanding dengan kesusahannya yang tak seberapa .


Huanlia bangkit kembali dan menuai hasil yang di harapkan . Bahkan dia mendapat bonus , dengan mendapatkan ke ahlian . Yang membawahnya ke arah ke makmuran .


🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅


" Jadi awalnya kau tidak tinggal di sini ? " . Cleo bertanya setelah Huanlia menceritakan awal mula di tinggal di sini .


" Ya , dulu aku hanya mampu menyewah satu kamar kecil . Untuk ku tempati bersama ayah , tempat ini ku beli . Setelah beberapa tahun bekerja keras " .


" Itu pun ku bayar dengan mencicil ".


" hahaha ,, " Huanlia teringat kembali waktu itu dan membuatnya tertawa lebar .


" Kios ini awalnya satu petak kecil , yang bangunannya sudah usang ". Ucap Huanlia sembari menunjuk , kios di bagian utama dengan dagunya . " Namu lumayan masih kokoh kondisinya " . Jadi ku putuskan untuk membelinya ".


" Kenapa kau memilih tempat ini ? " .


" Aku hanya befikir pendek , yang ku butuhkan . Tempat tinggal yang fleksibel . Di mana tempat tinggal itu , harus serbaguna . Selain untuk istirahar , sekaligus tempat mencari uang " .


" Terus kenapa bisa sampai melebar ? " , Tanya Cleo di tengah cerita Huanlia .


" Itu terjadi 3 tahun yang lalu secara berturut turut . Pertama di bagian samping , 2 kamar itu . Dulunya adalah kios buah dan kios sayuran " .


" Kios buah , yang sekarang menjadi kamar ku . Awalnya adalah milik sepasang kakek dan nenek . Mereka berjualan di pasar ini sejak awal menikah . Setelah senjah , mereka memilih untuk kembali ke desa . Dan menawarkan kiosnya kepada ku . Aku terkejut , karena banyak orang menawar kios buah mereka . Lalu aku bicara terus terang , memang aku berminat . Tapi kios mereka tak bisa ku beli secara kest . Hanya bisa mencicil selama 4 x , kalo mereka bersedia ".


Eh ,, mereka bilang tak masalah , aku heran kenapa mereka malah menjualnya kepada ku . Mereka berucap , " Ini sebagai ucapan terimakasih kami . Karena selama bertahun tahun berjualan di pasar ini . Masih ada orang yang perduli dengan kami ". Begitu ucap sang nenek .


" Memang apa yang kau lakukan ? ".


" Adalah ,, itu tidak perlu di sebut dan ku ceritakan ".


" Khem " ,, dahi Cleo berkerut dan alisnya menyatu .


Huanlia selalu menanamkan pada dirinya . Jika mau berbuat baik , tidak perlu di umbar . Cukup dia , orang yang di tolong dan tuhan yang tau . Bahkan kadang tak jarang , orang yang di tolongya pun tak harus tau tetang itu .

__ADS_1


Huanlia termenung sesaat dan senyum terbit di bibir sexsinya sekilas . Dia mengingat di mana masa masa dulu . Membantu menjual buah buahan di toko itu . Hampir setiap hari dia merekomendasikan , buah segar dari toko sang kakek dan nenek itu .


Sehingga penjualan mereka , yang awalnya sepi sedikit meningkat . Bahkan buah yang sedikit berem ( hampir busuk ) , dapat di jualnya denga harga yang masih relatif dapat untung . Walau sedikit , buah buah yang seperti itu . Di jual untuk campuran pakan ternak , di campur dengan buah segar . Dan si ternak pun tak pilih pilih makanan .


__ADS_2