
Satu hari telah berlalu , tanpa terasa . Cleo dan Huanlia telah menghabiskan waktunya seharian penuh .
" Kak , aku pulang duluh ya ,,, " . Ozaka berucap sembari mengemasi barang barangnya kedalam tas selempangnya .
" Eh ,, tunggu dulu ! , bawah ini bersama mu ". Huanlia sudah membuat hidangan untuk makan malam .
Dia memasukan sup ke dapam thermos mini .
" Kak , tidak perlu repot repot ".
" Ini tidak repot , aku sudah menyiapkan ini semua untuk mu juga " .
" Tapi kak ... " .
" Sudah jangan merasa tidak enak ". Huanlia selesai memasukan sup , dia menyodorkan kota bekal dan thermos sup kepada Ozaka .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
Di meja makan .
Huanlia memutuskan membuat shabu - shabu . Dengan 2 rasa yang berbeda , tapi tetap dengan kuah kaldu yang kental .
Huanlia lebih suka makan , makanan yang pedas . Menurutnya semakin pedas semakin menggugah selerah .
Mekanan pedas juga dapat menghangatkan tubuh . Sesuai dengan cuaca malam ini yang sedang hujan lebat di sertai angin kencang .
Sedangkan ayah Huanlia , tidak bisa makan pedas . Maka seperti ini lah makan malam mereka , ada 1 menu dengan 2 rasa berbeda .
Cleo hanya mengikuti dengan tenang , karena baginya dia . Tidak ada pantangan makan , selama itu bersih .
" Jadi , kalian akan kembali besok sore ? ".
" Ya , ayah " . Ucap Huanlia sembari mencepit beberapa sayur yang telah matang .
" Terus recana kalian selanjutnya gimana ? ".
" Mempersiapkan pernikahan kita secepatnya ". Ucapan Cleo membuat Huanlia menggigit sumpit . Yang baru saja membawah sayur ke dalam mulutnya .
" Memang Huanlia mau ? ".
__ADS_1
Perkataan sang ayah membuat Huanlia menoleh ke arahnya . " I ,, itu ,, makanya akan dingin . Ayah dagingnya sudah matang . Ayo ,, di makan dulu ". Huanlia berusaha mengalihkan topik pembicaraan .
" Kalo Huanlia setujuh , paman akan datangkan ? ".
" Hahaha ,, kau ini sudah yakin saja . Kalo anak ku bakal mau secepatnya menikah dengan mu ".
" Aku ku pastikan dia mau menerima ku ". Cleo berucap sambil tersenyum .
Huanlia hanya diam , pura pura sibuk makan . Pada hal dalam hati dia sedang bimbang .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
Usai makan malam , Huanlia dan Cleo duduk di luar . Sambil menikmati teh dan cemilan ringan .
Kali ini Huanlia lebih memilih teh jahe , karena teh jahe . Dapat mempernudah proses pencernaan dan membuat perut hangat di udara yang dingin .
Sangat mudah membuat teh jahe , jahe mudah yang sudah di bakar . Kupas kulit arinya , geprek lalu masak dengan air sampai mendidih .
Setelah mendidih saring air , Baru seduh teh dengan air jahe . Tambahkan madu murni , sebagai pemanis . Akan bertambah kasihatnya , Huanlia menyesap tehnya dengan pelan . Menikmati setiap seruputannya .
" Kenapa kamu bisa memilih tempat ini untuk tinggal . Alih alih memilih hunian yang lebih tenang ". Cleo mengawali pembicaraan sembari menikmati cemilan di atas meja .
" Awalnya aku tak tinggal di sini " , Huanlia berucap sambil menerawang ke masa lalu . Menaruh cangkir tehnya dan mulai memakan cemilan ringannya .
" Pasti berat untuk gadis manja seperti mu , hidup sendiri di luar negri ".
" Khem ,,, " Huanlia tersenyum mengingat tentang kisanya dulu .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
Beberapa tahun yang lalu ,,,,, .
Seorang gadis remaja , yang baru lulus SMA . Di paksa untuk menjadi dewasa lebih cepat .
Semua kemudahan yang ia punya , hilang dalam waktu sekejap .
Pertama , perusahan ayahnya pailit . Kemudian , sang pacar dan keluarganya mencampakkanya . Pada hal , mereka telah merencanakan pertunangan . Usai si gadis lulus SMA .
Parahnya , sang pacar malah bertunangan dengan sahabatnya sendiri .
__ADS_1
Tak sampai situ , dia sudah jatuh ke tiban tangga . Sang ayah yang terlalu scok , dan mendadak kehilangan akal sehatnya .
Sampai dia mengambil ke putus , untuk pergi meninggalkan negaranya . Memutuskan mencari tempat pengobatan terbaik untuk sang ayah .
Dengan bekal yang sedikit , ia betekat akan tetap ke sana . Perinsipnya , " Di coba dulu , apa pun nanti hasilnya . setidaknya pernah berusaha dengan segenap jiwa ".
Dialah Huanlia ,,,,
Di hari pertama sampai , tak ada kemudahan untuk jalan awalnya . Bahkan dia hampir menyerah pada 1 bulan pertama .
Tapi dia tersadar , dengan apa yang di berikan sang ayah . Tak sebanding dengan kesusahannya yang tak seberapa .
Huanlia bangkit kembali dan menuai hasil yang di harapkan . Bahkan dia mendapat bonus , dengan mendapatkan ke ahlian . Yang membawahnya ke arah ke makmuran .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
" Jadi awalnya kau tidak tinggal di sini ? " . Cleo bertanya setelah Huanlia menceritakan awal mula di tinggal di sini .
" Ya , dulu aku hanya mampu menyewah satu kamar kecil . Untuk ku tempati bersama ayah , tempat ini ku beli . Setelah beberapa tahun bekerja keras " .
" Itu pun ku bayar dengan mencicil ".
" hahaha ,, " Huanlia teringat kembali waktu itu dan membuatnya tertawa lebar .
" Kios ini awalnya satu petak kecil , yang bangunannya sudah usang ". Ucap Huanlia sembari menunjuk , kios di bagian utama dengan dagunya . " Namu lumayan masih kokoh kondisinya " . Jadi ku putuskan untuk membelinya ".
" Kenapa kau memilih tempat ini ? " .
" Aku hanya befikir pendek , yang ku butuhkan . Tempat tinggal yang fleksibel . Di mana tempat tinggal itu , harus serbaguna . Selain untuk istirahar , sekaligus tempat mencari uang " .
" Terus kenapa bisa sampai melebar ? " , Tanya Cleo di tengah cerita Huanlia .
" Itu terjadi 3 tahun yang lalu secara berturut turut . Pertama di bagian samping , 2 kamar itu . Dulunya adalah kios buah dan kios sayuran " .
" Kios buah , yang sekarang menjadi kamar ku . Awalnya adalah milik sepasang kakek dan nenek . Mereka berjualan di pasar ini sejak awal menikah . Setelah senjah , mereka memilih untuk kembali ke desa . Dan menawarkan kiosnya kepada ku . Aku terkejut , karena banyak orang menawar kios buah mereka . Lalu aku bicara terus terang , memang aku berminat . Tapi kios mereka tak bisa ku beli secara kest . Hanya bisa mencicil selama 4 x , kalo mereka bersedia ".
Eh ,, mereka bilang tak masalah , aku heran kenapa mereka malah menjualnya kepada ku . Mereka berucap , " Ini sebagai ucapan terimakasih kami . Karena selama bertahun tahun berjualan di pasar ini . Masih ada orang yang perduli dengan kami ". Begitu ucap sang nenek .
" Memang apa yang kau lakukan ? ".
" Adalah ,, itu tidak perlu di sebut dan ku ceritakan ".
" Khem " ,, dahi Cleo berkerut dan alisnya menyatu .
Huanlia selalu menanamkan pada dirinya . Jika mau berbuat baik , tidak perlu di umbar . Cukup dia , orang yang di tolong dan tuhan yang tau . Bahkan kadang tak jarang , orang yang di tolongya pun tak harus tau tetang itu .
__ADS_1
Huanlia termenung sesaat dan senyum terbit di bibir sexsinya sekilas . Dia mengingat di mana masa masa dulu . Membantu menjual buah buahan di toko itu . Hampir setiap hari dia merekomendasikan , buah segar dari toko sang kakek dan nenek itu .
Sehingga penjualan mereka , yang awalnya sepi sedikit meningkat . Bahkan buah yang sedikit berem ( hampir busuk ) , dapat di jualnya denga harga yang masih relatif dapat untung . Walau sedikit , buah buah yang seperti itu . Di jual untuk campuran pakan ternak , di campur dengan buah segar . Dan si ternak pun tak pilih pilih makanan .