BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Kurang seminggu lagi


__ADS_3

Huanlia kali ini tengah sibuk di dapur pribadinya . Dapur mini yang terletak satu kotak dengan kamar . Kesibukan Huanlia ini bukan untuk membuat pesana para pelanggan . Melainkan membuat pesanan untuk para dua ibu hamil .


Mereka berdua mengingkan makanan aneh dan belun terjual di pasaran . Huanlia berusaha menuruti ke inginan mereka berdua .


" Khem ",,, deheman seorang pria , mengalihkan konsentrasi Huanlia .


" Apakah minum mu habis , atau membutuhkan sesuatu ? " . Huanlia berucap tanpa menghentikan kegiatannya .


" Huffff " ,,, Cleo menghembuskan nafas kasarnya dengan pelan . Bosan karena sedari tadi di cuwekin .


Dia berdiri dan mendekat ke arah Huanlia . Tepat di belakang Huanlia , mengukungnya dengan ke dua tangan panjang nan kekarnya .


" Em ", Huanlia memiringkan sedikit kepalanya . Dari sorot matanya bertanya " Kenapa ? ".


" Pernikahan kita kurang seminggu lagi , apa kamu gak mau ? . Melakukan hal hal seperti layaknya calon pengantin . Hem ?? ",,,


" Sudah ku lakukan ", ucap Huanlia singkat .


Cleo megkerutkan keningnya , " Kapan ? . Kemarin tawaran mama kamu tolak ".


" Oh ,, yang itu , aku rasa gak harus pergi ke salon atau SPA . Untuk melakukan perawatan kecantikan . Di rumah juga bisa , nih ,, buktinya kulit ku gak kusem kusem amat ". Huanlia menyodorkan tangannya sebagai bukti .


Huanlia memiliki warna kulit kuning langsat , tapi karena sering terpapar sinar matahari . Kulitnya sedikit busem , tak terawat .


Maklumlah , semenjak dia merantau ke negri orang . Huanlia sudah menghentikan perawaran untuk tubuhnya .


" Lalu ,, mengenai gaun pernikahan , apa gak ada keluhan sama sekali ? ". Cleo merasa aneh , karena Huanlia gak merespon apa apa . Dia terima terima aja , setelah mencobannya .


Tak seperti mantan mantannya yang sebelumnya .


" Gaunnya sudah pas , modelnya juga bikin yaman . Mau minta yang seperti apa lagi ".


" Apa gak ada sesuatu yang kurang gitu ? " .


" Khem " ,, Huanlia tersenyum lembut . Dia tau kenapa Cleo menannyakan hal ini . Dalam fikiran Cleo pasti beranggapan . Kalo Huanlia tak serius untuk melangsungkan pernikahan dengannya .


" Kamu gak usah berfikir yang tidak tidak . Kenapa aku gak terlalu meminta ini dan itu . Karena aku tau , orang orang WO pasti akan menyiapkannya dengan baik ".


"Biarlah mereka bekerja tanpa beban , lagian tanpa aku meminta . Pasti kamu sudah menyiapkan semuanya . Jadi tenang saja , aku gak akan kabur . Karena aku telah memutuskan akan menikah dengan mu ".


Cleo tersenyum manis , begitu mendengar penuturan dari Huanlia .


" Cup " ,,


satu kecupan manis mendarat di pipi mulus Huanlia . Hal itu sepontan membuat mata Huanlia membulat sempurna .


" Ka ,, mu ,,, ". Belum selesai Huanlia berucap sudah di beri kecupan susulan .

__ADS_1


" Cup ",,


" Cleo " , Huanlia berucap tegas . " Jangan macem macem ya ! ".


" Hahaha ,, hahaha ,, Cleo tertawa lepas mendapati reaksi Huanlia . Yang terlihat malu , merona , kaku , dan marah . Di kecup singkat oleh Cleo .


" Jangan ketawa , awas minggir aku mau memanggang ". Huanlia menyinkirkan tanganan Cleo pergi ke tempat pemanggangan .


" Khem ,, dengan bibir tersenyum . Cleo menggoda Hualia , Di lihat dari reaksi mu . Aku pasti yang pertama , kalo pipi yang pertama . Bibir kamu pasti ,,, ".


" Cleo !!!! , berhenti menggodaku . Pergi sana kalo masih seperti itu ". Huanlia menghampiri Cleo saat berucap dan mendorong tubuhnya untuk keluar .


Setttttt , , ,


Tangan Cleo yang tadinya bersedakep , kini dengan sigap memeluk tubuh Huanlia .


" Lepasin !!!! ".


" Gak ,, biarkan seperti ini sebentar ". Cleo memeluk tubuh Huanlia dan menaruh kepalanya di bahu Huanlia . Memejamkan mata , " Aku sungguh dah gak sabar untuk memiliki mu " batin Cleo berucap .


😳😲😳😲😳😲😳😲😳😲😳😲😮😯


Kamar bernuansa keroppiy .



Rita , ya ,, simodel bermalas malasan . Setelah pagi tadi mutah mutah , sekarang terbaring .


Semenjak hamil sifat Rita banyak mengalami perubahan . Dari mulai lebih suka tidur , makan dengan porsi banyak . Semua gejala para ibu hamil hampir semuanya di alami Rita .


Tapi untungnya Rita hanya muntah muntah di pagi hari saja . Sedang saat makan tidak , meskipun nafsu makannya berkurang .


" Sayang , bangun dulu yuk ! . Maem , itu masakan yang tadi di minta sudah jadi loh ". Renzi membangunkan Rita dengan berbisik liri .


" Em ,,, nanti dulu , masih ngantuk ".


" Nanti abis makan , boleh bobok lagi kok ".


Selama kehamilan awal ini , Rita men stop semua jobnya . Untung untuk bulan ini Rita belum teken kontrak .


Semuanya sedang di tinjauh , sedangkan Renzi . Selama Rita di ketahu hamil , dia lebis sering berkantor di kota ini . Ketimbang mengurus kantor yang di kota S .


😵😵😵😵😢😥😱😨😰😷😵😵😵😞


" Gimana mas ? , apa sudah enakan ". Fonli bertanya kepada Dimas . Sembari mengelus elus , punggung Dimas .


Baru saja Dimas mutah mutah , sehabis bangun tidur .

__ADS_1


" Em ,, masih pusing yang " , ucap Dimas sembari memegangi kepalanya .


" Duduk dulu yuk ! " , Fonli memapah sang suami menujuh ranjang . " Minum ini dulu ", secangkir teh anget manis di sodorkan ke arah Dimas .


Setelah itu Dimas rebahan , selama hampir satu bulan ini . Dimas tidak ke kantor , sementara kantornya pindah ke rumah . Dan untuk urusan meeting , jika tidak terlalu darurat . Di wakilkan oleh sang asisten Dimas .


Pasalnya keadan Dimas yang tak menentu , persis ibu ibu hamil .


Fonli masih tinggal di rumah utama , awalnya dia akan pamit . Untuk kembali ke apartemannya , tapi melihat keadaan Dimas .


Akhirnya dia meminta izin kepada Alya , agar dia bisa tinggal disini . Untuk sementara waktu , setidaknya sampai keadaan Dimas membaik .


Karena Fonli tau , Alya belum bisa merawat Dimas . Secara Alya masih dalam masah pemulian .


" Sayang , kapan semua ini akan berakhir ". Ucap Dimas masih dengan memejamkan mata .


Sabar , menurut buku yang aku baca . Kalo sindrom yang menimpan mas . Hanya akan terjadi satu bulan pertama . Dan di usia kandungan empat bulan .


" Hem ,,, kalo dulu , sayang memang samapai berapa bulan ? ".


" Cuma empat bulan , abis itu kakak Denis gak rewel lagi ".


Deg ,,, deg ,,,


Hati Dimas berdetak sakit , setelah mendengar ucapan Fonli . " Ya tuhan , aku suami macam apa ? , membiarkan istriku . Sendirian menghadapi keadaan seperti ini ".


Dimas merasa terenyuh , dengan penuturan Fonli . Dia memjadi sedih , kalah membayangkan hal itu .


Bagai mana tidak , dalam ke adaan hamil . Fonli ditekan oleh sang mama tiri . Dalam keadaan tubuh sedang tidak setabil , bahkan dia masih berangkat kerja .


Tes ,, tes ,,,


Tanpa terasa air mata Dimas menetes , " Sayang maafin mas . Karena gak ada di sana waktu itu ".


" Hem " ,, senyum manis terukir di wajah ayu Fonli . " Sudahlah mas jangan di fikirkan , toh itu terjadi di masa lalu .


Terus kalo pas ngidam , sayang dulu pinginnya apa sih dan siapa yang membelikan


" Hehehe " ,,, sudahlah , itu kan sudah di masa lampau .


" Ah ,,, ah ,, sayang cerita dong !! " , Dimas merengek .


" Syukurnya bukan sesuatu yang sulit . Jadinya dapat terwijud . Meskipun ada yang tak terwujud " .


" Apa itu ? ".


" Ketupt sayur ".

__ADS_1


__ADS_2