
Pagi ini di sebuah toko roti yang baru buka . Rita sang penanam modal , ikut menghias roti yang sudah jadi .
Roti yang langsung jadi favorit , salah satunya adalah brownis campur kacang . Di mana bertoping lelehan coklat , biskuit , kacang almon dan daun mien .
Brownis ini sungguh berbeda , karena kacang yang sudah di sangrai . Di campurkan ke dalan adonan . Tidak di jadikan isi atau toping , jadi pas di gigit . Kerenyahan sang kacang bercampur lembutnya roti . Menciptakan memori tersendiri yang tak terlupakan .
" Mb ,, gak ada acara atau pemotretan gitu ? ". Wullan teman Rita , yang di ajak kerjasama . Untuk membangun toko ini , memecah kesunyian .
" Ada , tapi nanti jam 2 siang . Lokasi fotonya juga gak jauh dari sini . Jadi gak terlalu keburu " , Rita berucap santai .
" Eh ,, mb Huanlia kemarin menyarankan . Toko ini gimana kalo bekerjasama dengan penyedia jasa pengiriman makanan ". Wullan menyampaikan pendapat Huanlia .
" Itu ide yang bagus , tapi sebelum ke situ . Sebaiknya kita juga mempersiapkan toko ini dengan baik . Dari mulai menu yang di jual , tenaga kerja , dan kesiapan kesiapan lainnya "_ Rita .
" Iya mb , memangnya kita lansung mau merekrut karyawan ? ". Wullan bertanya sangat hati hati . Pasalnya dirinya merasa tidak enak , toko baru buka selama tiga minggu .
Dan di sini perannya adalah sebagi pembuat kue . Meski terbilang lancar dalam penjualan , tapi toko ini . Belum sampai mencapai target , jadi dirinya merasa tidak enak . Toh pekerjaan di dapur dan melayani pembeli . Masih bisa di tangani dengan baik .
" Iyalah ,, karena aku optimis . Toko ini bakalan rame , yang untuk semetara . Mungkin kita rekrut dua orang dulu ". Rita berucap dengan santai tapi serius .
__ADS_1
" Aku sih terserah mb aja , asal itu baik buat kemajuan toko ini ". Wullan berucap sembari tersenyum lembut .
" Kamu gak masalahkan bekerja sama dengan orang lain ". Rita berucap sembari menatap Wullan .
" Aku gak masalah mb , karena aku juga berharap toko ini ramai . Jadi gak mungkin semuanya aku kerjakan sendiri "_ Wullan .
" Syukurlah kalo begitu ", Rita tersenyum lebar mendengar jawaban Wullan .
Meskipun Rita sang penanam modal , tapi yang menjalankan toko ini . Seratus persen Wullan , dan Wullan bukan hanya menjadi pengelolah . Tapi juga pemiliknya , mereka sepakat akan membagi hasil . Dari apa yang di dapat dari toko roti ini nantinya .
Jadi apapun yang menyangkut toko , Rita maupun Wullan sepakat untuk membicarakannya . Kalo peran Huanlia di sini sebagi konsultan , secara dia yang lebih berpengalaman .
😁😁😁😁😁😁😁😁😚😚😚😋😋😋
Dapur Huanlia , jam makan siang .
Meja meja telah penuh oleh pembeli , meski tak sampai antri untuk yang makan di tempat . Tapi tidak untuk pesanan take away .
Nota menu yang masuk sudah menumpuk . Huanlia di bantu karyawannya bekerja dengan serius . Di selingi candaan ringan , masing masing dari mereka . Mempunyai cara tersendiri , ada yang diam saja , bernyanyi , atau sambil ngomongin sesuatu yang ringan .
__ADS_1
Huanlia sendiri tipe pekerja diam , dia akan diam di saat mengerjakan sesuatu . Menu hari ini benar benar merata . Dari mulai bekal yang simpel .
Roti isi sejuta umat dan salad buah , bekal sarapan bagi orang orang . Yang sudah sibuk dengan rutinas paginya .
Tetap menjadi favorit menu yang di pesan , dan ada juga memesan nasi .
Bekal nasi dengan lauk simpel , sayur tumis dan ayam fillet goreng . Sedang untuk sencknya , pencinta pisang masih dominan .
Roti tart yang lucu lucu juga ada aja memesannya .
😚
😋
😁
😘
__ADS_1
😍
🙄