BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Menghilang ( Bagian 1 )


__ADS_3

Pagi ini terlihat begitu cerah , sinar matahari pagi . Menghantarkan kehangatan , hantaran panasnya membawa vitamin D alami .


Di dapur , Huanlia berkutat dengan teman teman sehariannya . Di sampingnya ada dua pelayan yang siap membantu . Di minta atau tidak di minta oleh sang majikan .


Sebenarnya Cleo tak terlalu mempermasalahkan akan hal ini . Baginya Huanlia mau memasak atau tidak . Tak jadi soal , tapi karena hobi dan sudah terbiasa . Huanlia mengerjakannya sendiri , cuman kalo pulang dari dapur online .


Sedang tidak ada mood , baru dia akan meminta koki untuk membuatkan hidangan . Itupun jarang terjadi , karena biasanya yang mempengaruhi mood Huanlia . Adalah saat tamu bulannya tiba .


" Mba ,, terusin yah ! . Lalu tata di meja , saya mau bawa ini ke mas Leo ". Huanlia berucap ramah , dan di angguki oleh sang asisten .


Huanlia berjalan menuju ruang fitnes , di mana sang suami . Sedang berolahraga pagi , hari ini hari minggu . Hali libur sang presiden , meski kadang tak di ambil full libur .


Kebiasan di hari libur , Cleo akan berolah raga . Berbagai macam olahraga sangat di gemari Cleo . Dari mulai renang , joging , fitnes , tenis , basket dan berbagi macam olahraga lainnya .


Sudah dari jam tujuh pagi , Cleo berada di ruang fitnes .


Sreggg ,,,


Pintu ruangan di geser , Huanlia masuk membawa nampan berisikan jus buah segar . Menambah stamina , campura antara wortel dan jeruk . Selain menyegarkan juga dapat menanbah stamina yang telah terbuang .



" Mas ,,, berhenti sebentar ", ucap Huanlia begitu dia sampai di samping Cleo .


Cleo yang sedang menggunakan alat olahraga berhenti oleh panggilan sang istri .


" Minum lah ", Huanlia menyodorkan segelas jus ke arah sang suamin .


Cleo langsung meminumnya , dan berucap . " Hari mau ke mana ? ".


" Recanannya nanti mau ke rumah mama . Di sana ada Melvis dan Ellin yang sedang berlibur ", Jelas Huanlia .


" Ok ,, nanti kita ke sana ", ucap Cleo . Gerakan Cleo sedikit ke samping . Dia akan memeluk Huanlia yang berada di sampingnya .

__ADS_1


Tapi dengan cepat Huanlia menggeserkan tubuhnya . Agar tak tertangkap Cleo , melihat hal itu . Membuat Cleo menatap dengan tatapan penuh tanya " Kenapa ? ".


" Badan mu berkeringat mas , aku gak suka di peluk saat seperti itu . Akan terasa lengket jika terkena kulit , hehheheh ,,", ucap Huanlia di sertai tawa .


" Ha ,,, kamu ,, " , Cleo berdiri ingin menangkap sang istri .


Huanlia yang melihat gelagat sang suami . Langsung lari keluar ruangan dengan berlari kencang . Sambil tertawa mengejek , " Hhahahahaha ".


😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁


Hari minggu ini di jadikan Fonlli untuk acara pindahan . Dia akhirnya membeli rumah yang menjadi impiannya .


Isi rumahnya baru sedikit , itupun barang barang yang berada di uparteman . Fonlli memutuskan menjual uparteman yang sudah di huninya sejak lama .


Uangnya , ia gunakan untuk melunasi sisa pembayaran rumah baru itu . Dan sisanya akan di belikan perabot yang di butuhkan .


Fonlli yang terbiasa hidup sederhana , jadi dia bisa mengelolanya dengan bijak sana . Dan terdapat sisa dari uang penjualan uparteman .


Dia memutuskan memperkerjakan mbak Hijah . Wanita paruh baya , yang dulu bekerja sebagi tenaga kebersihan di upartemannya .


" Mbak Hijah , nanti ini di tata di sini yan mbak ". Fonlli menunjuk buku buku koleksinya .


Sebagian sudah di tatanya , tapi sebagian lagi masih belum di tata . Karena kondisi perut Fonlli yang mulai membesar . Membuatnya susa untuk jongko . Dan menyusun buku buku itu di rak bawah .


" Baik bu " , mbak Hijah yang baru selesai membereskan dapur . Datang mendekati majikan barunya .


Dia dan sang anak di minta tinggal bersama Fonlli . Mbak Hijah sangat bersyukur , dengan begitu dia tidak perlu membayar uang kost . Jika berkeja dengan Fonlli .


Lina sang anak juga sangat rajin . Meski tidak di suruh , sang anak dengan suka rela membantu pekerjaan sang ibu .


Ting tong ,, ting tong ,,


Suara bel rumah berbunyi , mengalihkan kegiatan ketiga penghuni rumah baru ini .

__ADS_1


" Lina , tolong kamu ke depan ya . Itu mungkin tukang ojeg online . Yang mengatar makanan , tadi saya pesan makan siang untuk kita "_ Fonlli .


" Baik bu " , Lina berdiri dan berjalan ke arah depan .


" Nanti sekalian di tata aja , dan kalo kamu sudah lapar . Langsung makan aja ", Fonlli memperlakukan mereka berdua bak sodara sendiri .


Lina hanya mengangguk , tapi sedetik kemudian dia datang .


" Maaf bu , itu bukan gojek yang mengantar pesanan . Tapi tamu , yang mau ketemu ibu ". Lina menjelaskan singkan .


" Tamu ?? ", Fonlli berucap liri .


Sambil berfikir , siapa yang datang bertamu ke rumah barunya . Secara yang tau rumah baru ini , hanya Anya dan suaminya .


Kedua sahabatnya akan dia beritahu nanti . Jika rumah ini sudah rapih dan layak menerima tamu .


Meski di ruang tamunya sudah bisa di gunakan . Tapi tetap saja bagian lain masih belum rapih .


Fonlli berjalan pelan menuruni anak tangga , karena ruang kerja Fonlli berada di lantai atas .


" Mama ? ", Fonlli memanggil sang mama tiri . Begitu dia tahu sang mama yang datang .


😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬


😘


😘


😘


😘


Teruntuk semua yang sudah baca novel ini . Saya ucapkan terimakasih , mohon maaf kalo alurnya melopat lompat . Atau dalam tulisan tidak sesuai denga pola yang seharusnya . Ini di karenakan kalo terlalu fokus pada satu cerita . Malah akan membosankan itu menurut aku .

__ADS_1


Dan terimakasih yang sudah banyak mendukung dan men-like cerita aku .


😘


__ADS_2