BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Sepanci kecil mie .


__ADS_3

Pagi ini seperti biasa , Huanlia sudah sibuk di dapur . Berkutat dengan peralatan tempurnya . Dari menu sarapan , berupa sendwic , nasgor , nasi kebuli , aneka bubur .


Di lanjut dengan menu berikutnya , yang lebih berfokus dengan keju . Dari pizza , jajanan jalanan orang italia .



Pizza sayur yang berisi brokoli , jamur , dan taburan daging . Menjadi pesana pertama yang keluar untuk di antar .


Berhubung hari ini tanggal merah , Huanlia tidak ke kantor . Sebenarnya Cleo sudah mengajak Huanlia untuk bertemu ayahnya .


Tapi berhubung setelah tanggal merah , ada rapat dewan direksi . Huanlia memberi usul , kalo hari berkunjungnya di akhir pekan saja .


Usulan itu hanya penunda agar tidak cepat bertemu ayahnya . Karena sejujurnya Huanlia belum bisa percaya . Hatinya masih sangat ragu , apakah benar sang bos mencintainya ? .


Dan untuk menghilangkan pikiran rumit dan hatinya yang bergejolak . Huanlia menenggelamkan dirinya di dapur .


Pizza berisikan keju meler mixs telur mata sapi setengah matang . Sedang di potong dan akan di masukan ke dalam kardus .



" Ini pesanan Bu Tejo " , dia juga pesan setik isi keju lumer . Sudah kamu siapin , Huanlia betanya kepada Voni . Yang saat itu sedang menemaninya di dapur .


" Sudah Kak , kebetulan Bu Tejo pesannya satu kotak goreng dan satu kotak yang frozenan .



Voni menata setik keju lumer kedalam kotak kotak .


" Von ,, baru 🗒, Doni memberikan nota yang berisi menu pesanan " .


Sekitar 3 nota masuk , 2 dari ojol dan satunya dari pesanan deleveri leguler .


Ojol atas nama pak Alam .


- 1 Pizza toping beef bulgogi pedas .


- 3 Kotak setik geju lumer .


Ojol atas nama pak Mamal


- 1 Pizza toping sayur mixs ciken .


- 1 Pizza toping full daging .


- 1 Ciken pop won .

__ADS_1


Pesanan bungkus reguler atas nama mb Rima .


- 2 Pizza toping full ciken


- 2 Bungkus kenatang goreng .


Voni membacakan orderan yang di pesan para pelanggan .


" Oke ,, kamu bantu masukan pesanan ini . Biar kakak yang buat pesanan pizzanya ." Huanlia memberi tugas Voni untuk memasukan pesanan . Yang sudah di bungkus kedalam keranjang pengiriman .


Selanjutnya keranjang itu akan di cek kembali di konter . Sebelum di kirim agar tidak ada kesalahan saat pengiriman .


Huanlia begutu asik sampai dia tidak menyadari kedatangan Cleo . Yang sudah berada di belakangnya .


Von , kamu tolong angkatin pizza di oven . Ucap Huanlia tanpa berpaling ke belakang .



2 Pizza bertoping beef bulgogi pedas , di angkat Cleo dan di letakan di meja saji .


Setelah itu tolong kamu bungkus 2 pizza yang di meja . Sepertinya udah bisa di bungkus , sekalian bungkus kentang goreng yang sudah ku tiriskan .


Lagi lagi Cleo menuruti perinta Huanlia tanpa berucap .



Meski Cleo seorang presedir , bukan berarti dia ridak bisa melakukan urusan bungkus membungkus .


Dan 3 kotak setik keju lumer jangan lupa juga di masukan ke keranjang .



Dengan patuh Cleo melakukan intruksi Huanlia .



Nah akhirnya selesai juga , Ciken pop won , pizza sayur mixs krep , dan pizza tomat sudah selesai di potong Huanlia .


Voni , kamu sudah makan siang belum ? . Jam makan siangkan hampir habis . Kita makan bersama yuk ,, kamu mau gak kalo aku buatin mie pedas .


Huanlia memang bos yang perhatian . Dia sering membuatkan masakan untuk di makan bersama karyawannya .


" Voni ,, ? " , merasa tak di respon membuat Huanlia membalikan badannya . Betapa terkejutnya dia saat melihat Cleo di belakangnya .


Memasukan kotak kotak ke dalam keranjang .

__ADS_1


" Boss ?? ".


" Makan siang dengan mie pedas ku rasa tak masalah ."


A ,,, h ,,, ah ,,, maafkan aku bos ... sini biar aku saja ..


Sudah selesai , nih ,, Cleo memberikan keranjangan pesanan ke arah depan . Dia berjalan ke arah konter untuk di periksa Voni .


Huanlia diam mematung , sedetik kemudian dia tersadar dari lamunanya dan segera mengikuti langkah Cleo .


😬😬😬😬😬😬😬


" Dan beberapa jam telah berlalu , Kini mereka berada di atas restoran . Tepatnya di luar kamar Huanlia , balkon yang di sulap menjadi taman mini .


Lumayan memanjakan mata , selain berfungsi sebagai taman . Tempat ini juga di jadikan ruang tamu terbuka , di mana terkadang Huanlia menerima tamu .



Ya ,, Ruko belantai 3 , di mana 2 lantai di jadikan dapur dan tempat orang makan .


Paling atas yang sejatinya gudang , di sulap Huanlia sebagi kamar dan taman out dor .


" Bos , yakin mau makan siang dengan ini ? ".



" Kenapa ? , kau tidak percaya aku dapat memakannya ? ".


" Bukan begitu ? , Huanlia merasa tidak enak karena mengajak makan siang dengan mie pedas selerahnya . Dia rakut si bos tidak akan tahan , dimana mie ini mempunyai cita rasa yang sangat pedas ".


" Berhenti mengoceh dan memanggil ku bos , kita sedang tidak di kantor dan kau tunangan ku " .


" Ha ,, ? " , Huan masih terbengong .


" Panggil nama ku saja , jika sedang tidak di kantor ".


" C ,,, Cleo ", dengan canggung Huan memanggil bosnya . " Ayo ,, mari kita makan ",


Mie yang di taru di dalam panci kecil sebagai wadah . Dan mereka benar benar makan berdua dari satu panci .


Dua mangkok kecil , seukuran tatakan gelas dan dua sumpit . Alat itu yang mereka gunakan sebagai alat bantu makan .


Sepanci mie ini benar benar pedas , baru mencicipi kuahnya saja sudah membuat bibir Cleo memerah . Tapi untung saja gak sampai membuat dia tersedak .


Mereka berdua sungguh menikmati sepanci mie ini dengan tenang . Jangan bayangkan ada adegan romantis , karena belum saatnya .

__ADS_1


__ADS_2