BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Negri di atas awan ( bagian 1 )


__ADS_3

Akhirnya Huanlia dan Cleo tiba juga . Ya , tempat yang jadi tujuan pertama mereka . Adalah tempat yang terkena dengan sebutan negri di atas awan .



Awalnya Cleo enggan melakukannya , Huanlia memaksa dengan berbagi macam rayuan . Akhirnya terjadi juga , petualangan ala ala backpacker yang di inginkannya .


Kini mereka berdua , telah sampai di tempat tujuan . Senyum cerah tersungging jelas di bibir Hunlia . Sedangkan Cleo tetap berwajah datar , semua terjepret dalam satu bidikan kamera .


Meskipun Cleo berwajah datar dan terlihat cuek . Tapi pandangan matanya tertujuh pada Huanlia . Bibirnya tertarik sedikit , walau itu hanya terjadi beberapa detik .


" Akhirnya sampai juga di sini , hemmmm ,,,, " . Huanlia berucap dengan senyum mengembang .


" Kamu tau gak , sejak lama aku ingin kesini ".


" Benarkah , dasar cewek aneh . Ini kan wisata alam . Kebanyakan cewek tuh , maunya ke tempat tempat romatis . Bukan ketempat tempat yang menantang seperti ini ".


" Ini juga tempat romantis loh , nanti kita bisa lihat lampion . Serta acara ritual budaya lokal ", Huanlia menjelaskan dengan antusias .


" Sudahlah , ayoh kita lanjut lagi . Kita mesti pasang tenda dulu , kamu sih gak mau menginap di hotel atau villa "_ Cleo .


" Menginap di hotel atau villanya besok besok aja . Kita kan masih mau mengunjungi beberapa temapat wisata di daerah ini . Itu gak cukup kalo satu hari ", Huanlia berucap sambil tersenyum renyah .


" Ya ,, terserah mu saja lah . Aku ngikut , asal kamu senang . Aku dengan senang hati mengikuti mu ". Cleo berucap pasrah , sambil berjalan menuju mobil jeep .


Meskipun mereka berbulan madu ala ala backpacker . Tetap saja Cleo menyewa draver , yang sekaligus bertugas sebagai tour gaet .


😁😁😁😁😁😁😁😁


Fonlli , sedang memakan bolu bertoping messes dan keju . Dia baru saja memesannya dari family resto .


Usaha dapur online yang di rintis Huanlia . Sore ini , saat akan pulang kerja . Huanlia mampir ke sana untuk membeli bolu ini .



Tit ,, tit ,,


Cklit ,,


Bunyi tombol pintu , saat di tekan paswordnya . Tak lama setelahnya pintu terbuka . Masuklah seorang pria bertubuh tegap dan gagah .

__ADS_1


" Mas sudah pulang ? ", Fonlli menyapa sang suami yang baru datang . Dia berjalan menyambut Dimas serta mencium punggung tangannya .


" Em " .


" Mau minum teh dulu ? " , Fonlli menawari minuman hangat beraromahkan bunga melati .


" Boleh " , Dimas berucap saat melihat di meja makan . Terdapat peralatan minum teh dan cemilan .


Fonlli dengan cekatan membuatkan teh untuk Dimas . Tak lupa dia juga memitongkan bolu , dan menarunya dalam piring kecil .


" Bagai mana kerja mas hari ini ? , semuanya lancarkan "_ Fonlli .


" Lancar , bagai mana ke ada'an dia . Gak rewelkan ? ", Dimas berucap sembari meraba perut Fonlli .


" Dede gak rewel pa ,, " , Fonlli menjawabi dengan senyum mengembang dan menirukan suara anak kecil .


Setiap hari senin , selasa , dan rabu . Dimas akan menginap di apartemen Fonlli . Alya yang memutuskan , saat Dimas memberitahunya .


Bahwa dia harus berlaku adil , karena Fonlli memilih hidup terpisa . Jatah hari yang di berikan ke Fonlli cuma tiga hari .


Alya beralasan kalo Denis lebih membutuhkan waktu bersama sang ayah . Itu alasan yang masuk akal , Alya juga sengaja mengusulkan di awal hari .


" Mas mau mandi sekarang ? " , Fonlli berucap saat dia menyadari . Kalo minuman dan bolu yang di santapnya telah tandas .


" Em ", Dimas mulai membuka satu persatu kancing kemejannya .


Sedangkan Fonlli beranjak ke kamar mandi , akan menyiapkan air panas untuknya .


😊😀😁😁🤔🤔🤔


" Mas " , Rita berseru begitu melihat kedatangan sang suami .


Sore ini Rita telah menyelesaikan prosesi suting iklan susu ibu hamil . Dengan cepat tanapa suatu jendala apa pun . Tinggal proses foto , untuk di tampilkan di billboard .


" Tumben jemput , lagi senggang ? ". Pertannyaan Rita ini lebih ke arah mengejek .


Sebab baru kali ini , Renzi mau menjemputnya sampai masuk ke studio . Biasannya di hanya akan menjemputnya di parkiran .


" Hem ,, kau ini " , Renzi tak menanggapi . Dia memeluk pinggang yang mulai melebar . Dan mendaratkan kecupan di kening Fonlli .

__ADS_1


" Ayo pulang ! , sudah selesai semuanyakan ? "_ Dimas .


" Sudah , tapi aku tidak mau langsung pulang ".


" Mau mampir kemana ? ,, hemm "_ Renzi .


" Beli cemilan "_ Rita .


" Ok , ayo jalan ".


Mereka berdua berjalan beriringan , tanpa memperdulikan tatapan semua orang .


😊😊😊😊😊😀😀😀😀😀☺☺


" Maaf mas , tadi aku mengangkat telpon mu . Dari kak Alya , dia meminta mu untuk kembali ". Fonlli berucap begitu Dimas selesai memakai bajunya .


" Hem 🤔 " , Dimas mengenyitkan keningnya .


" Ada apa dia meminta ku kembali ".


" Kak Alya bilang ,, Denis kesulitan dalam mengerjakan tugas sekolanya . Dan dia tidak bisa membantu , karena kepalanya mendadak pusing ". Fonlli berucap tenang , tanpa ada raut tak rela dari wajahnya .


" Kenapa tidak menghubungi guru pembibingnya ", Dimas santai . Dia seakan tau kalo ini adalah akal akalan sang istri . Karena setahunya , Denis sang putra . Termasuk anak yang cerdas .


" Mas , aku tau kau mencurigai kak Alya . Tapi bagai manapun Dimas putra kita . Dia membutuhakan perhatian kita mas ". Ucap Fonlli dengan lembut , senyumnya mengembang penuh kehangatan .


" Mas ", Fonlli sedikit merengek dan menyentu bahu Dimas . Saat sang suami hanya diam tak bergeming .


" Huffgggg " ,,, Dimas membuang nafasnya dengan kasar .


" Baiklah "_ Dimas .


Cup ,,,


" Terimakasih mas " , Fonlli dengan malu malu mengecup pipi Dimas .


Dimas terdiam terpaku , mendapati reaksi sang istri . Dengan tanpa aba aba , Dimas mencium bibir sexsi sang istri .


" Harusnya malam ini , aku lembur dengan mu . Hufff ,,, " , Dimas berucap liri setelah mengakhiri ciuman panasnya .

__ADS_1


Ucapan Dimas membuat pipi Fonlli memerah .


__ADS_2