
Malam hari ,
Tepat pukul 08.00 di dapur online Hualia . Lebih tepatnya di atap , di depan kamar Hunlia .
Balkon kamar yang sudah di sulap menjadi taman kecil . Di atas meja sudah tersaji makanan . Dengan lauk pauk yang menggugah selerah .
Ada konro kas makasar , yang sudah di bakar . Dan di taburi saus kacang ala sate ayam .
Sup brokoli , di mana di dalamnya . Terdapat campuran beberapa sayuran . Seperti kembang kol , wortel , sosi dan bakso daging juga tidak ketinggalan .
Huanlia dan Cleo mempunyai selera makan yang mudah . Walau masak konro berlemak , bukan sesuatu yang harus di hindari .
Asalkan makannya gak berlebihan , dan sebagai penyeibang . Huanlia membuat menu pendamping . Sop dengan isi berbagai sayuran yang menyegarkan .
Tapi meski konro sudah di siram saus kacang . Bagi Huanlia itu masih kurang pedas . Maka dari itu Huanlia membuat cumi saus padang .
Di mana tingkat ke pedasannya di level yang bikin lambeh dower .
Tak ketinggalan , kerupuk udang . Juga bertengger di atas meja .
Makan kalo gak di temani krupuk , rasanya kurang afdol .
" Jangan terlalu banyak makan cumi saus padangnya ! ". Cleo memperingatkan Huanlia , saat meihat dia menciduk sambalnya yang begitu banyak .
" Ini dikit kok , hehehe ,,, ". Ucap Huanlia singkat .
" Banyakin makan sayurnya , jangan kuahnya aja yang di ambil ". Lagi lagi Cleo memberi ultimatum . Dengan tangannya yang mencidukan sayuran ke dalam piring Huanlia .
" Ya " , ucap Huanlia datar . Pada hal dalam hati dia heran . Huanlia juga pencinta sayur , tapi jika lauknya seperti ini .
Baginya cukup dengan kuahnya aja dulu . Baru nanti makan sup atau sayurannya belakangan . Itung itung cuci mulut .
Acara makan malam yang awalnya sunyi . Kinj bercampur dengan beberapa ucapan Cleo . Yang menyuruh ini itu dan tak sungkan . Untuk mengambilakan menuh atau menarik menu yang menurutnya . Perlu Huanlia hindari , di meja makan itu . Cleo yang cuek dan dingin sungguh lenyap tak tersisa .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
__ADS_1
" Bagi mana ke adaan kak Alya mas ? ". Fonlin bertanya kepada sang suami . Yang kini tengah duduk di sebelahnya , menyenderkan punggungnya . Dan memposisikan kepalanya sesuai sandaran sofa .
" Sudah sadar , cuman dia masih sock . Masih perlu dukungan dan motifasi . Agar tidak terpuruk dan mau ikut terapi . Secara teratun " , Dimas meijat pangkal hidungnya , dia merasa sedikit pusing .
" Kita harus bersabar dan tetap menyemangatinya ".
" Ya , bagai mana dengan Denis ? ".
" Hari ini berjalan lancar ".
" Syukurlah , untung ada kamu . Jadi aku lebih tenang meninggalkan Denis di rumah ".
Srek ,,, Fonlin menarik Dimas ke arahnya , dengan lembut menaruh kepala Dimas di pangkuannya .
Dan tanpa di suruh tangannya bergerak memijat . Sisi kening kepala Dimas , " Pejamkan mata mu , rilek kan pikiran mu mas ".
" Em " , ucap Dimas pelan . Sembari memejamkan matanya . Menikmati pijatan lembut Fonlin .
Beberapa menit kemudian terdengar hembusan nafas teratur . Pertanda makhluk di sebelahnya tertidur pulas .
Khem ,,, Fonlin membuang nafas ringan sembari berucap lirih . " Kamu pasti capek sekali ".
Fonlin duduk tenang , menemani sang suami yang tertidur pulas . Tanpa merubah posisinya , di mulai memainkan hpnya . Dengan gerakan halus , agar tak mengganggu kepulasan sang suami .
Alya dan Fonlin saudara tiri , karena ikatan pernikahan dari ke dua orang tua mereka . Saat ayah Fonlin menikah dengan mama Alya . Mama Alya juga membawa anak , Alya menjadi putri tiri bagi ayah Fonlin . Jadilah mereka keluarga , karena adanya ikatan pernikahan .
Dan dia mengajukan diri untuk menjaga sang putri . Awalnya Dimas menolak , tapi karena bujukan Alya juga sang ayah mertua .
Akhirnya Dimas pulang , dan kini dia sudah terlelap di ruang keluarga . Saat dia baru pulang , Dimas mendapati Fonlin dan sang anak sedang berada di sana .
Fonlin dengan sabar menemani Denis mengerjakan tugas sekolahnya . Walau cuma tugas menempel gamabar . Sesuai polanya , hal yang mudah .
Tapi tetap saja ada ke hangatan , saat melihat hal itu . Sesuatu yang sepele , dengan telaten. Fonlin menemani Denis .
🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅
" Apa ini ? ".
" Buka saja ! " .
Huanlia di buat bingung , karena di atas meja . Tepat di hadapannya Cleo memberikan . Amplop segi empat , di bagian pojok kanan atas . Tertulis " Undangan ", bagian kiri bahwa . Ada kolom tapi kosong , tak ada tulisan sang penerima .
Dengan gerakan pelan dan kebingungan . Huanlia membuka ampop itu dan membaca isinya . Betapa tercengangnya Huanlia , saat membaca di bagian tengahnya .
__ADS_1
Di sana tertulis ,,
..." CLEO SAENDERS "...
Putra Bapak Claud Saenders dan Ibu Ayu Pratiwi
...Dengan...
..." HUANLIA HERMAWAN "...
Putri bapak Harlan Hermawan dan Ibu Natali .
( Alm )
" Ini ? , ma ,, maksudnya apa ? " , Huanlia bertanya dengan mata memandang ke arah Cleo bingung .
" Ayo kita menikah ! ". Cleo berucap santai tapi dengan nada tegas .
" Ha ,,,,,, " , Huanlia melongo mendengar ajakan Cleo . " MENIKAH " , Huanlia mengulangi perkataan Cleo . Dia benar benar di buat scok , " Ini orang ngajakin nikah kaya ngajakin main ". Batin Huanlia berdebat sendiri .
" Ya , ayo kita menikah ! " , Kali ini Cleo mengulangi perkataanya .
" Ta ,,, tapi ,,, kemarin ayah belum ngasih tau kalo dia memberikan restunya " . Huania langsung tersadar dan mulai mengusai ke adaan .
Dalam fikirannya menikah bukanlah hal yang santai , ini hal serius yang harus di fikirkan .
" Ayah mu sudah memberikan izin , tapi dengan syrat " .
" Syrat ? " , Huanlia mengeyitkan jidadnya " Apa itu? ".
" Aku harus jujur pada mu , maka dari itu aku akan jujur kepada mu ".
Cleo menceritakan , awal mula tentang insiden . Pertunangannya dan Huanlia yang mengapa di lakukan secara terpaksa . Dia akui jika inseden itu adalah ide tantenya .
Menjebak Huanlia dan dia dalam satu kamar . Agar membuat Huanlia terikat .
" Apa ? , jadi semua presedir sudah mengetahuinya ".
" Iya , jadi hari ini setelah kau mengetahuinya . Aku ingin mengajak mu menikah . Melangkah ke jenjang yang lebih serius . Dengan awal ke jujuran ".
Mendengar ucapan tersebut , Huanlia hanya terdiam . Fikirannya sungguh tak percaya dan tak menyangka . Bahwa dia akan di lamar dengan bosnya sendiri . Serta orang yang di anggapnya musuh bebuyutan semasa sekolah .
Sungguh di luar nalar dan exspetasinya . Dulu Huanlia berharap ingin di lamar secara romantis . Atau paling tidak dengan cara yang normal , nah ini . Malah bikin bingung dan gak habis fikir . Lamaran yang sesungguhnya membuat Huanlia tak tahu harus menjawab apa .
__ADS_1
Apa lagi setelah mendengarkan ke jujuran Cleo .