BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Mengikat janji suci ( Bagian 2 )


__ADS_3

Acara resepsi pernikahan langsung , di adakan setelah acara akad nikah . Huanlia sengaja memintanya tanpa jedah . Biar menghemat waktu dan gak terlalu lama menunggu . Toh acaranya di adakan di kediaman Cleo .


Awalnya mama Ayu , menyarankan di hotel saja . Tapi karena Huanlia ingin , pas acara akadnya di rumah ibadah . Jadi di pilihlah , acara resepsi pernikahan di kediaman utama . Menjadi tempat penyelenggaraan pesta .


Tamu undangan silir berganti berdatangan . Huanlia terlihat cantik , dengan gaun pendek . Beralaskan sepatu flet , dengan model yang sederhana .



Huanlia tidak merasa malu , karena baginya kenyamanan adalah yang utama .


Tangan Huanlia melingkar di lengan Cleo . Mereka berdua menyapa para undangan , dan tak jarang para undangan menyapa sang pengatin .


Senyum terukir jelas di bibir mereka . Dan paling terlihat jelas di wajah Cleo yang cerah .


" Akhirnya ucapan aku jadi kenyataan ". Rita berjalan ke arah Huanlia .


" Aku bilang juga apa , bu bos gimana perasaanya ? . Udah gak deg ,, deg ,, deg ,, kan ? ".


" Rita ,,, ! , Huanlia melepas lingkarang tangannya . Dan memeluk Rita , menyambut ke datanganya .


" Gimana kabar kamu , ya ,, tuhan ! ,, aku dah gak sabar nunggu ponakan aku lahir ".


" Aku juga sudah gak sabar , dengar nama ku . Di panggil tante , sama anak kamu ". Kata kata Rita , hanya di tanggapi dengan tepukan ringan di lengannya .


" Huuuuuu ,, apa sih ! "_ Huanlia .


" Sini ,, sini duduk yuk ! " , Huanlia menggandeng Rita agar duduk di bangku yang kosong ".


" Hem ,, gini nih , kalo udah ketemu sohibnya . Kita yang pasangannya di tinggalin ". Celetukan Renzi , hanya di tanggapi dengan senyuman mereka berdua .


" Gimana say , masih muntah muntah di pagi hari gak ? "_ Huanlia .


" Masih " ,, ucap Rita dengan raut wajah sedih .


" Sabar ya ,, kurang dua bulan setengah lagi "_ Huanlia .

__ADS_1


" Em "_ Rita .


" Wah ,, wah ,, ternyata di cari'in dari tadi . kalian berdua ada di sini "_ Fonlin terliht cantik dengan dress selutut . Perutnya terlihat membuncit , walau tidak terlalu ketara .


" Fonli ".


" Ah ,, aku seneng kalian berdua datang . Aku kira kalian gak akan datang , secara kaliankan . Masih pada mabuk baybe .


" Hahah ,, Rita tertawa pelan . mana mungkin kita gak datang . Pernikan bu bos , gak datang kita rugi "_ Rita .


" Kalian ini bisa saja ".


Mereka bertiga asok ngobrol , melupakan ke tiga suami mereka . Yang sekarang duduk dengan geleng geleng kepala .


Ketiganya asik bercengkraman , dan Huanlia tidak terusik dengan paratamu . Yang silih berganti mengucapan selamat .


Pesta ini di buat sesederhana sekali . Dan terkesan santai , mereka yang datang bebas . Tidak perlu bersikap formal , tapi tetap sopan .


kretttt ,,,, krettt


Di sebelah kiri meja peresman , di mana . Tertata rapi alat musik , para pengiring pesta . Kini telah bertengger ke empat pria berpengaruh . Memegang satu satu alat musik yang terdapat di situ .


Menggantikan para pemain musik , mereka bertiga . Akan menyumbangakan sebuah lagu , sesuatu yang langkah .


Karena baru kali ini , setelah sekian lama fakum . Mereka berempat berkolaborasi lagi , sebenarnya Cleo juga bagian dari mereka .


" Mohon perhatiannya sebentar " , irama biola terhenti sejenak . Saat Endruw , berucap .


" Kak Leo , sini kita main berlima lagi ". Ajakan Endruw mendapat sambutan baik . Cleo bangun dari duduknya , menujuh ke arah piano .


Ya , posisi mereka berempat . Memang memegang alat musik semua .


Astro dengan klarinetnya , Felix memangku gitarnya , Karim sudah menjepit biolanya di leher . Endruw memetik gitar basnya , Collin juga ikut ambil bagian . Sebagai penabuh drum , sedang Cleo . Pemain piano yang tak perlu di ragukan lagi .


Di pesta pernikahan Cleo yang sebelum sebelumnya . Mereka gak berkesempatan berkumpul secara lengkap . Ada aja hal hal yang terjadi pada saat itu .

__ADS_1


Dari mulai perjalana bisnis , atau tugas negara . Yang tak bisa di tunda .


Mereka berlima terlihat sempurna , seperti lukisan hidup .


Alunan nada mulai terdengar sayduh . Menembus hati , mereka memainkan . Nada nada yang terdengar merdu dan klasik .


Tut ,,


Setelah intro berhenti sejenak . Suara Endruw masuk , dan di susuk petikan gitar Felix .


Bagaikan langit berpelangi ,


Terlukis wajah dalam mimpi .


Terteguh ku di buai ,


Di buai dalam kenangan dan senyuman .


Yang tak terlupakan ,


Mungkinkah tercipta kembali .


Malam nan penuh keindahan .


Sinar rembulan terasa


Kau dengar lagu ku ,


Dalam sinfoni


Tiada lagi melodi


Yang dapat ku cipta tanpa senyum mu .


Tiada lagi melodi .

__ADS_1


Pelangi ( Chrisye )


__ADS_2