
" Jadi saya sakit apa dok ? " , tanya Dimas seusai di periksa .
Sang dokter mengerutkan alisnya , setelah membaca laporan hasil pemriksaan Dimas . Karena setelah di cek up menyeluruh , tidak di temukan penyakit apa pun .
" Pak Dimas , setelah di cek . Tubuh anda sehat , tidak ada penyakit apapun ". Sang dokter berucap secara lugas .
" Tapi ,,, ". Sang dokter ragu-ragu menyampaikan diagnosanya .
" Tapi apa dok ? , kali ini Alya yang merespon ucapan dokter tersebut dengan penuh kekawatiran .
" Dari keluhan keluhan pak Dimas , saya sayarankan . Untuk membawa istri pak Dimas periksa ke dokter obgyn ". Ucap sang dokter dengan hati hati . Karena dia tau , Dimas mempunyai dua orang istri .
Dokter yang memeriksa Dimas , adalah dokter yang sama . Dengan yang menangani penyakit Alya . Jadi kodisi Alya , sang dokter sangat faham . Jika Alya saat ini tidak mungkin sedang berbadan dua .
Dokter menduga , Dimas mengalami trimestrer awal yang sering di alami para ibu hamil . Atau yang sering di sebut dengan kehamilan simpatik ( sindrom couvade ) .
Raut kekawatiran di wajah Alya , berubah menjadi raut kesedihan dan kekecewaan . Tak dapat di pungkiri , bahwa hati Alya . Saat ini sakit , tubuhnya yang penyakitan .
Telah di fonis dokter akan susah untuk mengandung . Karena akan membahayakan untuk sang ibu .
Dan saat ini , ketika menemani sang suami periksa . Dia mendapatkan saran yang sangat , ingin dia dengar . Tapi hal itu tidak mungkin untuk dirinya . Selama satu bulan ini , kondisinya drop . Di tambah bulan bulan sebelumnya .
Dimas jarang menyentuhnya , jadi dapat di pastikan . Bahwa bukan dirinya yang di maksud sang dokter .
😔😳😞😲😲😞😞😞😞
Di suatu ruangan pasien .
Renzi , menunggui sang istri yang belum sadarkan diri . Raut wajahnya terlihat cerah , bibirnya tak henti hentinya tersenyum .
Kala mendengar penjelasan sang dokter , setelah selesai memeriksa Rita . Dokter menduga , bahwa Rita sedang berbadan dua .
Renzi merasa sangat senang , apa yang dia doakan . Terkabul , setelah mendengar penjelasan dokter .
Renzi berjanji dalam hati , sembari mengelus perut Rita yang masih rata . " Sayang kali ini . Aku akan menjaga kalian berdua . Gak akan aku biarkan siapapun mencelakai kalian ".
" Em ,,, ". Terdengar elungan kecil dari mulut Rita . Tangannya mulai bergerak kecil , perlahan matanya terbuka .
Padangannya masih terlihat remang - remang . Kepala Rita berdenyut kala menyesuaikan arah pandangannya .
" Sayang , mana yang sakit ? " . Renzi berdiri dan lebih mendekat ke arah Rita .
__ADS_1
" Mas ,,, aku kenapa ? ". Rita berucap sembari mengingat , kenapa dia bisa berbaring di sini .
" Tenang sayang , kamu gak kenapa kenapa . Sebentar lagi dokter datang ", Renzi langsung memencet tombol dekat ranjang pasien .
Tombol itu terhubung ke ruangan suster penjaga .
" Hem ,,, " , karena masih terasa pusing . Rita memejamkan kembali matanya .
Tak berapa lama , dokter datang . Dan dengan cepat memeriksa ke adaan Rita .
" Gimana dok ? ".
" Khem ,, ke adaan ibu baik baik saja . Ini adalah reaksi normal . Bagi ibu hamil yang tersadar dari pingsan ". Ucap sang dokter sembari tersenyum .
" Tapi , untuk lebih tenangnya . Sebaiknya langsung di periksakan saja ke dokter kandungan ". Saran sang dokter mendapat anggukan dari Dimas .
" Mas ,, apa yang di kata dokter itu benar . Aku hamil ", Rita berucap lirih . Menanyakan kejelasannya .
" Iya sayang , di sini ada buah hati kita ". Ucap Renzi penuh senyum sembari mengelus perut Rita .
" Sebentar lagi , kita periksa ke dokter kandungan ya ! . Aku sudah suruh Anam , buat daftarin kamu di dokter kandungan .
" Tok ,, tok ,, " , suara pintu di ketuk .
Anam sang asisten masuk , begitu mendapat izin dari dalam .
" Bos , pendaftaran Nyonya untuk perisak . Di dokter kandungan sudah di registrasi . Dan berhubung kondisi Nyonya baru sadarkan diri . Jadi saya meminta dokternya yang kesini " . Anam melaporkan hasil kerjanya .
" Em ,, kau boleh keluar ! ". Renzi berucap sembari membenarkan selimut Rita .
🙄🙁😯😮😣😵😵😵😵😵😳😯😯
Kediaman utama keluarga Cleo .
Makan malam yang di jadwalkan terpaksa di batalkan . Dan di gantikan dengan pertemuan di pagi hari berlanjut sekalian makan siang .
Karena Clara sang adik , ingin ikut ambil bagian . Dalam persiapan pernikahan sang kakak .
Clara sangat antusias dengan pernikahan sang kakak kali ini . Begitu dia di beritau , kalo Huanlia . Akan melangsuakan pernikahan dengan sang kakak . Tak seperti pernikahan sang kakak , Yang sebelum sebelumnya Clara cuek dan tak mau ambil bagian .
Karena dia tau , Cleo melakukan itu hanya untuk menuriti keinginan sang mama .
__ADS_1
Kali ini , dia sangat berbeda , bahkan dia yang mengusukan . WO mana yang bagus untuk mengurus acara ini .
Jadi makan malam yang sudah di jadwalkan . Di ganti dengan pertemuan keluarga di hari minggu .
Di ruang tengah ,
Semua anggota berkumpul , ya karena Diyan dan Collin juga ada di sana .
" Jadi pernikah tuan Cleo akan di selenggarakan bulan depan ". Toni dari pihak WO memperjelas .
" Ya " , mama Ayu menjawab dengan antusias . Sebenarnya mama Ayu ingin secepatnya mereka bersatu .
Mama Ayu mengusulkan minggu depan saja . Tapi dengan halus Huanlia menolak , dengan alasan akan sangat terburu buru dalam menyiapkan semuanya .
Dan takunya gak keburu atau malah gak sesuai dengan keinginan . Ini kan sesuatu yang penting , jadi persiapannya haru matang dan mendetail .
Pada hal bagi keluarga Hohenzellern , sangatlah mudah mewujudkan pesta pernikahan dalam waktu singkat .
" Lalu konsep acaranya mau yang seperti apa ? ". Setelah mengajukan beberapa contoh konsep acara pernikahan , pihak Wo kembali bertanya .
Semua mata menuju ke arah ke dua calon mempelai .
" Kamu mau yang seperti apa Huan ? ". Merasa di tunggu jawabannya , Cleo langsung bertanya kepada sang calon istri .
" Eh " ,, Huanlia yang sedari tadi diam dan fikirannya . Sedang melalang buanan kepada kedua sahabatnya , kembali sadar .
" Konsep , aku minat yang ini ". Huanlia menujuk kertas konsep , yang di presentasikan paling terakhir .
" Ini ? " , mama Ayu mengambil kertas itu . Beliau kaget saat mendengar pilihan sang calon mantu .
" Sayang ini terlalu sederhana , apa kamu gak mau pesta yang megah . Atau pesta ala ala apa gitu ? ".
" Tidak ".
" Aku lebih suka yang sederhana mam . Gak perlu mewah dan ala ala mereka atau negri dongeng ". Ucap Huanlia halus .
" Sayang , apa merasa malu ? . Karena ini bukan pesta pernikan yang pertama untuk Cleo . Tapi ini yang pertama untuk mu . Jadi kamu berhak mendapatkan kemewahan itu sayang ".
" Kemmm ,, ", Huanlia tersenyum lembut ke arah mama Ayu . Sembari menggenggam tangannya .
" Ma ,, pada dasarnya aku gak terlalu suka dengan kerumunan . Dan dari dulu , setiap berada di tengah tengah pesta pernikan . Aku selalu mengharapkan pesta pernikahan yang sederhana ".
__ADS_1
" Biar kesakralannya bisa lebih terasa ".
" Sayang kau sungguh berbeda dengan menantuku yang dulu dulu . Di saat mereka tau akan di pinang oleh keluarga Hohenzollern . Mereka selalu meminta ini dan itu . Sedangkan kamu malah tak meminta apa apa . Mama sungguh berharap ini yang terakhir untuk Cleo ".