Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 14


__ADS_3

"wahh lihatt apakah nona lily mempunyai hubungan spesial dengan tuan muda vincent " salah satu tamu.


" wahh iya seperti nya begitu lihat mereka begitu serasi dan cocok " ucap salah satu tamu lainya.


" wahhh seperti nya tuan jims sebentar lagi akan memiliki menantu " ucap salah satu tamu lain nya.


lalu tuan jims yang mendengar perbincangan para tamu ia merasa senang dan ia langsung menghampiri vincent, dan tuan jims yang melihat putri nya menggandeng tangan vincent ia merasa senang dan berfikir dikira putri nya dan vincent sudah memiliki hubungan.


" wahhh lihatt putri yang cantik ini semoga kalian berdua bisa bersama dan bahagia selama nya " ucap tuan jims.


" ahh .. ayah apakah ayah secara tidak langsung sudah merestui kami" ucap lily.


" yah ayah sudah merestui kalian" ucap jims.


sedangkan Raizel, Marvel, dan Thomas yang ada di situ mereka hanya melihat tanpa berkata-kata.


" yeyy... trimakasih ayahh " ucap lily dengan senang sambil memeluk vincent dengan erat.


" tuan jims seperti nya anda salah paham kami tidak memiliki hubungan apa-apa" ucap vincent sambil melepaskan tangan nya lily yang memeluk nya.


" vincent seperti nya kau tidak usah malu-malu seperti itu" ucap lily dengan genit.


" ahaahah....baiklah silakan kalian lanjutkan saja jamuan nya saya akan menemui tamu yang lain" ucap tuan jims lalu meninggalkan vincent dan yang lain nya.


lalu vincent yang masih di gandeng oleh lily ia segera melepaskan tangan nya. lalu vincent dan teman-teman nya pergi dari acara tersebut lalu semua para tamu langsung melihat dan tertuju pada vincent dan teman-teman nya.


" apakah mereka sudah akan pulang" ucap salah satu tamu lain nya.


" biarkan saja vincent memang sudah kelelahan seharian ini dia memang selalu sibuk, dan aku sudah bilang pada nya untuk datang ke acara ayah ku meski sebentar pun tidak apa-apa " ucap lily yang menjawab pertanyaan salah satu tamu tadi dengan lagak yang seakan akan dia memang kekasih vincent.


lalu vincent dan teman-teman nya ia pergi menuju bar yang biasa ia kunjungi . sesampai nya di bar tersebut vincent dan teman - teman nya pun masuk ke ruangan biasa yang mereka tempati, lalu mereka disana mulai menuangkan anggur ke dalam gelas sambil berbincang - bincang santai mereka nikmati.


" akhir nya kita dapat bersantai dan berkumpul lagi" ucap thomas .

__ADS_1


" iya benar , eh vin apakah kau benar - benar menyukai lily anak dari tuan jims itu " ucap marvel sambil menuangkan anggur.


" tidak aku tidak tertarik pada nya "


ucap vincent sambil menyalakan rokok nya.


" oh ya jika kau suatu saat nanti kau membutuh kan orang untuk masalah wanita akulah pakar nya " ucap Raizel.


" hey..hey.. Rai kau memang jago nya untuk membuat para wanita jatuh cinta tapi sayang nya kenapa kau masih saja sendiri " ucap thomas .


" apa kau ingin mati " ucap Raizel dengan kesal.


" wahahahahhaa " suara marvel dan thomas yang tertawa terbahak-bahak sedangkan vincent ia hanya diam mendengarkan teman-teman nya bercanda sambil menghisap rokok nya.


" hmmm... aku heran jika suatu saat nanti ada wanita yang bisa membuat vincent jatuh cinta wanita itu seperti apa yah " ucap Raizel.


" ahh... iya benarr seperti apa yah aku jadi penasaran itu pun jika memang vincent benar-benar menyukai nya" ucap thomas.


ucap Raizel.


" jadi Rai maksud mu secara tidak langsung vincent tidak menyukai wanita tapi menyukai sesama pria begitu kah " ucap marvel.


" wahahahahahah... hey hey hey apa kau seriuss tapi memang bisa dibilang seperti itu"ucap Raizel sambil tertawa keras.


dan mereka bertiga tertawa terbahak-bahak hingga marvel tertawa sampai terguling-guling sedangkan vincent yang mendengarkan teman-teman nya membicarakan tentang diri nya dihadapan nya seperti itu, ia hanya terdiam dengan ekspresi wajah dingin nya dan tatapan tajam nya.


" hey.. hey.. heyy.. apa kalian sedang membicarakan ku " ucap vincent dengan tatapan tajam nya.


" ti..ti..tidak.. kami hanya mengobrol biasa saja tentang diri mu" ucap thomas sambil tertawa.


" wahahahaha .. perut ku sakitt sekalii waha.." sahut marvel yang masih tertawa.


" coba katakan saja kalian ingin mati ditangan ku dengan cara yang bagaimana " ucap vincent melihat kearah mereka bertiga dengan tatapan tajam nya .

__ADS_1


dan membuat Raizel dan Thomas menjadi gemetaran karna ketakutan berbeda dengan Marvel yang masih belum sadar kemarahan vincent , dan Marvel masih tertawa terbahak-bahak hingga terguling-guling sampai Raizel menabok bokong nya.


Pprraaaatttkkkkk...


" Aaauuu...auuu..hey Rai sakit sekali mengapa kau memukul bokong ku" ucap marvel.


Raizel yang habis memukul bokong marvel ia hanya terdiam dan marvel yang kesakitan lalu ia melihat ke arah Raizel dan Thomas mereka berdua hanya terdiam, lalu marvel melihat kearah Vincent dan ekspresi vincent yang melihat diri nya dengan tatapan tajam nya dengan di sertai ekspresi wajah dingin nya .


" ekkhmm.. hey vin tadi aku hanya bercanda dan aku tidak sengaja tertawa semua ini ulah Raizel" ucap marvel dengan ekspresi kaku nya.


" hey..hey..heyy kenapa aku " ucap Raizel.


" memang semua ini ulah mu jika kamu tidak memulai untuk membicarakan vincent seperti ini aku tidak mungkin tertawa seperti tadi"


ucap marvel.


" hey kalian berdua memang idiot kenapa kalian ribut seperti ini " ucap thomas.


" mari kita bersulang " ucap marvel.


lalu mereka berempat pun bersulang sambil memainkan kartu.tidak lama kemudian mereka berempat sudah selesai main dan mereka berempat pun pulang ke rumah masing-masing.


lalu vincent yang sedang berjalan dengan mobil nya tiba-tiba.ia melihat seorang gadis yang sedang berdiri sendirian di depan toko yang sudah tutup.


" tunggu bukan nya itu delia sedang apa dia sendirian disitu " ucap vincent sambil mengemudikan mobil nya menghampiri delia, lalu vincent berhenti di depan delia.


****************


hujan pun turun dengan tiba-tiba delia yang sedang berjalan pulang ke rumah nya ia kebasahan, lalu delia berteduh sendirian di depan toko yang sudah tutup .


hari sudah semakin malam hujan pun semakin deras dan belum reda dan delia yang masih berteduh disitu sendirian dengan menahan rasa dingin. tiba-tiba di depan delia ada sebuah mobil yang berhenti delia yang melihat mobil itu ia merasa takut karna tiba-tiba mobil itu berhenti dihadapan nya.


lalu vincent pun mengambil payung dan keluar dari mobil nya lalu menghampiri delia dan vincent berdiri tepat di hadapan delia.

__ADS_1


__ADS_2