Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 42


__ADS_3

"siapa yang menyuruh mu untuk melakukan itu" ucap vincent.


" aku..akuu tidak akan memberitahu mu meski aku harus tersiksa" ucap orang itu.


" apa kau yakin, aku ingin tau berapa uang yang kau terima hingga kau berani berucap seperti itu" ucap vincent.


" boss..boss.. apa kau yakin " ucap salah satu rekan nya yang sudah mulai ketakutan.


" sudah kau diam saja ,dia tidak mungkin melakukan sesuatu seperti itu " ucap orang itu.


" tapi bos.." ucap salah satu rekan nya yang ketakutan.


" hey kau ,berapa uang yang aku terima itu memang jumlah yang sangat banyak ,jika kau ingin mengetahui siapa dalang dibalik semua ini aku akan memberitahu mu" ucap orang itu kepada vincent.


" baik bicaralah " ucap vincent.


" heh, memang kau pikir informasi dari ku ini gratis " ucap orang itu kepada vincent.


" besar sekali nyali mu hingga kau berani bernegoisasi dengan ku " ucap vincent sambil menyalakan sebatang rokok nya.


" memang kau pikir aku tidak berani pada mu " ucap orang itu kepada vincent dengan penuh percaya diri.


" bos apa kau yakin dia akan sependapat dengan mu" ucap rekan nya yang tidak memiliki keberanian.


" sudah kau diam saja jika tentang informasi begini dia pasti akan setuju " ucap orang itu.


" berapa yang kau butuh kan" ucap vincent sambil menghisap sebagang rokok yang ada di tangan nya.


" 100 jt berikan aku uang 100jt aku akan memberitahu mu semua informasi ini " ucap orang itu kepada vincent.


" 100jt itu tidak ada apa-apa nya bagi ku" ucap vincent.


" sialan orang ini sangat menggampangkan" gumam orang itu dalam hati.


" aku hanya ingin 100 jt maka semua informasi akan kau dapat kan " ucap orang itu.


" hmmmm.... " vincent yang sedang menghisap rokok nya itu.


" hahahaha.. apa kau tidak punya uang , jika kau tidak bisa memberikan nya pada ku sekarang jangan harap kau bisa mendapatkan informasi itu " ucap orang itu kepada vincent.


" kau sangat ingin sekali uang rupa nya " ucap vincent dengan nada santai nya itu .


kemudian vincent pun menjentikkan jari nya sekali dan anak buah vincent pun paham karna itu adalah sebuah kode lalu anak buah vincent pun mulai bergerak berjalan menuju kedua orang itu sedangkan kedua orang itu pun terlihat takut saat dihampiri oleh anak-anak buah vincent.

__ADS_1


" kalian .. kalian mau apa " ucap orang kepada anak buah vincent itu yang mulai merasakan takut.


" Bhuggg..Buagkkkk..BhUggggtt"


suara pukulan yang berkali-kali .


" bos " triak rekan nya yang melihat teman nya sedang dipukuli hingga babak belur dan ia merasa takut hingga seluruh badan pun gemetaran.


" sudah cukup " ucap vincent lalu ia berdiri dari duduk nya dan anak buah vincent pun berhenti memukuli nya.


" kau kurang ngajar kau melakukan ini padaku " ucap orang itu yang berbicara sambil terengah-engah akibat dipukuli .


" kau masih berani berbicara " ucap vincent lalu ia pun mengulurkan tangan nya dan anak buah vincent pun memberikan sebuah pistol kepada vincent dan tiba-tiba.


" Dorrrrrrttt......"


suara tembakan pun terdengar dan orang itu pun mati ditempat dengan sekali tembak karna vincent menembak nya tepat pada bagian jantung.


sedangkan salah satu teman nya yang masih hidup itu ia ketakutan saat melihat teman nya ditembak hingga tewas ditempat ia langsung gemetaran hingga panik .


" sekarang aku bertanya pada mu sekali lagi siapa dalang dibalik semua ini, jika kau tidak mau memberitau ku kau akan seperti teman mu itu " ucap vincent sambil memainkan pistol nya.


" akkk..akuu akan memberitau mu tolong biarkan aku hidup aku masih ingin hidup aku tidak mau mati disini " ucap rekan nya itu dengan suara gagap karna ia sangat ketakutan.


" aku..akuu hanya orang suruhan ini semua rencana nona lily dia yang menyuruh kami melalukan sesuatu pada wanita yang bernama delia " ucap orang itu.


" lily wanita itu " ucap vincent.


" sudah..akk...akuu sudah memberitahu mu sebaik nya kau lepas kan aku dan sesuai dengan perjanjian kita diawal jika kau sudah mendapatkan informasi kau akan memberikan kami uang " ucap orang itu kepada vincent.


" hmm.. apa kau sangat membutuhkan uang , apa kau pikir aku akan melepaskan mu begitu saja dengan mudah, apa kau pikir aku akan memberi mu uang , jangan harap aku akan memberimu uang sepeser pun " ucap vincent sambil berjalan membelakangi orang itu.


" hey .. hey kau lepaskan aku lepaskan aku " ucap orang itu yang berteriak meronta-ronta.


"orang yang sudah melukai wanita ku siapa saja itu aku akan menghabisi nya" gumam vincent dalam hati.


" Dorrrrttttt...dorrrrtttttt"


suara tembak pun terdengar lagi vincent menembak orang itu hingga tewas lalu vincent pun menyuruh asisten xi untuk mengurus nya.


" xi " ucap vincent.


" iya tuan " ucap asisten xi.

__ADS_1


" tolong kau urus semua yang ada di sini "


ucap vincent.


" baik tuan " ucap xi .


lalu vincent pun keluar dari ruangan itu kemudian ia duduk disebuah sofa sedangkan xi pun mulai mengurus kedua mayat orang itu.


" cepat kalian angkat kedua orang ini" ucap xi yang menyuruh orang orang bawahan vincent.


" baik " ucap orang orang itu.


lalu vincent yang sedang duduk disofa tiba-tiba handphone nya itu bergetar disaku nya karna ada telfon yang masuk .


" vincent dimana kau " ucap ibu nya yang menanyakan keberadaan anak nya.


" ada apa bu aku sedang ada urusan " ucap vincent.


" ku harap kau tidak lupa untuk menjemput delia " ucap ibu nya.


" iya aku akan menjemput nya sekarang " ucap vincent lalu ia langsung menutup telfon nya.


kemudian setelah itu vincent langsung berjalan keluar menuju mobil nya dan bergegas pergi untuk menjemput delia ditempat kerja nya.


lalu vincent yang sedang berada di tengah perjalanan ia langsung menelfon delia.


" tutttttttttt...tutttttttt..tttttt..." telfon tersambung.


" hallo " ucap delia.


" dimana kau " ucap vincent .


" aku ada masih ditempat kerja dan aku akan pulang " ucap delia.


" tunggu aku disitu dan jangan pergi kemana mana " ucap vincent lalu ia langsung menutup telfon nya.


sedangkan delia yang baru saja menerima telfon dari vincent ia merasa kesal karna tiba-tiba vincent memutuskan telfon nya.


" vincent... kau membuat ku kesal " ucap delia sambil meremas handphone nya sendiri.


" ahh iya aku baru saja ingat dia menyimpan nomor di handphone ku dengan nama suami ku kalo begitu akan ku ganti menjadi vincent idiot , hmmm.. ini baru benar " ucap delia sambil memainkan handphone nya.


lalu tidak lama kemudian pun vincent tiba ditempat kerja delia ia berhenti dengan mobil nya di depan cafe lalu delia yang menyadari itu ia langsung keluar menghampiri vincent.

__ADS_1


__ADS_2