Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 24


__ADS_3

Lalu vincent yang mendengar perkataan teman-teman nya itu ia langsung menatap dengan tatapan tajam nya.


" Apa yang kalian bicarakan " ucap vincent disertai tatajam dingin nya itu.


" Wahhahaha..... apa kau tidak tau kami sedang membicarakan mu bahwa kami sangat senang saat mengetahui akhir nya kau memang normal " ucap marvel yang tertawa sambil heboh sendiri.


" Iya betul hal seperti inilah yang harus kita rayakan " ucap raizel sambil merangkul marvel.


" Iya mari kita bersulang merayakan ini " ucap marvel sambil merangkul balik raizel.


Lalu thomas yang tiba-tiba tersadar bahwa vincent sudah terlihat marah karna tidak senang ia langsung diam dan seolah-olah ia tidak ikut-ikutan seperti marvel dan raizel.


" Kan benar apa yang ku duga, hawa membunuh sudah muncul " gumam thomas di dalam hati nya lalu ia berpura-pura meneguk anggur nya yang berada di tangan nya.


" Hmmm.. sangatt senang nya " ucap vincent sambil memandang kawan nya itu .


" Iya kami sangat senang " ucap raizel yang belum menyadari bahwa vincent sudah marah.


" Oooyeyyy.. mari kita bersenang-senang untuk merayakan ini " ucap marvel yang sangat heboh dan belum menyadari kemarahan vincent.


" Oh tidak dua idiot ini mereka belum menyari nya " gumam thomas dalam hati nya lalu ia berpura-pura menyalakan sebatang rokok dan mencoba tenang yang seolah-olah ia tidak ikut-ikutan.


" Yahh.. aku juga sangat bingung harus bagaimana" ucap vincent sambil memandangi marvel dan thomas dengan tatapan dingin nya itu.


" Hey sebaik nya kau tidak usah bingung mari kita bersenang-senang dan rayakan ini" ucap marvel sambil merangkul raizel .


" Iya aku memang sangat bingung, sangat bingung sekali harus membunuh kalian dengan cara yang seperti apa" ucap vincent .


" Kan dugaan ku memang benar , aura membunuh vincent memang sudah terlihat" gumam thomas dalam hati nya.


" Wahahaha.... Sudah lah tidak usah bingung seperti itu.... Ehh.. tunggu apa yang kau barusan bilang tadi " ucap raizel yang terkejut.


Sedangkan marvel yang masih tertawa dan heboh sendiri itu belum menyadari bahwa vincent sudah marah lalu raizel pun membantu untuk menyadarkan marvel.

__ADS_1


" praakkkkk " suara pukulan.


" Aaaaaauuu...uuuu.. hey apa kau sudah gila kenapa kau memukul bokong ku " ucap marvel yang merasakan kesakitan karna ditabok raizel.


Lalu marvel pun melihat kebelakang kearah thomas dan raizel yang tiba-tiba tenang lalu marvel pun baru menyadari nya.


" Ohhh.. tidak seperti nya aku mulai merasakan aura membunuh yang sangat kuat " ucap marvel lalu ia pun menghadap ke arah vincent dan ia mulai berjalan duduk di samping vincent.


" hehehe.. kawan ayolah aku hanya bercanda tadi aku terlalu senang saat mengetahui ini, ayo tersenyumlah " ucap marvel sambil merangkul vincent.


Lalu vincent pun ia masih tetap diam sambil mengeluarkan aura dingin nya itu.


" Hey, ngomong-ngomong Apa kau benar-benar mulai tertarik kepada seorang wanita " ucap thomas.


" Hmmm.. aku juga tidak tau tapi aku merasakan ada yang aneh pada diriku saat aku sedang bersama nya " ucap vincent sambil meminum anggur .


" Tenang ada aku disini untuk masalah seperti itu akulah Pakar nya " ucap raizel kepada vincent.


" Ya..ya..ya.. karna ahli pakar nya sudah disini sekarang coba kau beritau kepada vincent yang sesungguh nya " ucap thomas.


" Jadi siapa yang berhasil menggerakan hati keras mu itu apa dia apa benar-benar lily " ucap marvel.


" Buka, bukan dia " ucap vincent.


" Lalu siapa , ayo beritau kami kami ingin berkenalan dengan nya " ucap thomas.


" Iya betul kami ingin tau seperti apa wanita itu yang sudah berhasil membuat hati kawan kita tergerak " ucap raizel.


" Iyaa.. lalu kapan kau akan membawa nya dan mengenalkan nya pada kami " ucap marvel.


" aku tidak akan mengenal kan nya pada kalian cepat atau lambat kalian juga akan mengetaui nya" ucap vincent sambil menghisap sebatang rokok yang ada di tangan nya.


" Aaaa... Ini sangat membuat ku sangat penasaran " ucap marvel.

__ADS_1


" Yah... Karna terlalu penasaran nya mungkin malam nanti aku tidak bisa tidur " ucap raizel.


" Sudahlah aku akan pulang " ucap vincent lalu ia bangkit dari duduk nya itu dan pergi meninggal kan teman-teman nya yang masih di ruangan itu, lalu tinggal mereka bertiga yang masih di ada di dalam ruangan itu.


" Hey apa kalian tidak penasaran " ucap raizel.


" Jangan bertanya padaku aku sudah jelas-jelas sangat penasaran" ucap marvel.


" Iya kau juga jangan bertanya kepadaku aku juga sangat begitu penasaran siapa sebenar nya yang sudah berhasil meluluhkan hati vincent " ucap thomas.


" Ahh.. jujur saja aku turut senang saat mengetahui vincent sudah mulai tertarik dengan wanita " ucap raizel sambil menghabis kan anggur milik nya.


" Iya.. aku juga begitu mungkin sampai dirumah nanti aku tidak akan bisa tidur karna terlalu penasaran nya aku " ucap marvel.


" Kalo begitu aku pulang dulu kalian berdua jika ingin masih disini hati - hati" ucap thomas sambil bangkit dari duduk nya.


" Tidak aku juga akan pulang" ucap marvel sambil menghabiskan anggur nya.


Lalu setelah mereka menghabiskan minuman nya itu kemudian mereka bertiga pun bergegas pulang ke rumah masing-masing.


Kemudian vincent yang sudah tiba dirumah nya itu ia langsung masuk ke kamar nya dan bergegas mandi, tidak lama kemudian vincent selesai mandi ia langsung terbaring di atas ranjang nya itu sambil menatap langit-langit kamar nya.


" Delia " ucap vincent yang tiba-tiba menyebut nama nya sambil tersenyum kecil.


Lalu vincent yang masih terbayang - bayang dengan wajah delia itu ia langsung merasakan rindu dan ingin memeluk nya lagi.


" Kau memang sudah benar-benar menghantui ku delia " ucap vincent.


***************


Lalu di lain tempat delia yang sedang terbaring di kamar nya ia masih terbayang-bayang wajah vincent dan merasakan kerinduan pelukan dari vincent.


" Dikamar ini diranjang ini aku tidak menyangka aku akan tidur bersama mu disini , apa yang sudah aku pikirkan apakah aku sudah mulai jatuh hati pada nya kenapa aku begitu merindukan pelukan nya apa mungkin karna ini baru pertama kali nya aku di peluk oleh seorang pria " ucap delia yang sedang berbicara sendiri sambil menatap ke arah langit-langit kamar nya.

__ADS_1


" vincent kau memang seperti hantu bayangan mu slalu saja menghantui ku , ahh.. sudahlah lebih baik aku tidur besok aku akan menjenguk nenek " ucap delia lalu ia menarik selimut nya itu dan tidak lama ia pun tertidur .


__ADS_2