Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 30


__ADS_3

Lalu mereka bertiga pun berjalan ke arah mobil vincent dan disaat delia sudah pergi bersama vincent lily yang tidak jauh dari tempat itu ia langsung menelfon seseorang untuk mengikuti delia akan tetapi lily tidak menyadari jika delia sudah pergi bersama vincent .


" Tuttt...tutttt...."


" Hallo bos " ucap seseorang pria itu.


" Sudah waktu nya kau menjalankan tugas " ucap lily .


Lalu telfon pun mati dan anak buah lily yang berada tidak jauh dari tempat itu pun ia langsung menjalankan tugas nya lalu mereka mengikuti mobil vincent secara diam-diam.


Dan tidak lama kemudian mereka pun berhasil mengikuti delia sampe rumah nya dan mereka secara diam-diam bersembunyi dan mencoba untuk mencari tau.


Kemudian vincent , delia , dan asisten xi yang belum menyadari bahwa ia di ikuti oleh bawahan nya lily mereka pun masih bersikap biasa-biasa saja.


Setelah delia turun dari mobil vincent lalu delia menyuruh vincent dan asisten xi masuk ke dalam rumah nya.


" Terima kasih tuan telah mengantar ku pulang , kalo begitu mari mampir sebentar " ucap delia yang mempersilakan vincent dan asisten xi masuk ke rumah nya.


" Terimakasih nona " ucap asisten xi .


Lalu vincent tanpa berkata ia masuk dan duduk sedangkan asisten xi tetap berdiri di belakang vincent .


" Tunggu sebentar aku akan membuatkan minuman " ucap delia .


Lalu delia pun berjalan ke dapur dan membuatkan minuman untuk vincent dan asisten xi , kemudian vincent yang melihat luka nya di punggung tangan delia dan luka di lutut nya Vincent langsung menyuruh asisten xi mencari p3k.


" Xi cepat carikan aku p3k" ucap vincent.


" Baik tuan " ucap asisten xi yang lalu pergi mencari p3k itu.


Lalu delia pun datang sambil membawa minuman dan menyungguhkan nya di meja tamu .


" Silakan tuan diminum" ucap delia.


Lalu vincent secara tiba-tiba ia memegang tangan delia.


" Tu..tuan ada apa " ucap delia yang cukup terkejut karna tiba-tiba vincent memegang tangan nya.


Dan tidak lama kemudian asisten xi pun kembali sambil membawakan kotak obat-obatan itu.


" Ini tuan " ucap sisten xi.


" Kau sudah tau kau terluka harus nya kau cepat obati ini " ucap vincent dengan ketus kepada delia.


" Tapi aku benar-benar tidak apa-apa " ucap delia yang merasa bingung kepada vincent.

__ADS_1


" Kau memang sangat bodoh , kau sedang terluka apa nya yang baik-baik saja " ucap vincent sambil mengobati luka di tangan delia.


Lalu delia yang melihat vincent yang sedang mengobati luka nya ia hanya terdiam dan ia pun diam-diam memperhatikan vincent.


" Apa kau sedang peduli padaku kenapa kau membuat hati ku terguncang " gumam delia dalam hati nya yang sedang merasakan debaran jantung nya yang cukup kencang.


Lalu asisten xi yang berdiri dibelakang vincent itu ia terkejut ketika melihat tuan nya sedang peduli dengan seorang wanita.


" Tuan apa ini benar-benar tuan ku , apa aku tidak sedang bermimpi dari kapan tuan ku peduli dengan seorang wanita " gumam asisten xi dalam hati nya.


Lalu asisten xi mencoba mencubit diri nya sediri untuk memastikan diri nya tidak sedang bermimpi.


" Aauuu.. iya ini cukup sakit aku memang tidak sedang bermimpi ini benar-benar nyata dan apa yang ku lihat saat ini memang nyata " gumam asisten xi dalam hati.


" Sudah " ucap vincent yang telah selesai mengobati luka delia.


" Hey kenapa tangan ku di perban seperti ini " ucap delia yang menyadari bahwa tangan nya diperban.


" Itu karna tangan mu terluka " ucap vincent.


" Tapi tidak seharus nya kau perban luka ku ini tidak parah " ucap delia.


" Kau Itu sangat cerewet sekali seharus nya kau itu senang karna aku sudah mengobati luka mu itu " ucap vincent.


" Baiklah terima kasih " ucap delia.


Lalu delia pun bangkit dari duduk nya dan ia berencana pergi ke dapur untuk membuat makan malam .


" Kau mau kemana" ucap vincent yang melihat delia bangun dari duduk nya.


" Aku akan pergi ke dapur untuk membuat makan malam " ucap delia.


" Apa kau bodoh tangan mu sedang terluka dengan tangan yang sedang terluka seperti itu kau akan memasak " ucap vincent.


" Hey tangan ku ini hanya luka ringan " ucap delia .


" Kau harus tau bahwa luka itu tidak seharus nya terkena air " ucap vincent lalu ia pun bangkit dari duduk nya .


" Kau mau kemana " ucap delia.


" Sudah kau duduk saja dan tidak usah cerewet" ucap vincent lalu ia pun berjalan ke arah dapur.


" Tenang saja nona tuan kami pandai memasak" ucap asisten xi.


" Apa dia bisa memasak aku tidak bisa percaya" ucap delia.

__ADS_1


Lalu delia pun menghampiri vincent yang sedang berada di dapur dan delia ia cukup terkejut saat melihat vincent yang sedang memasak .


Lalu vincent pun menghampiri delia sambil membawakan makanan yang sudah ia masak.


" Silakan cicipi " ucap vincent Lalu delia pun langsung mencicipinya.


" Wah ini benar-benar enak tidak ku sangka selain kau kejam kau juga memang pandai memasak " ucap delia.


" Kalo kau suka habiskan makanan mu " ucap vincent dan mereka pun akhir nya menikmati makan malam bersama.


Dan disisi lain anak buah lily yang masih bersembunyi diarea dekat rumah lily mereka segera melapor pada lily.


"Tuttttt....tutttttt...."


"Hallo " ucap lily.


" Hallo , bos kita sudah mencari tau semua nya " ucap seseorang itu.


" Bagus lalu bagaimana hasil nya" ucap lily.


" delia hidup seorang diri rumah, dan dia memiliki toko bunga di sebrang rumah nya " ucap seseorang itu.


" Toko bunga " ucap lily .


" Ia bos wanita itu memiliki toko bunga " ucap seseorang itu.


" Apa kau bisa melakukan sesuatu pada toko bunga itu " ucap lily.


" Maksud bos apa kami harus menghancur kan toko bunga milik nya" ucap seseorang itu pada lily .


" Iyah, jika kau pintar kau pasti tau harus berbuat apa kan " ucap lily.


" Tapi bos delia saat ini tidak sedang sendirian , ia sekarang sedang bersama seseorang di dalam rumah nya " ucap seseorang itu yang sedang melapor keadaan kepada lily.


" Seseorang siapa orang itu " ucap lily yang cukup penasaran.


" Aku tidak tau siapa orang itu aku juga tidak bisa melihat nya dengan jelas tetapi dua orang pria itu sudah dibawa masuk oleh delia " ucap seseorang itu yang tidak mengetahui bahwa dua orang pria itu vincent dan asisten xi.


" Ternyata wanita itu sungguh ****** aku hampir saja tertipu dengan muka polos nya itu" ucap lily yang sudah mengira bahwa delia itu wanita yang tidak baik.


" Jadi bagaimana bos " ucap seseorang itu.


" Seperti yang aku perintahkan lakukan sesuatu jangan sampai ketauan " ucap lily.


" Baik bos laksanakan" ucap seseorang itu lalu telfon pun mati.

__ADS_1


__ADS_2