Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 43


__ADS_3

" apa kau gila jika ada yang melihat mu bagaimana "


ucap delia.


" aku tidak peduli itu, ayo ikut aku " ucap vincent.


" memang kita mau kemana " ucap delia yang melupakan tentang pesta yang sudah direncanakan.


" apa kau melupakan tentang pesta yang sudah ibu ku siapkan " ucap vincent.


" ah, oh ya aku hampir saja melupakan nya " ucap delia yang tiba-tiba mengingat nya.


" ya sudah kalo begitu berangkat sekarang " ucap vincent.


" tunggu aku akan kedalam sebentar untuk mengambil tas dan handphone ku" ucap delia ia langsung berlari kembali menuju cafe untuk mengambil barang nya.


" jess maaf yah hari ini aku tidak bisa pulang bersama mu" ucap delia pada jessica.


" iya tidak apa-apa , apa itu vincent yang datang menjemput mu " ucap jessica.


" iya vincent sudah datang " ucap delia.


" baiklah kalo begitu kau berhati-hatilah" ucap jessica kepada sahabat nya delia.


" baiklah kalo begitu aku duluan kau berhati-hatilah" ucap delia kepada jessica.


" hmmm.. makin lengket saja " gumam jessica dalam hati sambil melihat delia berjalan keluar menghampiri mobil vincent.


lalu vincent yang melihat delia sudah keluar dari cafe dan berjalan menghampiri nya ia langsung membukakan pintu mobil nya untuk delia.


" silakan masuk " ucap vincent.


saat delia sudah memasuki mobil vincent , vincent pun langsung melajukan mobil nya dan berjalan menuju salon.


tidak lama kemudian mereka bedua pun tiba ditempat tujuan vincent langsung mengajak delia memasuki tempat itu, saat mereka berdua masuk para pegawai tempat itu pun langsung menyambut kedatangan mereka.


" selamat datang tuan " ucap pegawai itu sambil membungkuk memberi hormat.


" aku ingin kau mencarikan gaun yang cocok untuk wanita ini " ucap vincent.


" baiklah mari ikut aku untuk memilih gaun nona " ucap pegawai itu.


lalu vincent dan delia pun mengikuti pegawai itu untuk memilih gaun yang akan dikenakan saat pesta malam nanti.

__ADS_1


" nona silakan coba gaun yang ini " ucap pegawai itu yang menyuruh delia untuk mencoba gaun nya.


" baiklah akan aku coba " ucap delia lalu ia pun langsung menuju ke kamar ganti .


tidak lama kemudian saat delia selesai berganti pakaian ia langsung keluar dari kamar ganti dengan memakai gaun yang cantik.


" ba..bagaimana " ucap delia yang merasa gugup dan malu.


saat vincent melihat delia keluar dari kamar ganti dengan mengenakan gaun yang berwarna hitam ia langsung terpanah saat delia mengenakan gaun itu.


" cantik sekali " gumam vincent dalam hati nya.


" tuan bagaimana apakah gaub yang ini bagus " ucap pegawai itu.


namun tiba-tiba vincent menyadari bahwa gaun yang dikenakan delia itu cukup terbuka hingga vincent menyuruh delia untuk mengganti gaun nya.


" tidak aku tidak suka " ucap vincent ia langsung berjalan ketempat gaun dan ia memilihkan gaun untuk delia.


" sialan apa-apaan dia itu akan mengenakan gaun seperti itu tidak-tidak bisa cantik nya wanita itu hanya aku yang bisa melihat nya " gumam vincent dalam hati nya .


" coba pakai yang ini " ucap vincent sambil memberikan gaun pilihan nya pada delia.


kemudian delia pun menerima gaun pilihan vincent dan ia langsung berganti pakaian , dan tidak lama kemudian delia pun selesai mengganti gaun nya.


lalu vincent yang melihat delia keluar dari kamar ganti dengan gaun yang berwarna putih yang disertai manik-manik itu membuat tampilan delia semakin anggun dan elegan.


" bagus aku suka ini " ucap vincent yang setuju dengan gaun pilihan nya karna tidak terbuka.


lalu setelah memilih gaun pegawai itu langsung mengajak delia menuju ruangan tata rias.


" mari nona ikut aku " ucap pegawai itu.


" baiklah " ucap delia lalu ia mengikuti pegawai itu dari belakang.


sedangkan vincent ia tetap diluar duduk di sofa dan menunggu delia lalu tidak lama kemudian delia pun selesai dan ia keluar bersama pegawai itu.


" tuan sudah selesai bagaimana hasil dari tangan ku kali ini apakah anda puas " ucap pegawai itu.


" iya aku suka " ucap vincent .


lalu delia yang menyadari vincent memandangi nya ia merasa malu dan canggung hingga wajah yang cantik itu berubah menjadi merah sedangkan vincent yang menyadari delia yang seperti itu ia hanya tersenyum kecil.


" ayo kita pergi " ucap vincent.

__ADS_1


kemudian delia tidak menjawab ia hanya mengikuti vincent dari belakang lalu mereka berdua pun berjalan keluar meninggalkan salon itu dan menuju mobil lalu vincent pun menjalankan mobil nya menuju rumah nya .


***************


ditempat lain lily yang sedang berada dirumah nya ia sedang sibuk dengan para pelayan pelayan nya untuk memilih gaun.


" nona silakan dipilih ini semua gaun model terbaru " ucap para pelayan itu.


lalu lily pun mengambil gaun berwarna ungu dan segera memakai nya.


" bagaimana dengan gaun yang aku kenakan ini" ucap lily kepada para pelayan nya.


" sangat bagus nona anda sangat cantik saat memakai gaun apapun " ucap pelayan itu.


" kau memang bermulut manis " ucap lily.


" ayo cepat dandani aku, aku ingin tampil cantik di pesta malam ini karna pesta malam ini khusus calon ibu mertua ku yang mengadakan nya untuk ku " ucap lily .


" baik nona " ucap para pelayan itu lalu mereka pun mulai mendandani lily.


" hmmm.. akhir nya malam ini seluruh dunia akan tau bahwa vincent akan menjadi milik ku" ucap lily sambil tersenyum-senyum sendiri karna ia merasa senang .


lalu tidak lama kemudian para pelayan itu pun selesai mendandani lily.


" nona selesai bagaimana " ucap pelayan itu.


" emm.. bagus aku sangat cantik malam ini pasti semua orang akan terpanah saat melihat ku" ucap lily.


" nona ini silakan pilih sepatu mu " ucap pelayan itu .


" kalian memang sangat pengertian " ucap lily lalu ia langsung memilih sepatu yanh sama dengan warna gaun nya itu.


setelah semua nya selesai lily pun turun menuju lantai satu dan ia berjalan keluar menuju mobil nya.


" silakan nona " ucap sopir itu yang membukakan pintu mobil untuk lily lalu lily pun langsung masuk kedalam.


" ayo jalan jangan membuat keluarga vincent menunggu" ucap lily .


lalu sopir itu pun mulai menjalan kan mobil nya saat ditengah perjalanan lily yang merasa sangat senang itu pun ia tidak berhenti bergumam.


" akhir nya malam ini adalah malam yang aku tunggu-tunggu , aku sudah tidak sabar nanti saat nyonya memperkenalkan kepada semua orang bahwa aku adalah calon menantu nya " ucap lily yang sedang mengoceh sendiri dengan rasa percaya diri nya itu.


" apa yang sedang wanita ini bicarakan " gumam sopir itu yang melihat lily dari kaca atas depan mobil nya yang terheran saat melihat lily.

__ADS_1


__ADS_2