Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 8


__ADS_3

Tiba di mana akan memulai aktivitas baru, Delia yang sedang menjemur pakaian di luar rumah dan nenek yang masih terbaring di kamar nya. Ketika Delia sudah selesai menjemur pakaian delia masuk ke rumah dan hendak membuat sarapan, tetapi delia penasaran dan merasa aneh kenapa nenek nya belum keluar juga dari kamar nya akhir nya delia memutuskan untuk menengok nenek nya yang masih berada di kamar.


" Tok..tok..tok.. " suara ketukan pintu.


" Nenek,, apa nenek belum bangun " ucap delia sambil membuka pintu kamar.


Delia yang melihat nenek nya masih terbaring di ranjang nya.


" Nenekk, apakah nenek sakit " ucap delia rasa dengan cemas dan menghampiri nenek nya yang masih di ranjang itu.


Nenek nya yang mendengar suara delia itu langsung membuka mata nya berlahan-lahan karna tidak mau membuat delia kawatir .


" Tidak cucu ku , nenek hanya bangun kesiangan semalam nenek begadang"


ucap nenek berbohong kepada delia karna nenek nya tidak mau delia mengetahui kondisi asli tubuh nya.


" Hmmm... Nenek , nenek seharus nya jangan begadang sampai larut malam itu tidak baik untuk nenek " ucap delia sambil memeluk nenek.


" Iyah ,, lain kali nenek akan tidur tepat waktu" ucap nenek .


" Baiklah nenek sekarang waktu nya mandi dan aku akan membuat saparan untuk kita " ucap delia.


Lalu nenek bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi, sedangkan delia ia masih di kamar nenek nya untuk membersihkan dan membereskan kamar.


Setelah selesai membereskan kamar nenek delia segera keluar dari kamar nenek berjalan menuju dapur dan segera menyiapkan sarapan pagi.


Sedangkan nenek yang sudah selesai mandi ia bergegas ke kamar nya untuk bersiap-siap pergi ke rumah sakit dan berencana untuk priksa kondisi nya .


"Nenekk,,, sarapan pagi sudah siap " ucap delia.


" Iya,, iyaa nenekk datang " ucap nenek dan segera menghampiri delia yang berada di ruang makan.


" Wahhhh... Nenekk cantik sekali "


ucap delia yang melihat penampilan nenek nya berbeda.

__ADS_1


" Hhemm.. cucu ku lebih cantik " ucap nenek.


Lalu mereka duduk di kursi dan menyantap makanan sarapan pagi nya.


" Oh .. ya nenek , nenek mau kemana ? " Tanya delia.


" Nenek, hari ini ingin pergi jalan - jalan ".


Ucap nenek nya berbohong pada delia karna nenek nya tidak ingin delia mengetahui bahwa ia akan pergi ke rumah sakit.


" owh,, oke nenek seharus nya memang butuh refresing agar tidak jenuh , dan masalah toko bunga biar aku saja yang mengerjakan " ucap delia.


" Baiklahh " ucap nenek .


Setelah selesai makan nenek dan delia membereskan meja makan, lalu nenek dan delia berjalan menuju pintu luar sesampai nya di depan mereka berpisah delia yang berjalan ke arah toko bunga dan nenek yang berjalan ke arah lain.


*************


Perjalanan yang di tempuh nenek kurang lebih memakan waktu selama satu jam dan tidak lama kemudian nenek Sampai di rumah sakit lalu ia masuk dan menjalani pemeriksaan tidak lama kemudian.


" Bagaimana kondisi ku saat ini dok " ucap nenek.


ucap dokter.


" Lalu apakah ada obat yang bisa mengatasi penyakit ku ini " ucap nenek.


" Hmmm.. alangkah baik nya jika nenek harus segera menjalani rawat inap disini agar nenek bisa mendapatkan pengobatan yang sempurna " ucap dokter .


" Tidak,, aku tidak bisa meninggalkan cucu ku dirumah sendirian " ucap nenek dengan rasa kawatir.


" Apakah cucu mu tidak tau tentang penyakit mu ini nek..? " Ucap dokter.


" Sejujur nya aku tidak pernah mengatakan nya pada cucu ku dok, karna aku tidak mau membuat dia sedih " ucap nenek.


" Saya menyarankan nek , sebaik nya nenek memberitahukan nya pada cucu nenek tidak mungkin nenek akan terus-terusan seperti ini cepat atau lambat pasti akan ketauan juga" ucap dokter .

__ADS_1


" Iya dok saya tau, pasti cucu ku juga akan segera mengetahui tentang penyakit ku ini " ucap nenek .


" Baiklah aku akan membuatkan resep obat dan jika nanti nenek merasa sakit harus segera diperiksakan " ucap dokter.


" Iya pasti dok " ucap nenek.


Tidak lama kemudian nenek yang baru saja keluar dari rumah sakit dia berjalan pulang di perjalanan ia memikirkan tentang kondisi badan nya yang semakin hari semakin sakit karna melawan penyakit nya itu .


Setelah di perjalanan pulang nenek sampai di rumah nya dan langsung masuk ke kamar nya untuk meminum obat yang tadi diberikan oleh dokter. Setelah meminum obat nenek duduk di kasur nya sambil membuka album kenangan nya Ia melihat foto-foto yang bersama delia saat masih kecil hingga sudah dewasa dan tak terasa air mata nenek jatuh membasahi pipi.


" Delia,, mungkin umur ku sudah tidak akan lama lagi untuk terus menemani mu " gumam nenek didalam hati.


" Iyahh,,, selagi nenek masih ada disini dan nenek akan menghabiskan sisa hidup nenek untuk slalu menemani mu " ucap nenek sambil mengusap air mata yang membasahi pipi nya, lalu nenek menutup album itu dan menyimpan nya kembali kemudian nenek segera keluar dari kamar dan menghampiri delia yang sedang berada ditoko bunga.


Delia yang sedang merangkai bunga ia melihat nenek nya dari jendela yang sedang berjalan menuju toko ia segera memanggil nenek nya.


" Nenek " ucap delia .


Lalu nenek masuk dan duduk di dekat delia.


" Hmmm.. lihat cucu ku ini seperti nya sedang gembira " ucap nenek.


" Hehehe.. iya nek " ucap delia.


" Coba ceritakan apa yang membuat mu senang " ucap nenek.


" Owh iya nek, tadi ada pelanggan yang memborong buket bunga mawar putih, makan nya aku sesenang ini " ucap delia.


" Wahh,, syukurlahh " ucap nenek.


" Owh iya nek ,, kenapa jam segini sudah pulang apakah jalan-jalan mu menyenang kan" ucap delia.


" Iyah sangat menyenangkan nenek berjumpa kawan lama, tapi nenek terlalu rindu pada cucu ku ini jadi nenek cepat-cepat ingin pulang " ucap nenek.


" Hahaha.. nenek bisa saja , owh yah nek bagaimana kalo kita jalan-jalan piknik bersama" ucap delia.

__ADS_1


" Oke bagus kalo begitu akhir pekan kita akan jalan-jalan" ucap nenek.


Lalu nenek dan delia berbincang-bincang serta dipenuhi canda dan tawa dan suasana ditoko bunga tersebut terlihat begitu tenang dan hangat.


__ADS_2