Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 23


__ADS_3

Karna lily bingung kemana pergi nya vincent hingga asisten nya saja tidak mengetahui nya jadi ia menghubungi raizel.


" Tuuutttttt....tuuuttttt...." Suara telfon tersambung.


" Hallo " ucap raizel.


" Rai " sahut lily.


" Ada apa kau menelfon ku, aku sedang sibuk" ucap raizel.


" Aku ingin menanyakan sesuatu pada mu " ucap lily.


" Tentang apa, apa itu hal yang cukup penting" ucap raizel.


" Ya ini memang termasuk hal yang cukup penting bagi ku" ucap lily.


" kau ingin menanyakan apa " ucap raizel.


" Apa vincent bersama mu" ucap lily.


" Tidak, dia tidak bersamaku " sahut raizel.


" Apa kau tau kemana pergi nya vincent" ucap lily.


" Tidak , aku tidak tau kemana vincent pergi " sahut raizel.


Lalu lily pun saat mendengar itu ia langsung menutup telfon nya tanpa mengatakan apa pun.


Lalu tiba-tiba vincent datang dan ia langsung masuk ke dalam ruangan nya dan lily yang mengetahui vincent sudah datang ia langsung menemui vincent di dalam ruangan kerja vincent.


" Vin " ucap lily dengan suara agak keras sambil membuka pintu.


" Ada apa, apa kau tidak bisa mengubah kebiasaan mu itu untuk mengetuk pintu terlebih dahulu" ucap vincent yang merasa malas saat bertemu lily.


" Kau pergi mana saja , aku mencari mu kemana-mana " ucap lily sambil mendekati vincent .


" Aku pergi kemana juga bukan urusan mu kan " ucap vincent sambil melihat hasil laporan pekerjaan pegawai nya.


" Vin aku sangat menghawatirkan mu " ucap lily sambil memegang tangan vincent.


" Trimakasih atas kehawatiran mu sebaik nya kau pergi dan melanjutkan pekerjaan mu itu " ucap vincent yang ingin lily pergi karna ia merasa risih .


" Baiklah kalo begitu aku pergi dulu dan melanjutkan pekerjaan ku " ucap lily.


Setelah lily pergi dan meninggal kan ruangan nya itu tiba-tiba tidak lama kemudian muncul suara ketukan pintu.


" Tokkk..tokk..tokk.." suara ketukan pintu.

__ADS_1


" Masuk " ucap vincent.


Lalu asisten xi pun masuk dan segera melaporan pekerjaan nya itu.


" Tuan tugas yang anda berikan padaku itu sudah aku lakukan" ucap asisten xi.


" Lanjutkan " ucap vincent.


" Ini tuan , nona delia yang anda temui saat dirumah sakit dia sedang menjenguk nenek nya yang sedang sakit dan di rawat inap disana, tetapi penyakit nenek nya ini bisa di bilang cukup parah karna ia sudah menderita penyakit ini cukup lama tetapi tidak segera di rawat dan baru-baru ini sekitar 2 minggu ia baru menjalani perawatan " ucap asisten xi.


" Baiklah cukup " ucap raizel.


" Baik tuan , kalo begitu saya permisi dulu " ucap asisten xi.


Lalu asisten xi pun pergi meninggal kan ruangan itu dan hanya vincent sendiri yang di ruangan nya saat vincent hendak menyelesaikan perkerjaan nya tiba-tiba bayangan delia pun muncul melintas di pikiran vincent dan itu pun membuat vincent menjadi kepikiran lalu tiba-tiba getaran handphone vincent itu membuat vincent tersadar dari lamunan nya.


" Drrrttt...drrttt...rtttt.. " suara getaran handphone vincent.


" Ah, sial kau memang sungguh menghantui ku" ucap vincent yang terkejut , lalu vincent pun segera mengangkat telfon nya itu.


" Ada apa kau menelfon ku " ucap vincent.


" Hey, apa kau tidak bisa ramah sedikit kepada ku " ucap raizel.


" Jika tidak ada hal yang penting akan aku matikan" ucap vincent.


Lalu vincent yang menyadari bahwa selaman ia sedang berada di rumah delia dan handphone nya mati kehabisan batre.


" Baiklah nanti malam " ucap vincent.


" Oke ditempat biasa " ucap raizel.


***************


Ditempat lain ditoko bunga delia yang sedang duduk disana sendirian tiba-tiba ia terbayang wajah tampan nya vincent dan itu membuat delia menjadi kepikiran.


Sambil tersenyum senyum ia membayangkan nya delia pun mengingat kejadian semalam dan ia mengingat hangat nya pelukan vincent.


Lalu saat tengah asik memikirkan kejadian itu tiba-tiba datang seorang pembeli dan itu membuat delia tersadar dari lamunan nya.


" Kriingggg...ngggg " suara nyaring lonceng.


" Aduh, kau ini memang benar-benar sudah menghantui ku" ucap delia yang terkejut itu.


Delia yang tersadar dari lamunan nya itu ia langsung melayani pembeli itu.


****************

__ADS_1


Tak terasa malam hari pun tiba vincent yang sudah memiliki janji dengan teman-teman nya itu ia langsung menemui mereka dan vincent pun langsung mengemudikan mobil nya menuju tempat yang dituju.


Dan tidak lama kemudian vincent pun tiba di tempat itu kemudian vincent pun menemui raizel, thomas, dan marvel.


Lalu vincent pun berjalan masuk ke dalam bar itu dan ia melangkah menuju ruangan biasa yang ia temui saat berkumpul dengan teman-teman nya.


" Hey , lihat dia sudah datang " ucap raizel yang melihat vincent baru datang.


Lalu vincent pun duduk di sofa dan raizel pun langsung menuangkan minum ke gelas nya.


" Apa kau baik-baik saja " ucap marvel yang menannyakan itu kepada vincent.


" Yah aku baik-baik saja " ucap vincent sambil menerima segelas anggur dari tangan raizel.


" Hey , kau pergi kemana saja nenek sihir itu mencari mu hingga melnelfon ku " ucap raizel.


" Nenek sihir maksud mu " ucap thomas kepada raizel.


" Ya siapa lagi kalo bukan lily " ucap raizel.


" Owh iya lily dia slalu berada di kantor mu semenjak kau berkerja sama dengan ayah nya kan" ucap marvel.


" ya benar juga aku juga merasa jika lily itu menyukai mu " ucap thomas.


" Apa kau baru menyadari nya , lily memang sudah menyukai vincent sejak awal " ucap raizel.


" Yah memang benar sikap lily itu begitu jelas jika dia menyukaimu" ucap marvel sambil meminum anggur yang ada di tangan nya.


" Aku ingin bertanya pada kalian " ucap vincent yang terlihat begitu serius.


" tentang apa itu " ucap thomas.


" Aku merasa ada yang aneh " ucap vincent sambil menghisap sebatang rokok yang berada di tangan nya.


" Aneh..." Ucap marvel.


" Iya , aku mulai merasa aneh saat berada didekat seseorang " ucap vincent.


" Apa itu lily , ahhh.. tidak jangan bilang kau mulai menyukai nenek sihir itu " ucap raizel yang langsung asal menebak dan mulai heboh sendiri .


" Apa vincent menyukai lily gadis cerewet itu ,ohh tidak.... sekali nya vincent sudah menyukai wanita selera nya yang seperti nenek sihir itu " ucap marvel yang juga mulai heboh seperti thomas.


" Hoho,, ternyata lily sudah berhasil menggerakan hati vincent yang keras seperti batu itu " ucap thomas.


" Iyaahhh.. akhir nya kawan kita yang satu ini mulai menyukai wanita oh tuhan, trimakasih ternyata dia memang normal " ucap raizel.


" Iya ku kira vincent memang menyukai sesama lelaki dan akhir nya aku sangat lega saat mengetahui dia mulai menyukai wanita" ucap marvel.

__ADS_1


__ADS_2