Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 77


__ADS_3

" delia apa kau menyukai vincent " ucap nenek yang tiba - tiba mengajukan pertanyaan itu.


"ne..nenek.. ada apa kenapa tiba - nenek tiba-tiba memberikan pertanyaan itu" ucap delia dengan nada yang sedikit gagap, karna dia terkejut saat nenek memberikan pertanyaan itu untuknya.


" tidak ada apa - apa nenek hanya merasa vincent lelaki yang baik, jika kau bisa bersamanya nenek akan tenang " ucap nenek yang berbicara terus terang pada delia.


"nenek... aku memang mencintai, tapi aku tidak yakin tentang rasa ini. aku merasa bersalah telah mencintai vincent nek.. karna aku tau kita berada di status yang berbeda" ucap delia dengan wajah murung, dia mencoba mencurahkan semua apa yang dia rasakan pada nenek.


"cucu ku.. nenek tau jika kau menyukai vincent, itu terlihat dari sorot mata mu" ucap nenek sambil mengusap kepala delia yang sedang bersandar di pangkuan nenek.


"namun, jika lelaki itu bertemu denganmu dengan tulus, dia tak akan mempermasalahkan perbedaan status dan derajatmu, bahkan lelaki itu akan terus berusaha ada bersamamu dan menjagamu dengan baik delia" ucap nenek kepada delia.


" tapi nek.. aku masih takut dengan perasaan ini.." ucap delia yang masih merasa takut dengan perasaannya terhadap vincent.


" delia.. dengar kau harus mengikuti kata hati mu, nenek tidak akan selalu berada di sampingmu dengan usia dan kesehatan nenek yang sekarang ini...' ucap nenek sambil menatap penuh delia.


"nenek jangan bicara seperti itu.. jangan membuat ku takut, kau adalah orang satu - satunya di dunia ini yang selalu bersama ku selama ini nek.." ucap delia sambil meneteskan air mata karna ia merasa sedih saat nenek berbicara hal yang membuatnya takut .


"cucu ku kau sudah besar.." ucap nenek sambil tersenyum manis.


"iya nek.. aku sudah dewasa dan aku akan menjaga mu nenek" ucap delia sambil memeluk nenek.


"sayang.. maksud ku kau sudah waktunya untuk memiliki pendamping hidup, supaya nenek bisa tenang jika ada yang menjaga mu" ucap nenek pada delia. setelah vincent selesai menerima telfon dari ibunya ia lalu kembali ke ruangan nenek. dan saat vincent ingin masuk ia mendengar percakapan nenek dan delia.

__ADS_1


" nenek tidak usah khawatir tentang itu" ucap vincent yang tiba - tiba muncul dan mengejutkan delia.


" vincent " ucap delia yang terkejut tiba - tiba vincent datang.


" nenek aku akan berusaha menjaga dan membuat delia bahagia.. dan aku juga tidak mempermasalahkan tentang perbedaan derajat dan status.. nenek tolong percayalah pada ku, jika kau mengizinkan tolong restui hubungan kami nek " ucap vincent kepada nenek, yang secara tidak langsung ia sedang meminta restu pada neneknya.


" vincent.." sahut delia sambil menatap vincent.


" nak.. kemarilah " ucap nenek yang menyuruh vincent menghampirinya. lalu tanpa berkata vincent pun menghampiri nenek yang sedang duduk di kursi roda.


" iya nek.." tanpa vincent sambil berlutut di dekat nenek.


" nak.. nenek sudah merestui kalian.. nenek harap kalian bisa bersama " ucap nenek .


" nenek terima kasih " ucap delia sambil memeluk nenek.


" iya sama - sama aku harap kalian bahagia " ucap nenek sambil memeluk balik delia. sedangkan vincent ia hanya tersenyum melihat nenek dan delia sedang berpelukan.


" uhukk..uhukkk" suara batuk nenek.


" nenek kenapa ada apa.." ucap delia yang langsung menghawatirkan nenek.


" tidak apa - apa, nenek hanya lelah.. nenek mengantuk ." ucap nenek.

__ADS_1


" baiklah nek izinkan aku untuk membantu mu" ucap vincent pada nenek.


" terima kasih nak " ucap vincent sambil menggendong nenek ke ranjang rawat.


" nenek " ucap delia.


" iya.. kau tenang saja tidak usah berpikiran macam - macam aku hanya mengantuk ingin istirahat.." ucap nenek yang menyakinkan delia, namun delia tetap masih menghawatirkan nya.


" tapi nenek " ucap delia.


" sudahlah lebih baik kalian pulang " ucap nenek yang mengusir vincent dan delia karna ia merasa lelah.


" baiklah aku dan delia izin pulang," ucap vincent.


" iya kalian tenang saja " ucap nenek.


" nenek kau harus berjanji pada ku, bahwa kau akan segera sembuh " ucap delia pada nenek.


" iya iya kau tenang saja " ucap nenek


" baiklah aku dan vincent akan pulang " ucap delia sambil memeluk nenek.


" hati - hati nakk " ucap nenek pada delia dan vincent

__ADS_1


" baik nek" ucap vincent. lalu nenek hanya terdiam dengan senyuman indah itu sambil menatap.delia dan vincent pergi meninggalkan ruangan nya. dan kini ruangan nenek itu  pun kini kembali  sepi .


__ADS_2