Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 72


__ADS_3

setelah baju yang ia cari sudah ketemu ia langsung segera mengganti jas dan pakaian vincent.dengan pelan ia melepas kancing baju vincent satu kesatuan dengan sangat hati - hati.


"maafkan aku, jika aku lancang membuka bajumu aku hanya ingin mengganti pakaianmu yang basah" ucap delia pada vincent yang sedang tidak sadarkan diri.saat jas sudah terlepas kini saat nya delia melepas kemeja vincent yang kini dipakainya, tetapi ia menjadi sangat marah saat ia hendak membuka kancing kemeja vincent. 


"serius.. kenapa aku selalu seperti ini... tidak..tidak.. tidakk.. ayoo delia sadar" gumam delia dalam hatinya yang merasa heran saat membuka kancing kemeja vincent.namun saat kancing kemeja sudah terbuka semua delia secara tidak sengaja terhipnotis oleh tampilan badan vincent yang terlihat bagus. 


"Aku tak menyangka kau memiliki badan yang bagus,serta wajah yang tampan...jika dilihat dari dekat seperti ini,ini sangat indah...pasti banyak wanita cantik yang menyukaimu" gumam delia dalam hatinya sambil meraba sedikit lekukan badan vincent,namun kaget ia tersadar oleh suara getaran ponselnya. 

__ADS_1


"Drtttt....derrtttttttt...ddrttttttttttttt....." getaran suara ponsel milik delia.


" astaga apa yang aku lakukan.. delia kau benar - benar cabul.. bisa - bisanya kau mencari kesempatan di saat orang ini sedang sekarat " ucap delia yang mengomel tentang dirinya sendiri.


" ayoo.. delia kau harus sadar... sebaik nya kau cepat - cepat mengganti pakaian nya dengan begitu misi ini selesai" ucap delia yang segera melepas kemeja dari badan vincent dengan penuh hati - hati.


lalu beberapa selang lama rambut vincent pun tidak begitu basah, dan delia yang merasa dirinya lelah ia ingin cepat - cepat mandi dan segera tidur. dan tak lama kemudian ia pun selesai mandi, delia merasa segar setelah mandi. saat ia hendak pergi tidur dikamar nenek, ia pun merasa sedikit khawatir dengan kondisi vincent, lalu ia segera menengok ke kamar nya untuk melihat kondisinya. ia berjalan berlahan mendekati vincent yang sedang tertidur namun dari raut wajah nya ia terlihat sedang tidak baik - baik saja, delia yang mencoba mengecek suhu badan nya dengan tangannya. ia pun dengan sigap langsung pergi ke dapur mengambil air hangat untuk memgompres vincent dengan handuk kecil. 

__ADS_1


" mungkin malam ini aku harus menjaga mu.." ucap delia sambil meletakan handuk kecil dikening vincent yang telah ia peras setelah dibasahi air hangat yang dibawanya.


" kau harus tetap hangat.. kau tidak boleh sakit.." ucap delia sambil menyelimuti vincent. 


" vincent kau membuat ku takut.. " gumam delia di dalam hatinya, sambil memandangi vincent yang sedang tertidur pulas.


" vincent sepertinya aku memang benar - benar mencintai mu.. maaf kan aku vincent jika aku mencintai mu " gumam delia dalam hatinya dengan ekspresi murung setelah ia mengakui perasaan yang sebenarnya kepada vincent. delia yang berniat untuk berjaga semalam, ia duduk disamping ranjang sambil menahan rasa ngantuk yang sudah menyerang nya.

__ADS_1


" tidak.. aku tidak boleh tidur.." ucap delia sambil menepuk - nepuk kedua pipinya. namun siapa sangka rasa kantuk yang semakin kuat dan akhirnya delia pun berlahan tidur terlelap di samping vincent dengan posisi duduk sambil merebahkan kepalanya dikasur. 


__ADS_2