Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 49


__ADS_3

" apa kau sedang berencana bernegoisasi dengan kami " ucap salah satu anak buah vincent.


" iya.. iya jika kau melepaskan aku, aku pasti akan membayar mu jadi tenang saja jika aku bebas aku pasti tidak akan mengingkari janji ku ini "


ucap lelaki itu yang sedang berusaha keras merayu anak-anak buah vincent agar ia bisa bebas.


" hmmmm... bagaimana yah " ucap salah satu anak buah vincent yang lain.


" sialan jika aku menolak kerja sama dengan lily aku pasti tidak akan sampai seperti ini"


gumam lelaki itu dalam hati nya yang merasa menyesal karna ia sudah berkerja sama dengan lily.


" hey jangan sampai kau tergiur dengan tawaran nya " ucap salah satu anak buah vincent kepada rekan nya yang mengingatkan agar tidak tergiur oleh tawaran lelaki itu.


" tenang saja kawan jika aku pikir-pikir lagi, seperti nya kau memang tidak cocok melakukan negoisasi dengan kami "


ucap salah satu anak buah vincent.


" apa..!! apa kau tidak tertarik dengan uang " ucap lelaki itu yang terkejut karna anak-anak buah vincent itu mereka sulit untuk di rayu.


" tidak, tidak kami tidak tertarik dengan uang mu tetapi kami tertarik untuk membunuh mu" ucap salah satu anak buah vincent.


" si*lan kalian semua " ucap lelaki itu yang gagal merayu anak buah vincent.


"Bhuaaaggkkkkkk "


anak buah vincent yang sudah mulai menghajar lelaki itu.


" aaahkkkkk...." lelaki itu yang terpental dan ia pun muntah darah.


" ingat tuan kami sudah menyuruh kami untuk membunuh mu " ucap salah satu anak buah vincent.


" dan kau harus ingat bahwa kami sudah menjadi pengikut tuan vincent sudah cukup lama jadi kami tidak akan menghianati tuan kami" ucap salah satu rekan anak buah vincent lalu ia pun langsung menendang perut lelaki itu.


" Bhuuuuugggttkkkkkk...."


anak buah vincent yang menendang perut lelaki itu dengan keras.


" aaakkkkhhhhhh"


lelaki itu yang terbaring lemas dan tak berdaya.


" si*lan seperti nya aku akan mati di tempat ini" gumam lelaki itu dalam hati nya dan ia pun merasa sudah lemah dan tidak memiliki tenaga.


" hey tuan seperti nya kau juga harus ingat bahwa kami sudah diberi ijin untuk membunuh mu , jadi apakah ada kata-kata terakhir sebelum kau mati " ucap salah satu rekan anak buah vincent.


" si*lan kalian semua , aku tidak terima jika aku mati seperti ini" ucap lelaki itu.


" Bhrugggggkkkkk"

__ADS_1


tendangan yang sangat keras di bagian dada nya dan lelaki itu pun mati ditempat.


" hey seperti nya orang ini sudah mati" ucap salah satu anak buah vincent.


" baguslah jika sudah mati" ucap salah satu rekan anak buah vincent.


" hmm...seperti nya tendangan terakhir mu itu memang cukup keras " ucap salah satu anak buah vincent yang lain.


" uhh.. si*alan mau mati saja harus bernegoisasi terlebih dahulu " ucap salah satu rekan anak buah vincent yang lain.


" kau memang benar ini sangat membuang buang waktu " ucap salah satu rekan anak buah vincent yang lain.


" hey sudahlah ayo kita bawa mayat orang ini ke kandang anjing " ucap salah satu anak buah vincent.


" baiklah ayo cepat selesaikan tugas kita"


ucap salah satu rekan anak buah vincent.


" baiklah semakin cepat itu lebih baik"


ucap salah satu anak buah vincent yang lain.


lalu mereka pun membawa mayat orang itu dan mereka menuju ke kandang hewan peliharaan dan disana anjing-anjing itu pun sudah menggonggong.


" ggukkk..guukkkkkk...ggguuuuggukkk.."


" hey kawan apakah kalian lapar "


ucap salah satu anak buah vincent kepada anjing-anjing itu.


" baiklah kami membawa makanan untuk kalian" ucap salah satu rekan anak buah vincent yang lain.


" gguukkk..ggguuuukkkk...gguugguukkk"


" silakan makan yang kenyang kawan " ucap salah satu rekan ny itu.


lalu setelah mereka sudah menyelesaikan dan membersihkan pekerjaan nya mereka langsung pergi ke rumah itu.


******************


malam ketika pesta telah selesai dan semua tamu undangan sudah pulang disitu ibu nya vincent yang masih khawatir tentang keadaan delia dan vincent yang belum juga memberikan kabar.


" sudah malam lebih baik kau beristirahat saja biar aku yang menunggu" ucap ayah nya vincent kepada istrinya.


" tapi aku tidak bisa tidur aku sangat khawatir" ucap istrinya .


" aku yakin mereka berdua tidak apa-apa vincent pasti bisa membawa delia kembali kau percaya kan pada anak kita"


ucap ayah nya vincent kepada istri nya.

__ADS_1


" iyah aku percaya" ucap istri nya.


lalu ibunya vincent pun pergi berjalan menaiki tangga dan menuju kamar nya untuk beristirahat sedang kan ayah nya vincent ia masih duduk dan menunggu kabar anak nya.


***************


tidak lama setelah pemeriksaan dokter pun keluar dari ruangan delia dan vincent yang lihat dokter itu keluar ia langsung berdiri dan menanyakan keadaan delia.


" bagaimana kedaan delia "


ucap vincent dengan rasa khawatir.


" tenang tuan keadaan nona sekarang lebih baik ,hanya saja dia terlalu banyak meminum obat tidur dan ini sangat tidak baik bagi kesehatan nya tetapi dengan istirahat yang cukup nona sudah tidak apa-apa"


ucap dokter yang sedang menjelaskan kepada vincent.


" apa dia sudah sadar" ucap vincent kepada dokter yang menanyakan delia.


" saat ini dia belum sadar " ucap dokter.


lalu vincent ia langsung masuk ke dalam ruangan dimana delia sedang dirawat ia langsung duduk disamping delia dan menunggu delia hingga tersadar.


" xi " ucap vincent.


" iya tuan " ucap asisten xi.


" cepat carikan makanan " ucap vincent yang menyuruh asisten xi membelikan makanan untuk delia.


" baik tuan " ucap asisten xi lalu ia pergi keluar untuk mencari makanan.


sedangkan vincent ia menunggu delia disamping nya sambil ia mengusap tangan delia dan ia memandangi wajah delia.


" wanita sialan berani sekali membuat wanita ku menjadi seperti ini" gumam vincent dalam hati nya yang sedang kesal dengan lily.


lalu tidak lama kemudian delia pun tersadar lalu ia mencoba membuka kedua mata nya berlahan dan saat itu ia melihat atap ruangan yang begitu polos dan tercium bau obat.


" dimana aku" ucap delia dan ia pun mencoba bangun dari tidur nya.


" tunggu kau harus banyak istirahat ,sekarang kau ada dirumah sakit" ucap vincent sambil menahan delia agar ia tidak bangun dari tidur nya.


" kenapa aku bisa ada di rumah sakit "


ucap delia.


" apa kau tidak ingat apa pun " ucap vincent.


" hmmmm.. tunggu waktu kau pergi menemui ibu mu aku duduk sendiri di taman tetapi ada seorang lelaki yang menghampiri ku dia mengajak ku berbicara dan memberikan segelas air sebagai tanda pertemanan"


ucap delia.

__ADS_1


__ADS_2