
" delia terima kasih kau sudah mau jujur pada ku " ucap vincent sambil memeluk delia.
"tapi aku merasa bersalah jika aku telah mencintai mu.. aku takut rasa ini akan membawa petaka.. dengan status kita yang berbeda aku takut akan berdampak buruk nantinya.. vincent tidak seharus nya aku memiliki perasaan terhadap mu" ucap delia dengan ekspresi murung nya itu.
" delia kau percaya padaku.. aku akan berjanji bahwa aku tidak akan meninggalkan mu.. aku berjanji bahwa perbedaan status dalam hubungan kita tidak berlaku " ucap vincent yang meyakinkan delia.
"tapi... aku masih takut vincent" ucap delia yang tidak percaya sepenuh hatinya pada vincent.
" delia... apakah aku harus mempublish hubungan ku bersama ku akan kau percaya padaku " ucap vincent.
" tidak.. jangan aku tidak mau jika orang lain tau tentang hubungan kita " ucap delia pada vincent.
"iya aku hampir lupa kalau masih ada orang licik disekitar ku aku tidak boleh gegabah apalagi melibatkan delia" gumam vincent dalam hatinya, karna terlalu senang nya akhirnya delia mengakui perasaannya, sampai dia hampir lupa masih ada orang licik dan jahat disekitarnya karna terlalu berbahaya , dia tidak sampai bertindak gegabah.
__ADS_1
" delia apa kau bisa berjanji pada ku " ucap vincent sambil menatap mata delia dengan penuh keseriusan.
"apa.." sahut delia.
"apa kau bisa berjanji pada ku, bahwa kau tidak akan meninggalkan ku... serumit dan sesulit apa perjalanan ini apa kau bisa berjanji padaku" ucap vincent sambil menatap kedua mata delia dengan penuh harap.
"i..iya aku akan tetap bersama mu" ucap delia.lalu mereka berdua pun berciuman sambil berpelukan.suasana romantis di kamar delia yang kini terselimuti oleh aura asmara mereka berdua.
" delia ada apa " ucap vincent.
"kamu harus istirahat, kamu masih belum pulih" ucap delia yang menyuruh vincent untuk istirahat.
" tidak aku tidak apa - apa " ucap vincent dengan santai.
__ADS_1
" kau.. apakah kau hanya berpura - pura sekarang ... bukan kah kau mengatakan kau tidak punya tenaga " ucap delia pada vincent.
"ahh.. tidak delia aku memang masih tidak bertenaga, aku memiliki tenaga setelah aku memakan bubur mu delia" ucap vincent dengan nada pedas karna alasan itu sudah diketahui delia.
"baiklah.. alasan mu aku terima jadi biarkan aku pergi aku akan membersihkan rumah kau tetap istirahat saja dikamar ku" ucap delia dengan tegas.
"baiklah.." ucap vincent dengan rasa kecewa karna di dalam hatinya ia ingin sekali memeluk delia.lalu saat delia sudah keluar dari kamarnya dan meninggalkan vincent untuk beristirahat, sisi lain vincet sangat senang dia tidak menyangka bahwa kini delia dengan dirinya sudah sama - sama menyatakan perasaannya.
"raizel sepertinya curhatan mu berguna, berkat kau aku belajar banyak hal. hehe.. aku harus menlaktir mu minum" gumam vincent dalam hati yang akan menlaktir sahabatnya.
" hmmm... ternyata memang benar sakit itu menyenangkan.. berkat sakit ini aku bisa mendapatkan delia.. owh apakah harus memujimu atau berterima kasih pada mu.. " ucap vincent yang berceloteh sendiri di kamar delia, betapa senangnya dia kini.
lalu beberapa saat ia kini mulai bosan yang sejak tadi hanya diam di kamar, akhirnya ia memutuskan untuk berjalan keluar mencari udara segar.dan saat ia sedang bersantai di teras rumah, ia melihat delia yang sedang menyirami bunga.
__ADS_1