
lalu tidak lama kemudian mereka berdua pun tiba di rumah kediaman vincent lalu mereka berdua pun turun dari mobil.
" rumah ini besar sekali " gumam delia dalam hati nya.
" vint apa ini rumah mu" ucap delia.
" iya mari masuk " ucap vincent .
tetapi delia tidak mau masuk karna ia merasa takut dan gugup.
" kenapa " ucap vincent yang melihat delia hanya terdiam .
" aa..kuu merasa gugup dan sedikit takut " ucap delia.
" tenang saja tidak apa-apa kau cukup berperan sebagai pacar ku " ucap vincent.
" aaaa..aaapa kau bilang" ucap delia yang terkejut.
" iya maksud ku kau harus membantu ku untuk berpura-pura sebagai pacar ku di depan orang tua ku " ucap vincent.
" aaku tidak bisa " ucap delia .
" kau hanya perlu diam dan jadi dirimu sendiri" ucap vincent.
" ayo masuk " ucal vincent sambil menggandengan tangan delia.
lalu mereka berdua pun masuk kedalam saat mereka berdua masuk, sedangkan delia cukup terkejut saat melihat kondisi rumah yang begitu bagus dan mewah.
" wahh.. mewah sekali apa ini benar -benar rumah ini seperti istana " gumam delia dalam hati.
lalu tiba-tiba ibu nya vincent pun datang menghampiri mereka berdua.
" akhir nya kau pulang juga " ucap ibunya yang tiba-tiba mengomeli vincent.
" ibu aku baru saja pulang kenapa kau sudah memarahi ku" ucap vincent.
" apakah ini ibu nya vincent, wahh.. cantik sekali terlihat masih muda " gumam delia dalam hati nya saat melihat ibu nya vincent.
lalu ibu nya vincent yang melihat delia datang ia langsung berubah ekspresi .
" mari duduk , anak manis siapa namamu ? " ucap ibunya vincent kepada delia.
" de..delia nyonya" ucap delia sambil menggengam tangan nya sendiri karna ia merasa gugup.
" delia anak yang cantik seperti orang nya " ucap ibu nya vincent.
__ADS_1
lalu saat mereka sedang bervincang di ruang keluarga tiba -tiba pelayan pun datang menghampiri mereka .
" nyonya semua nya sudah siap " ucap pelayan itu.
" oh iya baiklah mari ikut bersamaku" ucap ibu nya vincent dengan ramah kepada delia lalu ia menarik delia untuk ikut bersama nya ke ruang makan.
lalu vincent yang melihat ibu nya senang dengan kedatangan delia ia pun merasa senang juga lalu vincent pun menyusul delia dan ibu nya keruang makan.
" silakan kau duduk disini " ucap ibu nya vincent kepada delia yang menyuruh delia duduk di samping vincent.
" baik nyonya " ucap delia.
lalu tiba-tiba ayah nya vincent pun datang dan menghampiri mereka yang sedang berada di ruang makan lalu ibu nya vincent yang melihat suaminya datang ia langsung menyambut nya.
" suami mari sini..sini " ucap ibu nya vincent.
" ada apa " ucap ayah nya vincent sambil menghampiri istri nya dan duduk disamping istri nya.
" lihat siapa yang datang " ucap ibu nya vincent lalu ayah nya vincent pun memandang ke arah delia.
" benar sekali suami ku dia adalah pacar anak kita akhir nya anak kita memang benar- benar normal " ucap ibu nya vincent.
" hey bu ayolah jangan membahas yang tidak penting " ucap vincent yang merasa malu kepada delia karna sikap ibu nya.
" sayang lihat anak mu itu ia memang benar-benar anak kurang ngajar " ucap ibu nya vincent kepada suami nya.
" hmmmmm..." vincent yang hanya terdiam saat terkena omelan ayah dan ibu nya.
" sudah-sudah mari makan" ucap ibu nya vincent yang mengajak untuk makan bersama.
" delia sudah berapa lama kau berpacaran dengan anak ku ini" ucap ibu nya vincent.
dan delia yang mendengar pertanyaan itu ia cukup terkejut dan merasa bingung akan menjawab apa.
" tidak lama bu kurang lebih sekitar bulan " ucap vincent.
" uhhh .. akhir nya kau menolong ku juga " gumam delia dalam hati nya yang merasa lega saat vincent membantu menjawab.
" lumayan lama " ucap ibu nya vincent.
" delia silakan makan yang banyak yah agar kau sehat ini .. ini... dan ini " ucap ibu nya vincent sambil mengambil kan semua jenis makanan yang ada di meja makan ke piring nya delia.
" ahh.. terimakasih nyonya " ucap delia yang merasa canggung.
" ayo habiskan " ucap ibu nya delia lalu delia pun memakan nya.
__ADS_1
" bagaimana apakah enak, apakah kau suka dengan makanan itu jika kau tidak suka aku akan menyiruh pelayan untuk memasakan lagi untuk mu " ucap ibu nya vincent.
" tidak,, tidak perlu nyonya ini sangat enak aku sangat suka " ucap delia.
" bagus lah jika kau suka ,, ayo habiskan makanan mu " ucal ibu nya vincent.
saat mereka berempat menyatap makanan delia merasakan suasana diruang makan itu yang begitu hangat dan nyaman .
" baiklah jadi besok malam seperti nya kita harus mengadakan pesta untuk merayakan nya" ucap ibu nya vincent.
" aku setuju seperti yang direncanakan sebelum nya " ucap ayah nya vincent.
" bagaimana " ucap ibu nya kepada vincent.
" aku tidak masalah " ucap vincent yang menyetujui nya.
" baiklah karna semua nya sudah setuju aku akan menyiapkan acara pesta nya " ucap ibu nya vincent yang mulai heboh sendiri.
lalu saat mereka sudah selesai makan malam mereka langsung menuju ke ruang keluarga dan duduk bersama disana.
" delia.. ayo bantu aku memilih tempat untuk pesta besok malam" ucap ibu nya vincent kepada delia sambil menunjukan gambar-gambar nya.
" iya kalian bisa memilih tempat dimana pun kalian suka " ucap ayah vincent.
" apakah kita lebih baik merayakan nya di pantai, atau menyewa gedung " ucap ibu nya vincent.
" apa kita lebih baik nya merayakan di pulau " ucap ayah nya vincent.
" ahhh iya ... aku setuju jika di pulau " ucap ibu nya vincent .
" ahh.. apakah merayakan pesta harus menyewa tempat seperti itu " gumam delia dalam hati karna ia merasa heran.
" bagaiman dengan mu delia kau lebih suka yang mana " ucap ibu nya vincent.
" ahh.. aku menurut ku kita lebih baik mengadakan dirumah saja tidak perlu menyewa tempat " ucap delia yang memilih tetap dirumah.
" apahh dirumah saja , sayang kau setuju dengan ku kan pesta ini harus mewah dan semua juga harus tau " ucap ibu nya vincent yang mulai mengadu kepada suami nya.
" iya menurut ku juga begitu" ucap ayah nya vincent.
" apa .. apa kehidupan orang kaya harus seperti ini " gumam delia yang bingung .
" sudah lah ibu ayah biarkan delia yang memilih tempat nya lagi pula aku juga setuju dengan nya " ucap vincent .
" baiklah kalo begitu kali ini aku akan mengalah" ucap ibu nya vincent.
__ADS_1
" uhh.. akhir nya jika begini tidak banyak orang yang tau kan jika kita pacaran bohongan" gumam delia dalam hati nya yang merasa lega .