
" delia kau harus duduk disini" ucap ibu vincent yang menarik kursi untuk delia, dan menyuruh nya untuk duduk didekatnya.
" te..terimakasih nyonya " ucap delia pada ibu vincent.
" nah silakan nikmati, ini semua masakan koki terbaik kami apa kau menyukainya " ucap ibu vincent pada delia.
" iya ini enak " ucap delia yang baru saja makan sesuap dan mengatakan bahwa makanan itu enak.
" baguslah jika kau menyukainya aku akan menyuruh koki untuk membuatkan lagi untuk mu" ucap ibu vincent yang merasa senang dengan delia. sedangkan vincent yang sedang duduk dihadapan delia, saat ia melihat ibunya, ia merasa ibunya begitu senang dengan delia.
" sepertinya ibu sangat menyukai delia.." gumam vincent dalam hatinya dan ia merasakan kehangatan didalam rumah itu semenjak ada delia yang hadir dikehidupan nya, karna sebelum mengenal delia rumah itu terlihat sepi dan dingin, namun semenjak delia hadir dikehidupan mereka rumah itu terlihat hangat dan suara canda tawa dari kedua orang tua vincent pun mulai terlihat.
" delia bagaimana jika kau tidur disini " ucap ibu vincent yang menginginkan delia untuk menginap.
__ADS_1
" aakk..aku tidak bisa" ucap delia yang terkejut.
" kenapa.. apa vincent yang mengancam mu " ucap ibu vincent yang selalu membawa bawa anak nya.
" ibu..." ucap vincent pada ibunya.
" diam... aku tidak bicara dengan mu" ucap ibunya dengan tegas pada anaknya, lalu vincent pun terdiam.
" maaf.. nyonya tapi aku tidak bisa menginap,besok aku harus berkerja " ucap delia pada ibu vincent.
" apa berkerja " ucap ibu vincent.
" apa kau satu perusahaan dengan vincent, jika begitu kau bisa berangkat bersama dengan vincent" ucap ibu vincent yang mengira delia berkerja di perusahaan yang sama dengan vincent.
__ADS_1
" tidak.. aku tidak berkerja diperusahaan " ucap delia.
" lalu apa kau berkerja di perusahaan yang berbeda dengan vincent jika iya, biar kan vincent besok mengantar mu" ucap ibu vincent yang belum mengetahui pekerjaan delia yang sebenarnya.
" bukan nyonya.. saya hanya berkerja di cafe" ucap delia yang berterus tenang dengan ibu vincent. namun ibu vincent yang langsung mendengar jawaban delia ia langsung terdiam sejenak, dan delia yang melihat ekspresi dari ibu vincent yang berubah menjadi diam, ia hanya bisa pasrah karna ia berfikir tidak mungkin bisa diterima oleh keluarga yang terpandang seperti mereka.
" oh baiklah kalo begitu biarkan vincent yang mengantar mu pulang " ucap ibu vincent dengan suara pelan.
" baiklah nyonya " ucap delia dengan lembut, lalu ia merasa bahwa dirinya kini sudah tidak disukai oleh orang tuanya karna delia menilai dari ekspresi ibu vincent namun vincent yang melihat itu, ia yang tetap tenang sambil menghabiskan makan malam nya. dan seketika ruang makan pun berubah menjadi hening delia yang yang hadir diantara mereka ia merasa canggung dengan keadaan itu.
" baiklah ini sudah semakin malam aku pamit untuk pulang " ucap delia yang ingin cepat - cepat pulang karna ia merasa tidak nyaman dengan suasana yang seperti itu.
" biarkan vincent mengantar mu" ucap ibu vincent dengan singkat dan jelas. lalu delia yang belum mengucapkan terima kasih, namun ibunya vincent langsung pergi meninggalkan delia dan vincent. dan vincent yang berada di situ langsung berdiri dari kursi nya dan mengantar delia pulang.
__ADS_1