
sedangkan lily yang baru saja selesai membersihkan badan nya ia langsung duduk di depan meja rias, sambil memainkan ponselnya.namun saat lily sedang membuka salah satu media sosial nya tak sengaja muncul foto vincent dari beranda media sosial tersebut.
"vin..vincent" ucap lily yang terkejut saat melihat foto vincent yang muncul di media.
"vincent kau memang tidak berubah kau tetap tampan saja, apa kau tau sampai saat ini aku masih mencintai mu" ucap lily sambil menatap foto vincent yang ada di ponsel nya.
"vincent aku mencintai mu, kau harus menjadi milik ku aku akan lalukan apa pun agar kau menjadi milik ku" ucap lily sambil mengepalkan tangan nya.
"ekhmm.. morgan kau pikir aku wanita bodoh" ucap lily yang sedang berkaca sambil menyisir rambut nya.
" kau pikir aku wanita idiot, yang akan menuruti semua kemauan otak mesum mu itu, jangan mimpi.. aku berada disini karna aku tau kau menguntungkan untuk ku, aku mencintai ponakan mu, ponakan mu yang begitu tampan ekhmm" ucap lily sambil tersenyum licik.
" ehmmm.. tak masalah jika aku sekarang belum bisa mendapatkan vincent, namun aku sudah menaiki mu dan menikmati harta keluarga lu dan itu sudah lumayan baik untuk ku.. asal kau tau morgan aku memanfaatkan mu karna kau lumayan sedikit berguna, jika aku sudah memiliki vincent aku akan menendang mu morgan lu" ucap lily sambil tersenyum licik, yang diam - diam ia memanfaatkan kekuatan morgan dan memiliki rencana jahat.
__ADS_1
" tokkk...tok..tok..." suara pintu kamar yang diketuk seseorang dan seketika lily langsung terdiam.
"ia masuk" ucap lily yang mengizinkan seseorang masuk.lalu tak lama pintu kamar pun terbuka dan seseorang berjalan masuk.
"sayang" ucap morgan yang menghampiri lily.
"ah. iya tuan" ucap lily yang masih berdandan.
"apa kau kesal pada ku" ucap morgan pada lily.
“dasar lelaki tua, kali ini apa mau mu” gumam lily dalam hatinya.
"baguslah, apa kau masih ingin keluar" ucap morgan pada lily.
__ADS_1
"sebenar nya aku ingin, tapi jika tuan tidak mengizinkan ku aku tidak masalah tuan" ucap lily dengan lembut.
"jika kau masih ingin pergi berjalan - jalan keluar tidak apa - apa, aku akan ikut denganmu" ucap morgan yang tiba - tiba menyetujui permintaan lily.
"hah.. sungguh apa kau benar - benar mengizin ku tuan" ucap lily yang merasa senang karna keinginan nya akhir nya disetujui, lalu ia langsung bangun dari duduknya dan menghampiri morgan dengan memeluknya.
" tuan.. terimakasih " ucap lily sambil memeluk morgan.
"ekhh.. tua bangka akhirnya kau tidak enak hati bukan terhadapku, jika sejak tadi kau menyetujuinya aku tidak akan kesal seperti ini dasar lelaki tua sialan" gumam lily dalam hati.
"iya aku pikir, kita bisa berjalan dan belanja bersama lalu kita coba makan malam diluar nanti" ucap morgan.
"baiklah tua aku mau" ucap lily yang masih memeluk morgan dengan manja.
__ADS_1
"baiklah sana cepat ganti pakaianmu, aku menunggumu di mobil" ucap morgan pada lily yang menyuruhnya berganti pakaian dan bersiap.
"baiklah tuan" ucap lily dengan nada senang.lalu setelah morgan pergi meninggalkan kamar itu, lily pun langsung bergegas untuk bersiap - siap.