Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 33


__ADS_3

sedangkan lily yang ditinggalkan sendirian oleh vincent dan raizel ia merasa sangat jengkel dan marah.


" ihhh..vincent kau membuatku kesal " ucap lily yang merasa jengkel pada vincent.


lalu vincent yang baru saja keluar dari ruangan nya bersama raizel ia langsung menuju lift dan menekan tombol untuk turun ke lantai satu.


saat mereka berdua sudah sampai dilantai satu mereka berdua disambut oleh karyawan-karyawan nya.


" selamat siang tuan " ucap para karyawan nya itu sambil memberi hormat dengan menundukan kepala nya.


kemudian vincent ia tidak mengatakan apa-apa ia tetap berjalan dengan pandangan kedepan dan diselimuti aura ketampanan nya .


dan setelah mereka sampai diluar kantor tiba-tiba mobil raizel pun tiba dihadapan nya lalu asisten raizel pun keluar untuk membukakan pintu belakang mobil.


" silakan tuan " ucap asisten raizel sambil membuka pintu belakang mobil.


" vint aku pergi dulu " ucap raizel .


" baiklah hati-hati dijalan " ucap vincent.


lalu raizel pun pergi dan tidak lama kemudian asisten xi pun datang sambil membawa mobil setelah itu asisten xi pun keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil belakang untuk vincent.


" silakan tuan" ucap asisten xi.


tanpa berkata-kata lalu vincent pun masuk ke dalam mobil lalu asisten xi pun mulai menjalan kan mobil itu .


" tuan " ucap asisten xi.


" ada apa " ucap vincent.


" tuan aku ingin memberi taumu soal kejadian semalam " ucap asisten xi yang ingin memberi? tau vincent soal kejadian semalam saat terjadi kebakaran di tempat delia.?


" apa kau menemukan sesuatu " ucap vincent .


" iya tuan , semalam saat api sudah mulai padam aku menemukan korek api yang terjatuh seperti nya seseorang sudah sengaja membakar toko itu " ucap asisten xi.


" lanjut selidiki " ucap vincent.


" baiklah tuan " ucap asisten xi.


lalu saat di tengah perjalanan vincent tiba-tiba memerintahkan asisten nya untuk berhenti.


" berhenti " ucap vincent.


" iya tuan " lalu asisten xi pun langsung mengijak rem mobil dan mobil pun berhenti.


" belikan makanan yang ada direstoran itu " ucap vincent yang memerintah kan xi untuk membelikan makanan.


" baik tuan " ucap asisten xi yang lalu keluar dari mobil dan ia pun pergi ke restoran untuk membeli makanan.


sedangkan vincent ia menunggu asisten nya di dalam mobil lalu vincent yang mulai memikirkan delia karna rasa khawatir karna sudah ada orang yang mulai mencoba mencelakai nya.


" siapa pun yang ingin mengganggu delia, dia akan berurusan dengan ku " gumam vincent dalam hati nya.

__ADS_1


lalu tidak lama kemudian asisten xi pun kembali sambil membawa makanan.


" Tuan aku kembali " ucap asisten xi.


" jalan ke rumah delia " ucap asisten vincent.


" baik tuan " ucap asisten xi.


lalu asisten xi pun menyalakan mobil nya dan pergi ke arah rumah delia.


tidak lama kemudian vincent pun tiba dirumah delia lalu vincent pun turun dari mobil nya dan melihat delia yang sedang bersama jessica di toko bunga itu lalu ia menghampiri delia bersama asisten xi yang mengikuti di belakang nya.


dan delia yang sedang membereskan sisa-sisa barang yang sudah terbakar lalu ia menyadari bahwa vincent telah datang .


" apa yang kau lakukan " ucap vincent.


" hmmm.. " jessica yang baru menyadari kedatangan vincent.


" aku sedang membereskan dan memisahkan barang-barang yang masih bagus " ucap delia.


" apa kau sudah makan " ucap vincent.


" belum " ucap delia.


" kenapa kau bodoh sekali ini sudah siang kenapa kau belum makan , ayo istirahat biarkan xi nanti membantu mu" ucap vincent.


" baiklah, hey jess mari makan " ucap delia sambil memanggil teman nya untuk makan bersama sedangkan asisten xi dia melanjutkan pekerjaan delia.


" oke baiklah " ucap jessica sambil menghampiri delia lalu mereka bertiga pun beristirahat untuk makan siang.


" dasar bodoh " ucap vincent sambil mengusap pipi delia yang hitam karna terkena arang.


lalu delia yang sedang makan ia langsung berhenti sejenak dan ia langsung menatap wajah vincent.


" dasar gila kenapa kau membuat jantung ku berdebaran seperti ini disaat aku sedang makan untung aku tidak tersedak dasar vincent bodoh " gumam delia dalam hati nya dengan wajah yang memerah .


" hey kenapa kau memanggil ku bodoh " ucap delia dengan wajah nya yang memerah seperti tomat rebus.


" kau memang bodoh " ucap vincent sambil menylentik kening delia.


" aauuuuchhh... kau " ucap delia sambil mengusap kening nya.


" sudah habiskan makanan mu " ucap vincent sambil tersenyum kecil lalu ia bangun dari duduk nya dan pergi berjalan.


lalu jessica yang sedang berada didekat nya ia merasa seperti obat nyamuk dan merasa terasingkan.


" astaga aku merasa seperti nyamuk disini , jahat sekali mereka berdua masih sempat sempat nya berperilaku romantis seperti itu di depan ku yang sedang jomblo ini uuhhh....." gumam jessica dalam hati nya sambil menggertakan gigi.


" hey apa kalian tidak bisa melihat jika aku ada disini ini " ucap jessica .


" kau kenapa " ucap delia dengan wajah polos nya.


" lihat masih belum paham dia masih sempat-sempat nya menannyakan aku kenapa aduh delia kau ini memang benar-benar tidak paham yah " gumam jessica dalam hati nya .

__ADS_1


" tidak apa-apa " ucap jessica dengan rasa kesal nya kepada delia.


lalu mereka berdua pun langsung menghabiskan makan siang nya.


sehabis selesai makan siang delia dan jessica pun langsung melanjutkan membereskan sisa-sisa barang yang berantakan lalu setelah semua nya selesai mereka pun duduk santai dan beristirahat.


" uhhhh akhir nya selesai juga " ucap jessica.


" kalian tunggu disini aku akan mengambilkan air untuk kalian " ucap delia lalu ia pun pergi berjalan menuju ke rumah nya untuk mengambil air .


" hmmm aku perhatikan seperti nya vincent memang benar-benar peduli pada delia tapi aku tidak boleh gegabah mungkin saja vincent mendekati delia karna untuk main-main aku harus berhati-hati " gumam jessica dalam hati nya yang merasa khawatir bahwa sahabat nya akan dipermainkan oleh vincent.


lalu tidak lama kemudian delia pun datang sambil membawa minuman.


" ini minuman dingin sudah datang silakan diminum " ucap delia sambil menyungguhkan minuman nya.


" ahhh akhirnya datang aku haus sekali " ucap jessica.


" mari silakan di minum " ucap delia.


lalu asisten xi dan vincent pun mengambil minuman nya masing-masing dan mereka pun meminum nya.


" owh iya delia besok aku akan menghampiri mu jadi kau harus bangun pagi kita akan berangkat bersama " ucap jessica .


" baiklah " ucap delia.


" kau mau kemana " ucap vincent yang penasaran.


" aku akan melamar kerja besok " ucap delia sambil meminum minuman nya.


" kerja , dimna kau akan melamar kerja " ucap vincent.


" delia akan melamar berkerja ditempat aku berkerja jadi nanti kita berdua akan berkerja bersama " ucap jessica.


" tidak , kau bisa berkerja ditempat ku " ucap vincent .


" berkerja ditempat mu ?" ucap delia.


" iya kau bisa berkerja dikantor ku " ucap vincent kepada delia.


" apa, aku berkerja dikantor bahkan aku tidak punya keahlian ataupun pengalaman " ucap delia.


" tidak apa-apa kau bisa saja berkerja dikantor ku " ucap vincent.


" tidak aku tidak mungkin bekerja dikantor bersama vincent itu malah akan membuat repot dan memalukan " gumam delia dalam hati nya.


" hmmmm..jika ku pikir baik-baik sebaik nya aku berkerja dicafe saja " ucap delia.


" tapi kau bisa " ucap incent yang belum selesai berbicara tiba-tiba dipotong oleh delia.


" vint terima kasih atas tawaran mu tapi ini keputusan ku dan aku yang memilih dan sekarang waktu nya untuk semangat memulai hidup baru ayoo bersulang " ucap delia dengan suara yang penuh bersemangat dan mengajak mereka untuk bersulang


" ayo bersulang " ucap jessica lalu mereka lun bersulang.

__ADS_1


" baiklah jika itu mau mu aku akan selalu mendukung mu " gumam vincent dalam hati nya .


sedangkan vincent yang mendengar itu pun ia hanya terdiam dan tersenyum karna ia merasa senang karna delia penuh dengan semangat dan tidak terlarut dalam kesedihan dan itu membuat vincent semakin menyukai nya .


__ADS_2