
" apa kau bisa diam dan berhenti mengejek ku" ucap raizel.
" iya iya baiklah, lanjutkan cerita mu.." ucap vincent.
" setelah aku bertemu dengannya dan aku diusir, aku tidak langsung pergi aku tetap disitu sampai dia membukakan pintu untukku, aku tetap dibalik pintu itu hingga tengah malam dan sampai hujan deras. dia tidak tau jika aku masih disitu. saat dia membuka pintu dan hendak keluar ia terkejut melihat ku yang masih berdiri disitu. tapi payah nya aku karna tubuhku yang terlalu lama menahan dingin hingga aku tak kuat menahannya sampai aku pun tak sadarkan diri." ucap raizel.
" kau pingsan " ucap vincent.
" iya tapi aku merasa senang saat itu dengan adanya aku pingsan. karna setelah aku sadar ternyadar dia yang merawat ku dirumahnya. lalu aku bertanya padanya tentang masalah kita berdua, lalu dia mengatakan semuanya. dan sampai situ aku mengerti bahwa wanita tidak semuanya sama, dan setelah itu aku langsung mengajaknya serius tapi dia tidak langsung menerimaku karna dia banyak berfikir yang terbanding terbalik denganku, yang pertama dari masalah keluarga, status sosial, derajat dan lain - lain. dan itu semua yang membuatku muak. hingga akhirnya aku bertekad untuk menemui orang tuanya dan aku bicarakan apa tujuanku. dan sampai saat ini kami memiliki hubungan yang romantis kau tau" ucap raizel yang merasa bangga dengan usahanya.
__ADS_1
" iya selamat, tapi apa kau berniat untuk bermain - main saja dengan wanita yang kau kejar sampai seperti itu" ucap vincent yang penasaran karna temannya yang satu ini. sangat senang bermain - main dengan wanita dan meninggalkan nya disaat ia sudah bosan.
" tidak, aku tidak ada niatan seperti itu. yang sudah aku dapatkan dengan bersusah payah tidak akan ku lepas dengan mudah " ucap raizel dengan tegas.
" tapi bukannya ibu mu sudah menjodohkan mu dengan wanita lain, anak dari teman orang tuamu itukan..? tanya vincent kepada raizel.
" lalu apa kau akan menuruti orang tua mu " ucap vincent yang kembali menanyakan.
" hahaha.. ya jelas tidak. aku aku menikahi wanita yang aku cintai,meninggalkan perusahaan ayahku. dan kau tau aku selama ini diam - diam membangun perusahaan ku sendiri di belakang kedua orang tuaku. jadi jika orang tua ku memaksaku dan mengancamku aku sudah tidak takut lagi. " ucap raizel. dan vincent yang mendengar cerita sahabatnya itu pun hanya terdiam, karna ia tak menyangka bahwa sahabatnya yang ia anggap tak memiliki masalah hidup ternyata salah. dibalik cerianya yang ia tunjukan selama ini hanya untuk menutupi masalahnya. ia tidak ingin menunjukan nya pada yang lain.
__ADS_1
" kau sangat hebat.." ucap vincent sambil menepuk pundak sahabatnya itu.
" tidak juga aku hanya percaya pada apa yang aku kerjakan saja" ucap raizel.
vincent yang hanya terdiam dan tanpa mengatakan apa - apa, ia hanya tersenyum pada sahabatnya, ia masih tidak menyangka bahwa selama ini ia menutupi masalahnya dan tidak menceritakannya pada yang lain.
" jika kau butuh bantuan padaku katakan saja " ucap vincent pada raizel.
" terimakasih sudah mau mendengarkan ceritaku, baiklah maaf aku sudah mengganggu waktu kerja mu aku harus pergi karna masih ada yang harus ku kerjakan" ucap raizel sambil berjalan menuju pintu dan meninggalkan vincent sendirian dalam ruangannya.
__ADS_1