
siang hari saat vincent sedang berada diruangan nya bersama raizel tiba-tiba ibu nya vincent pun datang ke kantor nya.
" selamat siang nyonya " ucap semua pegawai karyawan yang menyambut kedatangan ibu nya vincent.
ibu nya vincent hanya tersenyum tanpa menjawab apa-apa ia tetap berjalan kearah lift dan berencana menuju ruangan kerja vincent kemudian lily yang mengetahui bahwa ibu nya vincent datang ia langsung mengahampiri nya.
" nyonya datang aku harus kesana " gumam lily dalam hati ia langsung menghampiri ibu nya vincent.
" selamat siang nyonya " ucap lily dengan ramah.
" lily apa vincent ada dikantor " ucap ibu nya vincent.
" iya nyonya vincent sedang berada diruangan nya " ucap lily.
" baguslah kalo begitu aku akan kesana " ucap ibunya vincent.
" nyonya kalo begitu biar aku antar " ucap lily.
" baiklah kalo begitu terimakasih " ucap ibunya vincent.
" sama-sama nyonya mari " ucap lily dengan ramah lalu ia mempersilakan ibu nya vincent untuk masuk ke lift terlebih dahulu.
sesampai nya dilantai yang dituju ibunya vincent pun langsung berjalan menuju ruangan kerja vincent bersama lily yang mengikuti nya dibelakang.
kemudian saat vincent sedang duduk bersama raizel diruangan nya ia cukup terkejut karna tiba-tiba ibu nya datang.
" vincent " ucap ibu nya dengan nada keras.
" ibu kenapa ibu disini " ucap vincent .
" hallo nyonya" ucap raizel yang menyapa ibu nya vincent.
" raizel kau disini " ucap ibu nya vincent sambil berjalan menuju sofa dan duduk disana sedangkan lily ia masih mengikuti ibu nya vincent dan ia pun berdiri dibelakang.
" iya nyonya aku hanya mampir sebentar kesini" ucap raizel.
" bagaimana kabar ibu mu " ucap ibu nya vincent.
" dia baik-baik saja nyonya " ucap raizel.
" kalo begitu sampaikan salam ku untuk nya " ucap ibu nya vincent.
__ADS_1
" baik nyonya akan ku sampaikan salam mu pada ibu ku " ucap raizel.
" ibu apa yang ibu lakukan disini " ucap vincent.
" aku datang karna untuk mengawasi mu dan mengingatkan mu " ucap ibunya vincent.
" ibu untuk apa kau mengawasi ku " ucap vincent.
" nyonya , nyonya tenang saja dan tidak usah khawatir selama ada aku, aku pasti tidak akan membiarkan vincent untuk telat makan. tadi pagi karna aku khawatir pada vincent takut dia belum sarapan jadi aku juga sengaja memasak dan membawakan makanan untuk vincent " ucap lily yang sedang mencari perhatian kepada ibu nya vincent.
" oh iya terimakasih lily kau sudah begitu perhatian kepada vincent" ucap ibunya vincent.
" baguslah seperti nya aku berhasil mendekati nyonya " gumam lily dalam hati.
" ah.. sama-sama nyonya ini memang sudah menjadi tugas ku untuk mengingatkan vincent" ucap lily.
" kau baik sekali lily , kalo begitu aku mengundang mu jangan lupa untuk datang ke acara pesta malam nanti " ucap ibunya vincent yang mengundang lily untuk datang ke acara pesta nanti malam.
" baiklah nyonya aku pasti akan datang" ucap lily ia merasa senang karna diundang oleh ibunya vincent ke acara pesta nya.
" raizel aku harap kau juga bisa datang untuk acara nanti malam" ucap ibunya vincent.
" akan aku usahakan nyonya " ucap raizel.
lalu ibu nya vincent pun ia bangun dari duduk nya dan pergi meninggalkan ruangan vincent bersama dengan lily yang mengikuti dibelakang nya.
" hmmm.. apakah itu pesta yang orang tua mu rancanakan " ucap raizel.
" iya " ucap vincent.
" hah,, jika orang tua mu akan mengadakan pesta seperti yang direncanakan artinya kau memang sudah benar-benar dekat dengan seorang wanita " ucap raizel.
" Hhhmmmm.." vincent yang hanya terdiam mendengarkan raizel mengoceh.
" Uwooowww..tidak ku sangka ini memang benar-benar menjadi kenyataann" ucap raizel yang mulai heboh.
" cukup jangan sampai aku berbuat sesuatu kepada mu" ucap vincent dengan ekspresi datar nya.
" hey kawan aku jadi penasaran siapa wanita yang berhasil menggerakan hati batu mu itu , jangan bilang jika itu lily" ucap raizel sambil merangkul vincent.
" kau " ucap vincent.
__ADS_1
" ahhh.. tunggu seperti nya memang benar jika itu lily ,iya nenek sihir itu diundang secara langsung oleh ibu mu apakah kau dengan dia" ucap raizel yang mulai menggoda vincent tetapi ketika raizel belum selesai berbicara tiba-tiba vincent menginjak kaki raizel.
" Aaaauuuu..aauhhhh " ucap raizel yang kesakitan saat kaki nya di injak oleh vincent.
sedangkan vincent yang menginjak nya ia merasa tidak bersalah ia pun hanya terdiam.
" hey kau menginjak kaki ku seperti ini sepertinya kaki ku retak " ucap raizel.
" bahkan lebih baik jika aku memutuskan kaki mu" ucap vincent.
" heyy..hey.heyy.. kau memang benar -benar kejam, emmm.... tapi seperti nya aku memang harus membatalkan semua jadwal ku untuk datang ke acara pesta mu nanti aku begitu sangat penasaran dan seperti nya aku harus menghubungi thomas, dan marvel" ucap raizel.
" tidak usah dihubungi ibuku pasti sudah mengundang mereka " ucap vincent.
" ya tetap saja , kalo begitu aku akan pergi dulu dan sampai bertemu malam nanti " ucap raizel lalu ia bangun dari duduk nya.
" baiklah kalo begitu hati-hati " ucap vincent.
" iya kau juga aku harap wanita yang akan menjadi calon kakak ipar ku itu cantik " ucap raizel lalu ia berjalan pergi dan meninggalkan vincent sendiri di ruangan nya.
" Drrttttt....Drrttt....drrtttt.."
getaran handphone vincent yang tiba-tiba bergetar.
" hallo tuan " ucap asisten xi.
" ada apa" ucap vincent.
" tuan tugas untuk menangkap kedua orang itu sudah kami ditangkap tuan " ucapa sisten xi.
" baiklah tunggu aku, aku akan segera kesana" ucap vincent.
lalu setelah vincent mendapat kabar dari asisten xi vincent langsung bergegas pergi dan berencana untuk menemui nya, lalu tidak lama kemudian vincent pun tiba dirumah besar tempat biasa vincent untuk memberi pelajaran kepada orang-orang yang sudah mengganggu nya dan saat vincent tiba ia langsung di sambut oleh para pengawal nya.
" tuan mereka ada di dalam" ucap salah satu pengawal nya.
lalu vincent tanpa berkata apa-apa iya langsung masuk ke rumah itu dan berjalan menuju ruangan tempat kedua orang itu dikurung, dan saat asisten xi mengetahui bahwa tuan nya sudah datang ia langsung menghampiri nya dan melapor kan tugas nya.
" tuan semua tugas sudah terselesaikan" ucap asisten xi.
"baguslah" ucap vincent sambil menghampiri kedua orang yang sedang diikat itu.
__ADS_1
"kau .. kau mau apa " ucap orang itu dengan nada gagap karna ia merasa takut.
" apa yang mau aku lakukan apakah kamu pantas bertanya pada ku " ucap vincent dengan nada santai namun disertai dengan tatapan tajam nya.