Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 18


__ADS_3

Pagi hari dirumah sakit Nenek yang sedang diruangan nya tiduran sambil memandang ke luar jendela melihat Awan yang begitu indah dengan warna biru yang mewarnai nya ditambah kupu-kupu yang berterbangan yang menghinggap di bunga-bunga yang seolah-olah sedang bermain berlari kesana kemari, lalu tidak lama kemudian dokter datang ke ruangan nenek untuk mengecek kondisi pasien nya.


" Bagaimana kondisi saya dok" ucap nenek.


" Hmmm.. nek kondisi mu tidak begitu baik sebaik nya lebih baik kita segera lakukan operasi untuk kesembuhan nenek " ucap dokter kepada nenek .


Lalu nenek pun terdiam dan tidak lama kemudian nenek pun selesai di priksa dan dokter keluar dari ruangan nya.


" Delia nenek sangat merindu kan mu " gumam nenek dalam hati.


******************


Lalu pagi hari ditoko bunga delia yang bersemangat untuk memulai aktifitas baru nya.


" Okey ,selama nenek tidak ada disini jadi aku yang akan bertanggung pada toko bunga ini ayo semngatt.." ucap delia dengan penuh energi.


Lalu delia pun langsung memakai celemek nya dan mengikat rambut panjang nya itu dan ia langsung menyapu lantai, dan mengelap meja.


Setelah semua itu selesai Delia pun langsung bergegas menyirami bunga-bunga nya.


Delia yang sedang asyik menyirami bunga-bunga nya itu tidak lama kemudian pelanggan pertama datang seorang gadis kecil cantik yang begitu manis.


" Kriingggg...nnngggggg...nngggg"


Suara nyaringan lonceng Delia yang mendengar itu langsung menoleh.


" Wahh pelanggan pertama ku datang,, baikk tunggu sebentar aku datang " ucap delia dengan semangat lalu delia pun bergegas menghampiri gadis itu dan siap melayani nya.


" Selamat datang ada yang bisa saya bantu " ucap delia dengan ramah.


" Emm.. anuu akuu ingin memesan satu buket bunga mawar putih " ucap gadis itu dengan malu-malu.


" Baik tunggu sebentar aku akan segera bungkus kan " ucap delia lalu tidak lama kemudian satu buket bunga mawar putih pun siap.


" Hey nona ini bunga mawar putih pesanan mu sudah jadi emm.. apakah ini untuk kekasih mu " ucap delia dengan menggoda gadis itu.


" Ahh..emm... Bukann bukann ini hanya untukk teman saja iyaa teman " ucap gadis itu dengan gugup dan malu-malu.


" Ohh,, baiklah apakah itu benar-benar teman" ucap delia.


" Ahh.. ini uang nya kalo begitu trimakasih " ucap gadis itu sambil membayar .


" Oke trimakasih nona , jangan lupa untuk mampir lagi " ucap delia.


Lalu setelah selesai membayar gadis itu pun pergi meninggal toko itu, sedangkan delia ia masih disitu sambil memandang gadis kecil itu pergi .


" Begitu indah masa-masa remaja aku jadi iri melihat nya " ucap delia.


Lalu delia pun mengambil gunting yang ada di laci meja itu dan delia bergegas untuk merapihkan bunga-bunga nya.


memotong daun-daun yang tidak bagus dan memotong tangkai bunga dengan hati-hati delia melakukan itu.

__ADS_1


Lalu tidak lama kemudian pelanggan kedua pun datang seorang lelaki kecil yang cukup tampan berpakaian seragam sekolah smp datang memasuki toko bunga itu dan delia yang melihat nya langsung menyabut nya.


" Selamat datang ada yang bisa bantu " ucap delia dengan ramah .


" Aku ingin pesan Satu buket bunga lily putih" ucap anak laki-laki itu dengan wajah sedih nya.


" Baik tunggu sebentar akan aku siapkan " ucap delia.


" Kakak,, apa kakak pernah kehilangan seseorang yang begitu penting di hidup kakak" ucap anak lelaki itu yang tiba-tiba menanyakan hal itu kepada delia.


Lalu delia yang mendengar pertanyaan itu dari anak laki-laki itu pun langsung terdiam sejenak.


" Iya kakak pernah bahkan kakak sudah kehilangan orang yang bagitu penting bagi kakak meski kakak belum pernah melihat wajah asli nya dan belum pernah memeluk nya. Ucap delia yang tiba-tiba teringat kedua orang tua nya yaitu ibu dan ayah nya.


Lalu anak laki-laki itu pun berdiri dan terdiam sambil menundukan kepala nya.


" Tapi meski kakak sudah kehilangan orang yang kakak sayang , kakak sadar bahwa kakak tidak boleh terlarut terus dalam kesedihan jadi kakak harus tetap semangat karna masih ada orang yang sayang sama kita dan harus kita jaga " ucap delia sambil tersenyum.


" Iya kak, baik lah kalo begitu aku tidak boleh bersedih lagi ,aku akan menjaga adik-adik ku sekarang karna nenek sudah tidak ada" ucap anak lelaki itu .


Delia yang mendengar itu ia langsung tersentuh seketika.


" Iya meski nenek mu sudah tidak ada tetapi Nenek selalu ada dihati mu " ucap delia di sertai dengan tersenyuman manis nya .


" Iya ka " ucap anak lelaki itu sambil mengusap air mata nya.


Lalu tidak lama kemudian buket bunga yang di pesan nya pun selesai.


" Terima kasih ka , kalo begitu aku akan pergi menemui nenek " ucap anak lelaki itu.


Lalu anak lelaki itu setelah selesai membayar ia pergi berjalan pergi meninggal kan toko bunga itu .


" Iya sampai jumpa dan hati-hati dijalan " ucap delia sambil melambaikan tangan nya.


Lalu delia duduk dan terdiam sambil memandang anak laki-laki itu pergi , delia merasa tersentuh saat mendengar perkataan anak lelaki tadi yang nenek nya sudah tiada lalu delia pun teringat pada nenek nya yang sedang terbaring di rumah sakit.


" Nenek.. aku kangen " ucap delia sambil memegang setangkai bunga lily.


Tidak terasa hari sudah sore delia yang sedang berada di toko bunga nya tiba-tiba ia kedatangan jessica.


" hallo selamat sore " ucap jessica dengan berjalan masuk ke dalam toko dan duduk.


" Hemm.. apa kau sudah selesai berkerja hingga kau datang kemari" ucap delia.


" Hey memang nya aku ini terlihat sedang membolos kerja , aku sudah selesai berkerja dan aku ingin mampir menemui mu "


Ucap jessica.


" Apa kau sedang merindukan ku "


Ucap delia.

__ADS_1


" Hey.. kau iya memang aku sangat merindukan mu jadi ayo cepat selesai kan pekerjaan mu dan kita pergi makan malam" ucap jessica kepada delia.


" Oke baiklah " ucap delia.


Lalu tidak lama kemudian delia pun selesai menyapu lantai dan merapihkan meja nya lalu delia pun menutup toko nya dan tidak lupa mengunci pintu toko nya , kemudian delia pulang kerumah nya dan jessica pun ikut bersama delia.


Tiba dirumah delia , delia langsung membuka pintu dan masuk berjalan ke ruang tengah bersama jessica dan mereka berdua pun duduk disofa.


" Hadeuhhh.. hari yang melelahkan"


ucap delia .


" iya memang entah mengapa bagi ku hari ini juga sangat begitu melelah kan"


ucap jessica.


" Del apakah kulkas mu ada makanan " ucap jessica sambil berjalan ke arah dapur.


" Ada kau cari saja disana" ucap delia.


" Untung ini masih ada jika tidak kita harus pergi untuk berbelanja dulu "


ucap jessica sambil membuka pintu kulkas.


"oke aku akan membantu mu membuat makan malam" ucap delia.


" Tidak aku yang akan membuat makan malam dan kau lebih baik pergi mandi saja " ucap jessica.


" Baiklah kalo begitu aku akan pergi mandi dulu" ucap delia lalu ia bangun dari tempat duduk dan ia berjalan ke arah kamar mandi.


Sedangkan jessica ia mulai memasak untuk makan malam, tidak lama kemudian delia pun selesai mandi lalu delia menghampiri jessica yang berada di dapur sedangkan jessica pun selesai membuat makan malam nya.


" Mari makan " ucap jessica.


" Oke " ucap delia lalu ia duduk di kursi.


Lalu mereka berdua pun menikmati makan malam bersama, setelah beberapa saat kemudian delia dan jessica pun selesai makan lalu mereka berdua membereskan meja makam bersama.


Tidak lama kemudian jessica pun berpamitan untuk pulang kerumah karna ia sudah memesan taxi.


" Aku pulang yah " ucap jessica.


" Apakau sudah memesan taxi" ucap delia.


" Iya sudah taxi sudah datang di depan" ucap jessica.


" Iya hati-hati yah " ucap delia.


" Oke kau juga jika ada apa-apa hubungi aku saja " ucap jessica.


Lalu jessica pergi berjalan menuju pintu depan bersama dengan delia yang mengantar nya sampai pintu depan.

__ADS_1


Lalu jessica pun berjalan menuju kearah mobil dan memasuki taxi nya dan taxi berjalan menuju alamat rumah jessica , sedangkan delia ia menutup pintu dan tidak lupa ia untuk mengunci nya dan delia pun berjalan menuju kamar nya dan bersiap untuk tidur malam.


__ADS_2