
"terima kasih" ucap vincent sambil tersenyum, lalu delia yang sedikit menyadarinya ia langsung terdiam sesaat.
" ee...ehhh " tung...tunggu maksudku bukan begitu, yang aku maksud aku percaya pulang ini pada mu " ucap delia dengan nada marah karna merasa malu.
"hadehhh... kau benar - benar delia" gumam jessica yang sedari tadi melupakan mereka berdua di kursi belakang.lalu tidak lama kemudian vincent pun sampai di depan rumah jessica.
" terima kasih.. sudah mengantarkan ku" ucap jessica yang sudah keluar dari mobil.
"baiklah kau jangan lupa beristirahat" ucap delia pada jessica.
"baiklah kau juga hati - hati" ucap jessica pada delia, lalu vincent pun langsung melanjutkan perjalanannya untuk mengantarkan delia pulang.dan saat dalam perjalanan suasana pun menjadi hening kembali.
"ini benar - benar keadaan yang tidak aku inginkan" gumam delia dalam hati karna dia merasa ragu dengan keadaan yang saat ini karna hanya ada mereka berdua di dalam mobil.
__ADS_1
" emmm....an...anuu " ucap delia yang belum selesai namun sudah di potong oleh vincent.
"apa.. aku bicara apa" ucap vincent pada delia karna dia tidak begitu mendengar jelas apa yang delia katakan.
"emmm.. itu apa kau sudah makan" ucap delia yang asal mengajukan pertanyaan karna dia sedang mencoba mencairkan suasana agar tidak begitu canggung.
"apa dia sedang merasa tertekan aku" gumam vincent dalam hati yang mengira delia sedang merasa nyamannya.
"apa dia akan mengajakku untuk kencan" gumam vincent dalam hatinya.
" oh.. sebaiknya kau tidak boleh seperti itu.. lebih baik setelah kau mengantar ku pulang kau harus segera pulang dan cepat makan " ucap delia dengan polos.
"tu..tunggu.. apa yang baru saja dia katakan, dia tidak mengajak ku kencan namun dia malah mengusir ku. hemmmm... tidak.. tidakk.. aku tidak akan menyerah sampai sini. saat kejadian kemarin sudah membuat ku merasa ragu sekarang tidak boleh terjadi lagi aku harus mendapatkan nya hari ini... dan aku yakin nenek pasti akan merestui ku dengan delia.. iya ku yakin itu" gumam vincent dalam hatinya yang sedang sedikit kesal dengan delia karna jawaban nya tidak memenuhi ekspetasinya, karna kekesalan nya sampai - sampai ia pun tidak menyadari bahwa delia dari tadi telah mengajaknya bicara.
__ADS_1
" halloww... vincent apa kau mendengarkan ku " ucap delia pada vincent, namun vincent saat itu masih belum sadar karna ia sedang menggerutu diam - diam dengan hati nya.
" vincenttt... heyy.. vincentt.. " panggil delia berulang - ulang dan seketika vincent pun tersadar.
" ehhh.. iya iya. emmm maaf aku tadi tidak mendengar mu " ucap vincent pada delia ia meminta maaf karna sudah mengabaikan nya sejenak.
" iya..iya tidak apa - apa.. vincent apa kau baik - baik saja " ucap delia pada vincent yang menanyakan keadaan nya karna ia menyadari vincent sedari tadi ia hanya terdiam sambil mengemudi.
" iya..iya aku baik - baik saja. hanya saja aku sedang sedikit tidak enak badan, jadi apa yang kau bicaran barusan " ucap vincent yang mencari alasan dan menanyakan topik pembicaraan apa yang sudah delia bahas, karna ia dari tadi tidak mendengar nya.
" tidak.. bukan apa - apa " ucap delia sambil memandang vincent.
" hmm.. baiklah sekali lagi aku minta maaf " ucap vincent dengan nada lembut.
__ADS_1