Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 19


__ADS_3

vincent yang sedang menyelesaikan pekerjaan di ruang kerja nya tiba-tiba kedatangan lily.


" pagi vin" ucap lily menyapa vincent yang berjalan masuk tanpa mengetuk pintu.


vincent yang hanya terdiam sambil mengerutkan dahi nya karna tidak senang dengan kedatangan lily yang hanya mengganggu bagi vincent.


" ini aku bawakan sarapan untuk mu " ucap lily di hadapan vincent sambil menaruh kotak makanan diatas meja kerja nya vincent.


lalu vincent pun yang hanya terdiam ia hanya fokus kepada pekerjaan nya dan ia mengabaikan lily.


" ini aku memasak sarapan spesial untuk mu jangan lupa untuk di makan yah, oke baiklah aku akan keluar dan melanjut kan pekerjaan ku" ucap lily lalu ia keluar dari ruangan kantor vincent.


saat lily baru saja keluar dari ruangan vincent tiba-tiba lily berpapas dengan raizel yang seperti nya akan bertemu dengan vincent, lily yang melihat raizel ia langsung memberhentikan langkah nya.


" hey,, tunggu " ucap lily kepada raizel.


dan raizel yang mendengar ucapan lily pun berhenti dan ia langsung menoleh ke arah lily.


" ada apa " ucap raizel


" apa kau ingin menemui vincent" ucap lily.


" yah tentu saja memang kenapa " ucap raizel yang bertanya balik.


" emm... aku memperingatkan mu sebaiknya kau jangan sering-sering mengganggu vincent berkerja mengertikan apa maksud ku " ucap lily kepada raizel .


" apa kau melarang ku bertemu dengan vincent" ucap raizel.


" iyah bisa dibilang seperti itu, baiklah aku banyak urusan yang harus aku selesai kan" ucap lily dengan lagak sombong nya itu sambil melangkah pergi meninggal kan raizel.


" ehh.. memang nya siapa dia lagak nya sudah seperti isti vincent saja " ucap raizel lalu raizel pun langsung masuk ke ruangan vincent tanpa mengetuk pintu.


" hey,,hey,,heyy,,, vin apa kau yang menyuruh nenek sihir itu untuk melarang ku datang kesini" ucap raizel .


" hah apa maksud mu" ucap vincent.


" wanita itu lily dia nenek sihir aku bertemu dengan nya di depan tadi dan dia berkata aku dilarang untuk menemui mu " ucap raizel .


" emmm.. seperti nya ucapan lily ada benar nya juga " ucap vincent.


" hey apa maksud mu ada benar nya, membuat ku kesal saja " ucap vincent.


" hmmm.. iya iya yahh, lalu kau sendiri ada apa datang kemari " ucap vincent yang masih sibuk dengan laptop nya itu.


" hey .. heyy.. sejak kapan kau membawa kotak makanan itu" ucap raizel.


" emmm..ini jika kau mau ambil saja " ucap vincent lalu menyodorkan kotak makanan yang baru saja lily berikan itu kepada raizel.

__ADS_1


" wahh kau memang kawan ku yang penuh perhatian memang aku sejak tadi pagi memang belum makan " ucap raizel


lalu raizel pun mengambil kotak makanan itu kemudian ia berjalan menuju sofa dan duduk di sofa sambil memakan makanan itu.


" wahh lihat menu sarapan apa untuk pagi ini "


ucap raizel sambil membuka tutup kotak makanan itu.


" heyy kau sebaik nya habiskan makanan mu di luar" ucap vincent.


" tidak.. tidakk aku akan menghabiskan makanan ku disini dan aku tidak akan mengganggu mu jadi kau selesaikan saja pekerjaan mu itu " ucap raizel sambil menyantap makanan itu.


lalu vincent pun mengabaikan teman nya itu dan ia pun mulai melanjutkan pekerjaan nya yang sebentar lagi akan selesai.


tidak lama kemudian......


" trimakasih untuk sarapan ini aku akan pergi melanjutkan pekerjaan ku " ucap raizel yang sudah menghabiskan sarapan itu.


" ya iya iya sebaik nya kau pergi dari tadi " ucap vincent.


" sudah ku duga memang sebenar nya kau ingin mengusir ku baiklah aku akan pergi karna masih banyak pekerjaan yang harus ku selesaikan" ucap raizel lalu raizel pun bangkit dari duduk nya dan pergi berjalan keluar ruangan vincent.


lalu tidak lama kemudian tiba-tiba suara ketukan pintu.


" tok..tok..tok..."


" masuk" ucap vincent, lalu masukan asisten xi.


" baiklah aku akan pergi nanti" ucap vincent ,lalu asisten xi pun pergi meninggalkan ruangan vincent .


********************


tidak terasa hari sudah siang di toko bunga delia yang sedang duduk sendiri ia merasa bosan.


" aarrghhhh " suara delia sambil merenggang kan badan nya.


lalu delia yang merasa bosan itu ia berfikiran untuk menutup toko nya lebih cepat karna disisi lain sedang tidak ada pembeli dan ia pun berniat untuk pergi menjenguk nenek nya.


" aku bosan sekali jam berapa ini " ucap delia sambil memandang jam tangan nya yang berada di tangan kanan nya.


" dari pada aku bosan dan tidak ada pembeli lebih baik ku pergi mengunjungi nenek saja " ucap delia lalu delia pun menutup toko nya dan pergi mengunjungi nenek nya.


tidak lama kemudian delia pun tiba di rumah sakit lalu delia pun segera masuk ke ruangan dan menemui nenek nya.


dan sesampai nya diruangan nenek delia berjalan menghampiri nenek dan delia pun langsung memeluk nenek nya.


" nenek... aku datang " ucap delia dengan riang.

__ADS_1


nenek yang melihat delia datang ia hanya tersenyum gembira.


" nenek aku sangat rindu padamu " ucap delia sambil memeluk erat nenek nya.


" nenek juga rindu padamu " sahut nenek sambil membelai rambut delia dengan lembut.


" delia apa kau kesulitan menjaga toko bunga kita " ucap nenek.


lalu delia yang mendengar pertanyaan dari nenek nya pun langsung melepaskan pelukan nya dan duduk dengan tegap.


" nenek apa kau tidak percaya pada cucu mu ini, tenang saja dan tidak usah kawatir toko bunga kita aman nenek " ucap delia .


" wahahah... iya nenek percaya padamu " ucap nenek disertai tawa kecil.


" nenek apa kau sudah makan" ucap delia.


" sudah, apa kau belum makan " ucap nenek yang menanyakan balik pertanyaan delia.


" emmm.. aku belum makan " ucap delia.


" hey kenapa kau sampe belum makan , kan sudah nenek ingatkan jangan sampe kau terlambat makan kan memang sekarang badan mu terlihat kecil" ucap nenek.


" iya ,,iya,, baiklah nenek aku akan keluar sebentar membeli makan tunggu aku ya nenek aku akan segera kembali " ucap delia sambil melangkah berjalan keluar.


lalu delia pun pergi untuk membeli makanan, tidak lama kemudian delia pun kembali disaat delia sedang berjalan di lorong rumah sakit delia tidak sengaja tertabrak oleh suster yang sedang terburu-buru dan delia pun langsung terjatuh sedangkan vincent yang sedang berdiri sambil memainkan handphone ia langsung tersadar dan langsung menangkap delia, dan pada akhir nya delia pun terjatuh ke pelukan vincent.


suster yang menabrak nya tadi iya pun meminta maaf sambil berlari karna terburu-buru.


"maaf aku aku tidak sengaja" ucap suster itu sambil berlari kecil.


sedangkan delia yang masih dipelukan vincent ia pun tersadar dan delia segera bangun sedangkan vincent yang masih memeluk delia ia sempat memandangi wajah delia dari dekat dan vincent pun segera tersadar dan ia pun segera melepaskan tangan nya.


" maaf kan aku " ucap delia dan pergi meninggal kan vincent.


sedangkan vincent masih berdiri terdiam sambil memandangi delia yang sudah berjalan jauh dari dirinya.


" sedang apa wanita itu disini" gumam vincent dalam hati nya dengan penuh penasaran.


lalu tak lama kemudian asisten xi pun datang bersama kepala rumah sakit dan beberapa staf lain nya dan menghampiri menghampiri vincent .


tidak lama kemudian delia tiba diruangan nenek nya delia pun langsung masuk dan duduk.


" kenapa wajah mu memerah delia" ucap nenek.


delia yang di beri pertanyaan seperi itu ia langsung gugup.


" ti..tii..tidak.. nenek ini aku hanya kepanasan saja" sahut delia dengan gugup.

__ADS_1


nenek yang memerhatikan cucu nya dengan tersenyum kecil itu membuat delia menjadi salah tingkah.


" nenek sudahlah jangan memperhatikan ku seperti itu, mari makan bersama" ucap delia sambil menyuapi nenek nya.


__ADS_2