
Lalu delia yang melihat lily pergi ia pun segera pergi dari situ dan delia tidak lupa untuk mengucap kan trimakasih kepada vincent.
" Trimakasih untuk yang tadi " ucap delia.
Lalu vincent yang mendengar delia mengucapkan trimakasih ia langsung berbalik badan dan pergi meninggal kan delia dan tersenyum tipis , laku vincent bersama dengan asisten xi kembali ke dalam mobil dan segera melanjutkan perjalanan nya .
Sedang kan lily yang melihat vincent yang tiba-tiba pergi begitu saja ia langsung pergi melanjutkan perjalanan nya sampai menuju restoran dan tidak lama kemudian delia dan jessica pun tiba di restoran mereka berdua langsung mencari tempat duduk dan duduk disitu lalu mereka pun memesan makanan.
" Hmmmm.. dasar kenapa aku harus bermasalah dengan wanita merepot kan itu " ucap lily.
" Ia benar seperti nya wanita tadi itu wanita yang sangat merepot kan " ucap jessica.
" Hmmm.. yah " ucap delia.
" Hmmm untung saja ada pertolongan datang jika lelaki itu tidak datang mungkin kita berdua sudah di seret masuk ke dalam penjara " ucap jessica.
" Yah kita untung saja tertolong " ucap delia.
" Del ngomong-ngomong apa kau kenal dengan pria tampan yang tadi " ucap jessica.
" Hmmm iyah aku lumayan kenal dia pria yang sudah aku tolong saat dia kecelakaan , yahh meski dia begitu pendiam tapi dia memang cukup tampan "
ucap delia .
lalu jessica yang diam-diam memerhatikan sahabat nya delia itu ia pun tersenyum saat mendengaran delia berkata seperti itu.
" Ekkhmm... benar kan dia memang sangat tampan dan sangat keren kau pun seperti nya juga tertarik pada nya" ucap jessica.
" Hey..heyy.. tidakk .. tidakk ... Aku tidak tertarik dengan nya dia itu pria yang sangat menyebal kan dan menjengkel kan dan aku pun tidak suka pada nya atau tertarik pada nya itu tidak..tidakk sama sekali" ucap delia.
" hmmm.. apakah benar seperti itu tapi kenapa wajah mu memerah seperti tomat" ucap jessica yang sedang merayu delia dan membuat nya malu lalu tidak lama kemudian pesanan mereka berdua pun datang .
" Ahhh tidak.. tidak.. owh ya mari makan sudah ..sudahh mari habiskan lalu kita pulang" ucap delia yang merasa salah tingkah karna ulah jessica.
" Hahaha,.. baik-baik " ucap jessica sambil tertawa saat melihat tingkah sahabat nya itu.
Lalu tidak lama kemudian saat mereka berdua selesai makan delia Yang hendak mengunjungi nenek nya dan jessica pun ikut menemani sahabat nya itu.
Tidak lama kemudian delia dan jessica pun tiba dirumah sakit dan delia segera berjalan menuju ke ruangan nenek nya.
Setiba nya di ruangan delia masuk dan berjalan kearah nenek nya dan duduk di samping nenek nya delia yang melihat nenek nya sedang tidur itu tak terasa air mata jatuh membasahi pipi delia .
" Nek aku datang , nenek tau aku sangat kangen pada nenek " ucap delia sambil memegang tangan nenek nya.
__ADS_1
Sedangkan jessica yang melihat delia yang sedang seperti itu ia hanya berdiri diam Sambil mengelus pundak delia.
" Nenek sudah tidur , kalo begitu mari kita pulang biarkan nenek beristirahat"
ucap delia.
Karna delia tidak mau membangunkan nenek nya yang sedang tertidur lalu delia membiar kan nenek nya untuk beristirahat dan mengajak jessica pulang dengan menaiki taxi.
Tidak lama kemudian saat tiba di rumah delia segera memasuki rumah nya untuk menyalakan lampu dan segera mandi untuk membersihkan badan .
Sedangkan jessica masuk dan duduk di ruang tengah sambil menunggu delia selesai mandi.
Dan tidak lama kemudian delia pun selesai mandi ia menghampiri jessica yang sedang memainkan handphone nya di ruang tengah dan delia pun duduk di samping jessica.
" Uhh segar nya,, hey sebaik nya kau sanah mandi" ucap delia.
" Tidak.. aku akan mandi dirumah saja " ucap jessica.
" Apa kau akan pulang" ucap delia.
" Iya aku sudah memesan taxi kenapa apa kau sedang merindukan ku hingga tidak ingin aku pulang " ucap jessica sambil mencubit pipi delia.
" Aaauuu.. tidak tidaak siapa juga yang merindukan mu" ucap delia sambil mengusap pipi nya.
" Baiklahh taxi ku sudah tiba aku akan pulang dulu kau sebaik nya langsung istirahat saja " ucap jessica.
" Baiklah" ucap jessica lalu berjalan keluar dan menaiki taxi yang sudah di pesan nya dan taxi pun berjalan pergi.
Dan delia yang sendirian dirumah nya ia langsung segera mengunci pintu dan menuju kamar nya untuk tidur .
" Hari yang melelah kan sebaik nya aku tidur cepat saja " ucap delia dan tidak tidak terasa delia pun tertidur lelap.
*****************
Malam hari di rumah yang mewah yang cukup besar di kediaman tuan jims dan lily mereka sedang menikmati makan malam dirumah nya, lalu tuan jims yang melihat putri nya seperti tidak berselera makan ia pun menanyakan keadaan nya.
" Kenapa raut wajah mu seperti itu apa makanan nya tidak enak " ucap tuan jims kepada putri nya lily.
" Tidak " ucap lily dengan wajah datar nya itu sambil memainkan sendok makan.
" Kalo begitu biar kan pelayan memasakan lagi untuk mu " ucap tuan jims .
" Tidak,, tidakk usah ayah aku hanya sedang tidak berselera makan" ucap lily.
__ADS_1
" Hmmm.. apa yang membuat mu tidak berselera makan " ucap tuan jims.
" bukan apa-apa hanya saja seperti nya ada wanita yang ingin merebut vincent dari ku" ucap lily.
" hahahahah,,, apa kau sedang kawatir" ucap tuan jims sambil tertawa yang melihat putri nya itu sedang cemburu.
" Heyy, ayah kenapa kau tertawa seperti itu aku memang benar-benar sedang cemas apa kau tidak tau itu " ucap lily.
" Hmmm.. sebaik nya kau habis kan makanan mu itu dan tidak usah kau pikirkan itu" ucap tuan jims.
" Bagaimana bisa aku tidak memikirkan nya memang sepertinya aku harus memberi wanita jalang itu pelajaran" ucap lily.
" Kau itu cantik jadi tidak usah takut vincent akan meninggalkan mu, dan sebaik nya kau harus hati-hati jangan lebih baik jangan berbuat macam-macam. Ucap tuan jims kepada putri nya yang sedang memperingatkan agar tidak berbuat macam-macam.
Lalu tuan jims yang sudah menyelesaikan makanan nya itu ia pun pergi meninggalkan ruang makan sedangkan delia masih duduk diruang makan .
Lalu tidak lama kemudian delia mengahabiskan makanan nya itu dan ia pergi dari ruang makan dan berjalan menaiki tangga bergegas menuju ke kamar nya.
Sesampai dikamar nya delia menutup pintu kamar nya dan berjalan menuju meja rias nya dan delia pun duduk menghadap kaca sambil mengambil sisir dari laci nya, lalu delia yang sedang menyisir rambut nya itu ia tiba-tiba merasa kesal dengan kejadian tadi sore.
" Uh, sial siapa wanita itu sebenar nya kenapa vincent bisa membela dia buat aku kesal saja" ucap lily yang sedang menyisir rambut nya dengan kesal.
Lalu lily yang sudah selesai menyisir rambut nya itu ia berjalan menuju ke arah balkon untuk menikmati suasana di malam hari dan sambil bergumam sendiri dalam hati di sertai rasa kesal.
" Seperti nya dari tingkah laku vincent memang dia kenal dengan wanita itu vincent setau ku vincent memang tidak pernah berperilaku seperti itu kepada wanita lain " gumam lily dalam hati .
"hmmm.. memang seperti nya aku harus membuat dia pelajaran siapa suruh dia ingin merebut vincent dari ku lihat saja apa yang akan ku lakukan " gumam lily dalam hati disertai senyuman jahat nya itu.
Lalu lily pun kembali ke kamar nya dan meng ngambil handphone yang ada di atas meja nya lalu ia mulai untuk menelfon seseorang.
"Tuutttt..tttttuutttt..." Suara dengungan telfon terhubung tidak lama kemudian pun tersambung.
" Hallo " ucap seseorang dalam telfon itu.
" Iyah seperti nya aku punya pekerjaan untuk mu " ucap lily .
" Baiklah pekerjaan apa itu " ucap seseorang itu.
" Jangan terburu- buru nanti kau akan mengetahui nya" ucap lily.
" Baiklah kalo begitu " ucap seseorang itu.
Lalu lily tanpa menjawab apa-apa ia langsung mematikan telfon nya .
__ADS_1
" Hmmm kita lihat saja " ucap lily sambil tersenyum dengan merasa senang nya ia.
" Emm.. lebih baik aku tidur sekarang uhhh..hari ini begitu sangat menjengkelkan dan begitu melelah kan" ucap lily sambil meregangkan badan nya lalu lily pun terbaring di ranjang nya dan segera tidur.