Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 50


__ADS_3

" sudah kuduga " gumam vincent salam hati.


" lain kali apa kau bisa jangan membuat ku takut seperti ini " ucap vincent kepada delia.


" apa maksud nya ini apa kau sedang mengkhawatirkan ku" gumam delia dalam hati disertai debaran jantung yang cukup kencang setelah mendengar ucap vincent tadi.


" emm.. oke " ucap delia disertai wajah yang memerah seperti tomat.


" dan lagi aku harap kau jangan terlalu bodoh agar kau tidak mudah ditipu " ucap vincent kepada delia disertai senyuman kecil.


" hey apa kau kira aku anak kecil, yang masih perlu di ingatkan seperti itu oleh mu" ucap delia sambil mengeluarkan ekspresi cemberut nya yang sedang kesal.


lalu vincent ia hanya tersenyum saat melihat ekspresi delia yang sedang cemberut seperti itu lalu tidak lama kemudian asisten xi pun datang sambil membawakan makanan.


" tuan saya kembali" ucap asisten xi.


" baiklah, hey kau cepat makan dan habiskan makanan itu" ucap vincent kepada delia yang menyuruh makan dan menghabiskan makanan nya.


" apa aku tidak lapar " ucap delia.


" kruyukkkk...rrkkkkkkk"


suara perut delia yang tiba-tiba bunyi.


" memang perut mu tidak bisa bohong"


ucap vincent.


" baiklah aku akan makan " ucap delia sambil menerima makanan itu dari tangan asisten xi.


" tuan kalo begitu saya ijin untuk kembali" ucap asisten xi kepada vincent yang meminta ijin karna ia harus menyelesaikan pekerjaan nya.


" baiklah " ucap vincent kepada asisten xi lalu asisten xi pun pergi meninggalkan ruangan delia.


" bagaimana apa kau suka,jika tidak aku akan membelikan mu lagi" ucap vincent kepada delia yang menanyakan rasa makanan itu ketika melihat delia sedang makan.


" hey sudah cukup ini menurut ku enak dan aku suka , aaaaiiihhhh.. aku tidak tau bagaimana cara berpikir orang kaya yang selalu saja bersikap boros seperti itu"


ucap delia kepada vincent.


" apa kau tidak suka dengan cara ku ini"


ucap vincent kepada delia.

__ADS_1


" tidak..tidak..tidak sama sekali "


ucap delia kepada vincent.


lalu tiba-tiba handphone vincent yang ada di saku jas nya itu pun bergetar dan ternyata ada telfon masuk dari ibu nya lalu ia pun segera mengangkat telfon itu.


" Drrttttt.....drrttttt.t.......rrrtttt"


" hallo ibu " ucap vincent.


" hallo vincent , apa kau sudah menemukan delia dimana dia sekarang apakah dia baik-baik saja" ucap ibu nya vincent yang sedang mengkhawatirkan delia.


" tenanglah ibu aku sudah menemukan nya dan dia sekarang sedang makan seperti b*bi "


ucap vincent pada ibu nya.


lalu delia yang mendengar perkataan vincent barusan ia langsung menghentikan makan nya dan menatap vincent dengan wajah datar nya.


" apa secara tidak langsung kau menyebut ku b*abi dasar vincent bodoh " gumam delia dalam hati dengan rasa kesal nya.


" baguslah aku jadi tenang jika delia baik-baik saja, kalo begitu ibu tutup dulu yah kau jaga delia baik-baik" ucap ibu nya vincent.


" iya bu" ucap vincent lalu telfon pun mati.


" Drrttttttttt...ddrrttttttttt"


telfon yang bergetar kemudian vincent pun langsung menganggkat nya.


" ada apa" ucap vincent.


" hallo tuan , begini saya ingin menanyakan sesuatu mengenai perusahaan " ucap tuan jims kepada vincent.


" oh iya apa ada masalah" ucap vincent dengan nada santai.


" iya tuan saya ingin tau kenapa kau tiba-tiba memutuskan kerja sama dengan ku"


ucap tuan jims.


" oh jika itu kau bisa tanyakan langsung kepada anak mu karna dia telah mencelakai wanita ku" ucap vincent kepada tuan jims.


" aaa...apa" ucap tuan jims.


lalu vincent pun langsung menutup telfon nya dan delia yang mendengar perkataan vincent itu ia merasa bingung.

__ADS_1


" apa maksud nya vincent dengan menyebut ku sebagai wanita nya bukan nya kita hanya pasangan hobongan kita hanya menjalani kesepakatan karna dia telah membantu ku tapi kenapa aku , ah... sudahlah kenapa aku harus berpikir yang tidak-tidak lagian diantara kita ini memang tidak ada rasa " gumam delia dalam hati nya.


**************


sedangkan lily yang sedang berada di rumah nya setelah mengalami kejadian semalam itu ia tidak lagi berangkat ke kantor karna ulah nya yang selaman pasti sudah di ketahui oleh vincent.


lalu lily yang baru saja turun dari kamar nya ia melihat ayah nya yang sedang duduk di sofa ruang keluarga ia langsung menghampiri ayah nya.


" ayah ada apa apa kau tidak apa-apa"


ucap lily kepada ayah nya yang menanyakan keadaan nya karna ia melihat tuan jims yang sedang lesu dan seperti sudah terjadi sesuatu.


lalu tuan jims saat mendengar suara putri nya itu ia langsung bangun dari duduk nya dan ia langsung menampar wajah lily dengan mengayunkan tangan nya kearah wajah lily.


" praaarttttttttkkkk" ...


suara tamparan yang keras pada wajah lily.


" aaa..ayah " ucap lily yang terkejut saat ditampar tiba-tiba oleh ayah nya.


" dasar anak bodoh anak sialan " ucap tuans jims pada anak nya.


" aa..ayah apa yang terjadi kenapa kau tiba-tiba menampar ku " ucap lily kepada ayah nya.


" dasar anak bodoh apa kau tidak tau apa yang sudah kau lakukan hah..!!, gara-gara kau vincent memutuskan kerja sama dengan ku semua usaha ku yang sudah ku bangun sekian lama hancur begitu saja oleh mu "


ucap tuan jims kepada lily dengan rasa penuh kesal.


" aaa..apa vincent melakukan itu semua "


ucap lily yang terkejut karna ia tidak menyangka bahwa vincent akan bertindak lebih cepat dari yang dia bayangkan.


" iya dan itu semua karna kau karna ulah mu itu dasar anak bodoh " ucap tuan jims kepada lily.


" ayah kenapa kau marah kepada ku harus nya kau marah kepada wanita sialan itu karna gara-gara dia kita jadi seperti ini " ucap lily kepada ayah nya.


" sudah cukup semua ini gara-gara kamu , sebelum nya aku sudah mengingatkan mu untuk berhati-hati dalam bertindak tapi tidak disangka tindakan mu ini membuat semua perusahaan ku hancur " ucap tuan jims yang sangat marah kepada lily.


" aaa...ayah itu bukan salah ku ayah tunggu" ucap lily kepada ayah nya.


" sudah cukup aku bukan ayah mu lagi" ucap tuan jims lalu ia pun pergi meninggalkan delia.


" sial-sial -sial....!!! " ucap lily yang sedang kesal.

__ADS_1


lalu lily pun pergi untuk kembali ke kamar nya dengan rasa kesal setelah ia sudah berada di kamar nya ia pun berniat untuk memulai membuat rencana jahat nya untuk membalas dendam kepada delia.


__ADS_2