Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 73


__ADS_3

malam telah berganti pagi, vincent yang tidur semalam dengan pulas ia pun berlahan membuka kedua kaca matanya.


"di mana aku" ucap vincent dengan suara pelan, dan dia menyadari bahwa dirinya berada di tempat lain.atap rumah yang berbeda, suasana yang berbeda, lalu saya pun melihat sekeliling ruangan itu.dan dia melihat delia yang tertidur disampingnya.


" delia... tunggu apakah semalam dia tidur bersama ku" gumam vincent dalam hatinya, lalu dia mencoba untuk bangun tapi badanya masih terasa lemas dan tidak bertenaga.dan delia pun berlahan membuka kedua matanya.


" kau sudah bangun " ucap dela pada vincent.


"iya.." ucap vincent dengan suara yang pelan, sambil mencoba bangun.dan delia yang melihat vincent yang masih lemas dan tak bertenaga itu ia langsung menahan vincent untuk tetap beristirahat.


"sebaiknya kau tetaplah istirahat, bagaimana sekarang keadaanmu" ucap delia sambil mengambil anduk yang semalan dia tempelkan di kening vincent.


"Aku merasa sudah lebih baik.." ucap vincent sambil tersenyum.


"baguslah.. semalam kau sudah berhasil membuatku panik apa kau tau" ucap delia pada vincent.


"apa kau takut" ucap vincent.


"tentu saja aku takut," ucap delia dengan cepat menjawab pertanyaan vincent.

__ADS_1


"apa kau menghawatirkan ku" ucap vincent lagi yang mengajukan pertanyaan pada delia.


"apa kau gila, tentu saja aku khawatir pada mu..." sahut delia.


"terima kasih kau sudah menjaga ku semalaman" ucap vincent tersenyum sambil memegang tangan delia.


"i...iya sama - sama" ucap delia dengan gugup, karna tangannya yang sedang dipegang oleh vincent.


"apa kau merasa gugup.." ucap vincent sambil tersenyum menggoda.


"ti...tidak.. aku tidak gugup aku biasa saja" ucap delia ia menjawab selayaknya tidak ada apa - apa.Padahal ia sangat marah jika berdekatan dengan vincent, ditambah detukan hati yang bergejolak bikin tak karuan namun ia tahan seolah - olah ia biasa - biasa saja. 


"ahh.. mana ada wajahku merah sudah lah kau tetap aku akan membuatkan sarapan untuk mu" ucap delia lalu ia pun pergi meninggalkan vincent sendirian dikamarnya dan ia bersiap untuk mandi dan membuat sarapan. 


saat vincent ditinggal sendirian dikamar delia tepatnya.ia tersenyum bahagia karna hubungan nya yang kemarin sempat renggang kini menjadi lebih baik.


“ternyata sakit lebih enak..” gumam vincent dalam hatinya.


" drttt....ddrttttt.....drtttt........" getaran suara pada ponsel vincent.

__ADS_1


"hallo tua.." suara asisten xi yang menelfon tuannya. 


"iya ada apa" ucap vincent yang menjawab panggilan dari xi. 


"maaf.. tuan anda dimana.." ucap xi yang sedang menanyakan keberadaan tuannya.


" aku dimana memangnya ada urusannya dengan mu, kau menelfon ku hanya untuk menanyakan ini... lebih baik kau tidak perlu menghubungi ku jika tidak ada yang lebih penting " ucap Vincent dengan nada ketusnya.


" ahh... tidak - tidak tuan maaf kan aku. aku hanya ingin menanyakan tentang rapat hari ini dikantor...." ucap asisten xi yang belum selesai bicara namun sudah dipotong oleh vincent.


" tolong kau yang urus, hari ini aku sedang sibuk jadi untuk hari ini aku harap kau tidak menghubungi ku tentang masalah pekerjaan atau apapun itu " ucap vincent lalu ia mematikan telfon nya.


" ahhh.. dasar menggangu saja.. " ucap vincent yang sedang menggerutu kesal pada xi, dah dalam sekejap ia pun tersadar bahwa semalaman ia sudah berganti pakaian.


" aa...apa ini baju ku.. kenapa baju ku berubah.. pakaian wanita berwarna pink.. apa ini " gumam vincent yang masih bingung.


" ehh.. tunggu. jika pakaian ku berubah berarti delia...mmmmm" gumam vincent di dalam hati yang sedang merasa senang karna ia sedang membayangkan delia yang sedang membantu nya untuk mengganti pakaian nya semalam.


lalu tak lama  delia pun datang sambil membawa sarapan yang ia bawa dengan menggunakan nampan, dan vincent langsung berubah menjadi manusia yang tidak berdaya dalam sekejap.

__ADS_1


__ADS_2