
lily yang mendengar perkataan ibu nya vincent itu pun ia merasa sangat senang dan ia merasa diri nya seperti sudah mendapat kan restu oleh ibu nya vincent.
" baiklah nyonya " ucap lily sambil menggandeng tangan vincent.
" ibu aku tidak lapar aku ingin menyelesaikan pekerjaan ku " ucap vincent .
" vincent ibu tidak mau kau sakit karna telat makan mengerti lagi pula tidak apa-apa jika pekerjaan mu ditinggal sebentar " ucap ibu nya kepada vincent.
lalu vincent pun pergi bersama lily dan meninggal kan ibu nya diruangan nya, sedangkan ibunya iya merasa sangat senang setelah ia melihat anak nya tadi yang sudah mulai menyukai wanita.
" owh anak ku, ibu sangat senang akhir nya kau tertarik pada wanita cantik " ucap ibunya vincent ia lalu duduk di sofa yang berada di ruang kerja nya vincent.
lalu vincent dan lily pun tiba di restoran yang sama dengan delia dan ia tidak tau bahwa delia pun ada di restoran itu, lalu mereka berdua pun duduk dan mulai memesan makanan.
saat lily sedang memanggil pelayan untuk memesan makanan tiba-tiba ia melihat delia yang sedang makan disitu juga bersama teman nya.
" vint aku ingin ke toilet sebentar " ucap lily lalu ia bangun dari duduk nya itu dan berjalan ke arah toilet.
sedangkan vincent ia tetap disitu ia belum menyadari bahwa delia sedang makan direstoran yang sama.
" sial kenapa ibu kesini tidak memberi tauku sebelum nya " gumam vincent dalam hati nya yang dipenuhi rasa kesal ia merasa marah kepada ibu nya yang bertidak seperti itu
lalu lily yang sedang berada dikamar mandi untuk berdandan memakai bedak ia merasa senang saat tadi bertemu dengan ibu nya vincent.
" hmmm.. seperti nya nyonya menyukai ku dan seperti nya nyonya juga sudah memberi restu padaku , aku tidak akan menyia nyiakan kesempatan bagus ini " ucap lily disertai senyuman bahagia.
lalu lily pun kembali untuk makan bersama vincent saat lily kembali pesanan makanan nya pun sudah disiap kan di meja nya lalu lily menghampiri vincent dan duduk di hadapan vincent lalu mereka berdua makan bersama.
setelah selesai makan siang lily dan vincent pun segera kembali ke kantor sedangkan delia dan jessica ia berencana akan pulang akan tetapi tiba-tiba delia merintih kesakitan.
baru saja keluar dari restoran dan baru saja berjalan beberapa meter dari restoran itu tiba-tiba delia merintih merasakan kesakitan.
" aaauuu..uhhhh .. perut ku " ucap delia yang sedang merasakan kesakitan .
" del kamu kenapa " ucap jessica sambil memapah delia.
lalu vincent yang baru saja keluar dari restoran tiba-tiba ia melihat delia yang sedang kesakitan ia langsung menghampiri delia dan meninggalkan lily.
" vint hey kau mau kemana " ucap lily memanggil vincent , karna vincent yang tiba-tiba pergi meninggalkan nya.
__ADS_1
lalu vincent yang mengabaikan lily itu ia langsung berjalan cepat dan menghampiri delia lalu lily yang melihat vincent seperti itu ia langsung menyusul vincent dan mengikuti nya dari belakang.
" kau tidak apa-apa" ucap vincent dihadapan delia lalu delia yang mendengar suara vincent itu ia langsung memandang wajah nya dan mereka berdua saling memandang.
" aaakkk...akkkuu tii..tidakk apa-apa" ucap delia sambil memegangi perut nya itu.
" vint ayo kita harus kembali ke kantor " ucap lily.
" sanah kau kembali saja sendiri aku akan mengantar delia kerumah sakit " ucap vincent.
lalu vincent yang melihat delia yang sedang menahan sakit dan memegangi perut nya itu tanpa berkata vincent ia langsung menggendong delia .
" ehhh... mau dibawa kemana delia cepat turun kan delia " ucap jessica.
" vint apa yang kau lakukan " ucap lily.
" aku akan membawa nya kerumah sakit " ucap vincent sambil menggendong delia.
" turunkan delia dan biar aku saja yang membawa delia kerumah sakit " ucap jessica dengan ketus.
" jika kau yang akan membawa delia kerumah sakit sambil berjalan , itu akan menyiksa delia lebih baik aku yang membawa nya aku menggendong nya dan bisa sampai dirumah sakit lebih cepat" ucap vincent.
saat tiba dirumah sakit delia pun langsung dirawat dan mereka bertiga pun menunggu delia lalu tidak lama kemudian dokter pun keluar dari ruangan delia.
" dok, bagaimana keadaan nya " ucap vincent yang begitu cemas.
" tenang lah tua, nona tidak apa-apa ia hanya tidak bisa makan pedas " ucap dokter.
" apa boleh ku jenguk " ucap vincent.
" masuklah tuan " ucap dokter itu.
lalu vincent pun masuk dan menghampiri delia dan vincent duduk disamping delia.
" apa kau sudah baikan " ucap vincent.
" iyah aku sudah tidak apa-apa " ucap delia.
" kenapa kau begitu ceroboh jika kau tidak bisa makan pedas seharus nya kau jangan memakan nya " ucap vincent.
__ADS_1
" iya iya aku mengerti apa kau mengomeli ku disaat aku sedang sakit " ucap delia.
" tidak, ya sudah kau istirahat lah biarkan aku yang menunggu mu disini " ucap vincent.
lalu delia yang mendengar perkataan vincent itu ia langsung merasakan debaran jantung nya yang cukup kencang.
" mengapa kau membuat jantung ku berdebar seperti ini " gumam delia dalam hatinya.
" trimakasih " ucap delia kepada vincent.
kemudian jessica yang melihat perlakuan vincent yang begitu perhatian kepada delia , jessica menyadari bahwa vincent menyukai delia.
" lebih baik aku tidak mengganggu nya " gumam jessica dalam hati nya.
sedangkan dengan lily saat ia melihat vincent yang begitu perhatian kepada delia lily pun tidak suka ia merasa jengkel dan marah.
" sebenar nya siapa wanita ****** itu kenapa vincent begitu perhatian " gumam lily dalam hati nya disertai rasa kesal kemudian lily pun pergi meninggal kan rumah sakit itu.
tidak lama kemudian dokter pun kembali dan memeriksa kembali keadaan delia.
" bagaimana dok " ucap vincent.
" keadaan nona sudah baikan dan sudah di perbolehkan pulang" ucap dokter.
" syukurlah akhir nya aku bisa pulang" ucap delia.
" baiklah kalo begitu biar aku yang mengantar mu pulang sebaik nya kau bersiap mengganti baju mu " ucap vincent.
" biar aku membantu delia sebaik nya kau keluar saja " ucap jessica.
lalu vincent pun keluar dari ruangan delia dan menunngu nya di luar lalu vincent pun mengirim pesan ke pada asisten xi untuk mengantarkan mobil ke rumah sakit untuk nya.
tidak lama kemudian delia pun keluar dari ruangan rawat itu bersama jessica lalu mereka bertiga pun berjalan meninggalkan rumah sakit dan sesampai nya di depan rumah sakit vincent pun menemui asisten xi yang sudah berdiri menunggu nya di dekat mobil.
lalu asisten xi pun membukakan pintu belakang mobil menyuruh delia dan jessica masuk.
" silakan nona" ucap asisten xi.
" trimakasih " ucap delia dengan ramah.
__ADS_1
lalu vincent pun masuk kedalam mobil setelah mereka bertiga sudah didalam mobil vincent pun menyalakan mobil nya lalu menjalan kan mobil nya dan menuju ke arah rumah delia.