
Pagi hari saat delia terbangun ia berlahan membuka kedua mata nya lalu ia terkegut dan menyadari bahwa ia semalam sudah tidur bersama dengan seorang pria.
" Hah, apa yang aku lakukan semalam" gumam delia dalam hati nya.
Lalu delia bangun dari atas ranjang nya dan ia melihat vincent yang masih ter tidur dan diam-diam delia mengamati wajah vincent yang tampan itu sambil tersenyum kecil.
Lalu delia bangun dari tempat tidur nya dan ia bergegas melangkah menuju kamar mandi
namun saat ia berada di kamar mandi delia malah mengomel sendiri karna merasa malu dengan kejadian semalam.
" Aduhh, apa yang sudah aku lakukan semalam kenapa aku sampai bisa berbuat seperti itu ya tuhan jika nenek tau apa yang akan nenek lakukan apa nenek akan menghukum ku atau akan mengusir ku dari rumah " ucap delia .
Lalu saat delia sedang mencuci muka nya ia kembali bergumam lagi.
" Tapi semalam aku memang benar-benar takut aku tidak bercanda jika nenek ada pasti tidak akan jadi seperti ini , ya sudahlah biar nanti aku berbicara dengan nya smoga saja dia tidak salah sangka terhadap ku" ucap delia.
Selang beberapa lama kemudian disaat delia sudah selesai mandi delia langsung pergi ke dapur dan membuat sarapan.
Sedangkan vincent yang masih tidur diatas kasur ia mulai terbangun dan mulai membuka kedua mata nya perlahan, lalu vincent melentangkan badan nya dan menatap langit-langit kamar adelia.
" Uhh, aku tidak percaya semalam aku tidur bersama nya" ucap vincent.
Lalu vincent pun bangun dari atas ranjang itu ia berjalan keluar kamar dan melangkah menuju kamar mandi.
Lalu sarapan pun sudah siap dan delia menyajikan nya di atas meja makan dan tidak lama kemudian vincent pun selesai mandi dan delia yang mengetahui hal itu ia langsung mengajak vincent untuk sarapan bersama.
" Sarapan sudah siap mari makan bersama" ucap delia disertai dengan senyuman kecil.
Lalu vicent yang masih berdiri itu ia melihat ke arah ruang makan dan vincent merasakan suasana diruang makan begitu hangat , lalu ia memandangi delia yang sedang menyajikan makanan di atas meja .
" Aku baru menyadari selama ini aku tinggal dirumah mewah yang seperti itu aku tidak merasakan kehangatan yang seperti ini " gumam vincent dalam hatinya yang tiba-tiba ia menyadari bahwa ia mulai merasakan kehangatan dalam diri nya.
Lalu delia yang melihat vincent berdiri saja disitu ia langsung memanggil nya.
" Hey, sedang apa kau disitu ayo mari makan" ucap delia.
__ADS_1
" iya aku datang " ucap vincent sambil tersenyum.
Kemudian vincent pun menghampiri delia lalu ia pun duduk di kursi dan berhadapan dengan delia dan mereka berdua pun sarapan bersama.
" Emm.. itu soal yang semalam aku ingin menjelaskan " ucap delia .
Dengan penuh rasa malu dan gugup delia yang ingin sekali menjelaskan kejadian semalam karna tidak ingin ada rasa salah paham ia pun memberanikan diri untuk menjelaskan.
" Menjelaskan apa " ucap vincent dengan ekspresi datar nya itu yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
" Emm, itu yang semalam aku memang benar-benar ketakutan aku sama sekali tidak ada fikiran untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan aku memang sangat takut gelap dan petir aku harap kau mengerti, maaf jika semalam aku bersikap seperti itu kepada mu " ucap delia kepada vincent yang sedang mencoba menjelaskan kejadian semalam dengan penuh keberanian meski ia malu untuk menjelaskan.
Lalu vincent yang mendengar kan penjelasan delia tersebut ia hanya terdiam sambil menikmati sarapan nya itu.
" Hey apa kau tidak mendengarkan ku " ucap delia.
" Ya, aku mendengar kan mu lanjutkan " ucap vincent dengan santai nya yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
Lalu delia yang melihat kelakuan vincent yang seperti tidak memerhatikan dirinya ia merasa malu dan jengkel.
" Iya , aku mendengarkan mu " ucap vincent dengan santai.
" mendengarkan apa kau itu seperti tidak memerhatikan ku " ucap delia dengan kesal.
" Apa kau ingin aku memerhatikan mu ," ucap vincent yang lalu memandangi delia.
" Eh, ti..tidak...ah... sudahlah habiskan sarapan mu itu " ucap delia dengan gugup karna ia langsung salah tingkah karna ucapan vincent tadi yang membuat delia berdebar-debar hinggan muka nya memerah seperti tomat.
Lalu vincent yang melihat wajah merah delia yang seperti itu ia hanya tersenyum manis.
Lalu tidak lama kemudian mereka berdua pun selesai sarapan saat delia sedang membereskan meja makan kemudian vincent pun membantu nya.
" Biar aku saja " ucap delia.
" Biar ku bantu " sahut vincent sambil membawa piring bekas makan nya tadi.
__ADS_1
Dan setelah semua nya selesai mereka berdua berjalan keluar rumah dan sesampai nya di halaman rumah mereka berdua pun berpisah.
" Apa kesibukan mu hari ini" ucap vincent.
" Aku akan membuka toko bunga " ucap delia.
" Hmm.. oke kalo begitu aku pergi" ucap vincent lalu ia masuk ke dalam mobil.
" Baiklah trimakasih dan hati-hati " ucap delia .
Lalu vincent pun menyalakan mobil nya dan mulai melajukan mobil nya itu dan pergi melinggal kan delia .
Sedangkan delia ia masih berdiri disitu sambil memandangi mobil vincent hingga jauh tak kelihatan , dan disaat sudah tidak kelihatan delia pun mulai berjalan menuju toko bunga nya dan mulai membuka toko nya.
Lalu delia pun mulai membersihkan toko seperti menyapu lantai , mengelap meja dan mengelap kaca .
Dan ketika semua itu sudah selesai dilakukan ia mulai keluar untuk menyirami bunga-bunga nya , lalu saat delia hendak menyirami nya iya cukup terkejut karna banyak bunga-bunga nya yang rusak karna hujan semalam yang cukup deras.
" Ini pasti karna hujan deras semalam jadi seperti ini" ucap delia lalu ia memotong bunga-bunga nya yang sudah rusak dan ia terus melanjutkan pekerjaan nya itu.
**************
Sedangkan vincent ia sudah tiba di rumah nya itu ia pun turun dari mobil dan ia masuk ke dalam rumah nya lalu ia pun segera bergegas mengganti pakaian nya dan setelah selesai berganti pakaian vincent langsung bergegas berngkat menuju kantor nya.
Lalu lily yang sedang berada di kantor ia berencana ingin menemui vincent tetapi saat lily pergi dan masuk ke dalam ruangan kerja nya itu ia tidak dapat menemukan vincent.
" Kemana vincent kenapa ia tidak ada didalam ruangan nya" ucap lily yang sedang berada di ruangan vincent .
Lalu lily pun keluar dari ruangan vincent itu saat lily berjalan dan ingin menuju ruangan lain lily berpapasan dengan asisten xi.
" Tunggu apa kau tau dimana vincent kenapa jam segini ia tidak ada di ruangan nya kemana ia pergi " ucap lily kepada asisten xi yang menannyakan keberadaan vincent.
" Maaf nona aku tidak tau kemana tuan pergi" ucap asisten xi.
" Oh, ya sudah kalo begitu lanjukan saja pekerjaan mu" sahut lily.
__ADS_1
" Baik nona , kalo begitu saya permisi dulu" ucap asisten xi.