Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 71


__ADS_3

saat mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju kediaman delia, di tengah jalan rintikan hujan pun berlahan turun dan disertai petir yang menyambar.lalu tidak lama kemudian mereka berdua tiba di rumah delia.vincent pun segera turun dari mobilnya untuk membuka kan pintu mobil untuk delia.


" terima kasih " ucap delia pada vincent yang sudah membukakan pintu mobil untuk dirinya.


" sama - sama " ucap vincent sambil menutup kembali pintu mobilnya.


"coba lihat apa dia akan menyuruh ku mampir atau tidak" gumam vincent dalam hati sambil berjalan membelakangi delia.


"vincent" panggil delia.


"hah benar dia benar - benar memanggil ku..." gumam vincent dalam hatinya yang merasa senang karna delia memanggil namanya dan dia pun berharap agar delia mengajakna untuk mampir. 

__ADS_1


"iya" ucap vincent sambil menolehkan kepalanya pada delia.


" hati - hati di jalan " ucap delia dengan polos.


" Sialan dia benar - benar mengusir ku.. aku harus sabar - sabar, aku harus ingat apa kata raizel bahwa wanita tidak suka dipaksa, jadi jika aku menginginkannya aku harus pelan - pelan .. tapi sepertinya untuk malam ini aku tidak bisa mendapat nya sial benar - benar sial" gumam vincent dalam hati karna dia kesal lagi - lagi jawaban delia tidak sesuai dengan ekspetasi vincent. 


"iyaa.. aku akan pulang" ucap vincent dengan senyuman terpaksa.dan saat vincent hendak memasuki mobil ia merasakan kepalanya yang tiba - tiba pusing, pandangan yang mulai kabur dan gelap namun ia menahan rasa itu, dan delia yang melihat vincent dengan kondisi seperti itu ia langsung menghampiri vincent. 


" vint.... apa kau baik - baik saja " ucap delia pada vincent, namun vincent hanya diam dan ia berusaha untuk tetap berdiri.


"ahhh.. sial ada apa dengan ku hari ini kepala ku sangat pusing, jangan sampai aku pingsan ini sangat memalukan" gumam vincent dalam hatinya yang berusaha menahan rasa sakit itu dan kondisi memaksanya agar ia tidak pingsan. 

__ADS_1


" gawat vincent.. tunggu kau harus sadar aku akan membawa mu ke dalam rumah disini hujan " ucap delia yang memapah vincent lalu, ia cepat - cepat membawa vincent ke dalam rumah.saat mereka tiba di dalam rumah delia berjalan menuju kamar nya dan membaringkan vincent di ranjangnya.


"uhh.. kau sangat berat" ucap delia sambil mereganggkan tangannya.


"vincent...vincent.. apa kau bisa mendengarku" ucap delia pada vincent namun vincent yang sudah tidak kuat lagi menahan rasa sakit itu dan saat itu juga kesadarannya pun mulai hilang.delia yang melihat vincent menutup kedua matanya ia mulai panik.


" vincent.. ku mohon jangan membuat ku takut " ucap delia yang sedang panik, lalu dia mencoba mengecek detak jantungnya dengan menempelkan telinganya di atas dada vincent.ketika delia mendengar suara detang jantung vincent delia pun merasa sedikit tenang. 


"Untunglah kau masih hidup" ucap delia dengan polosnya.lalu delia pun memegang kening vincent untuk mengecek suhu badannya dengan tangan.namun saat delia menyentuhnya terasa panas.


" gawat vincent, kau demam, sebaiknya aku membantu mu, untuk mengeringkan badan mu" ucap delia yang hendak mengambil anduk. setalh delia menembukan handuknya ia segera mengeringkan rambut vincent yang basah terkena hujan.

__ADS_1


" baju mu juga basah.. jika kau tidur menggunakan baju ini kau bisa sakit... tunggu sepertinya aku punya kaos ukuran besar " ucap delia yang berbicara sendiri mengenai vincent, lalu ia pun bergegas berjalan menuju lemarinya untuk mencari baju yang ia cari. 


__ADS_2