
" tokkk..tok...tokk.. tokkk.." suara ketukan pintu kamar.
" iya.. ada apa masuklah " ucap liliy.
" nona.. sarapan sudah siap " ucap pelayan itu yang menghampiri lily untuk sarapan.
" baiklah sebentar lagi aku akan turun " ucap lily pada pelayan itu, lalu ia pun segera memakai baju dan bersiap - siap turun untuk sarapan.
lalu tak lama kemudian setelah lily selesai sarapan ia pun memutuskan untuk pergi menuju taman yang ada di samping rumahnya untuk bersantai.
" hmmm.. entah bagaimana kehidupan ayah ku sekarang apakah dia sudah menjadi gelandangan atau belum.. ahh sudahlah tidak penting aku memikir dia " ucap lily yang sedang mengingat ayah nya sekilas.
" tak ku sangka hidup ku yang sekarang begitu tenang dan damai" ucap lily dalam hatinya yang sedang menikmati ketenangan dalam hidupnya sambil meminum secangkir kopi. lalu saat lily sedang bersantai tiba - tiba ponsel nya bergetar karna ada panggilan masuk.
" drrrrrrttt.....ddrrttt...rtttttt.." getaran pada ponsel lily, lalu lily yang menyadari itu ia langsung mengambilnya dan mengangkagt telfon nya.
__ADS_1
" hallo " ucap lily.
" sayang apa kau sudah bangun..." suara laki - laki yang menjawab ucapan lily, iya tidak salah lagi dia adalah morgan lu.
" iya aku sudah bangun " ucap lily.
" apa kau sudah sarapan " ucap morgan.
" iya baru saja aku sarapan " ucap lily dengan jelas.
" baguslah " ucap morgan.
" tak apa.. aku hanya khawatir kau belum bangun karna permainan semalam " ucap morgan yang mengkhawatirkan lily.
" tidak tuan, aku sudah bangun meski tubuh ku sedikit sakit " ucap lily yang menjelaskan keadaan nya pada morgan.
__ADS_1
" baiklah sebaiknya kau tetap dirumah saja, dan beristirahat " ucap morgan yang menyuruh lily untuk tetap dirumah.
" baiklah tuan, sebaiknya kau segera pulang dan jangan membiarkan aku terlalu lama sendiri " ucap lily yang menyuruh morgan agar segera pulang.
" baiklah sayang, kau tunggu aku di rumah " ucap morgan yang menyuruh lily untuk menunggu nya.
" baiklah tuan aku akan menunggu mu " ucap lily, lalu panggilan pun dimatikan.
" belum bisa mendapatkan vincent, paman nya pun tak masalah, selagi itu menguntungkan bagi ku aku senang " gumam lily dengan di sertai senyuman licik nya. lalu lily yang merasa bosan berada ditaman ia pun segera masuk ke dalam rumah, dan kembali ke dalam kamar nya. sesampainya dikamar lily pun berbaring di ranjangnya dengan terlentang, dengan nyaman ia terbaring sampai ia pun berlahan menutup kedua matanya.
tak lama kemudian morgan lu yang sudah pulang tanpa sepengetahuan lily, ia langsung masuk kedalam rumahnya dan disambut oleh pelayan nya.
" selamat datang tuan" ucap pelayan itu yang menyambut kedatangan tuan nya yaitu morgan.
" dimana lily" ucap morgan pada pelayan itu yang menanyakan keberadaan lily.
__ADS_1
" nona sedang ada dikamar tuan " ucap pelayan itu.
" baiklah " ucap morgan . lalu ia meninggalkan pelayan nya dan langsung berjalan ke arah tangga dan menuju kamar dimana lily berada. lalu sesampainya dikamar saat morgan membuka pintu kamarnya ia melihat lily yang sedang tertidur dengan badan terlentang diatas ranjang, lalu dengan perlahan morgan berjalan ke arah lily agar tidak membangunkan lily. dengan perlahan morgan mendekati lily yang sedang tertidur pulas, namun lily yang merasakan ada seseorang yang menaiki ranjangnya ia pun dengan perlahan membuka kedua matanya.