
di toko bunga disaat delia sedang merangkai bunga tiba-tiba ia kedatangan pelanggan.
Kringgggg..nggggg... Nyaring suara lonceng ketika pintu dibuka.
" Hallo selamat siang , nona ada yang bisa ku bantu " sapa delia dengan ramah.
" Hallo kakak, apa kamu bisa membantu ku untuk membuatkan satu buket bunga mawar merah " ucap gadis itu.
" Tentu saja akan aku buatkan untuk mu tunggu sebentar yah " ucap delia disertai senyuman manis di bibir nya.
Sambil menunggu pesanan bunga nya siap lalu gadis itu berjalan-jalan sambil melihat-lihat jenis-jenis bunga yang tertanam di toko bunga itu.
" Wahh Cantik-cantik sekali bunga-bunga ini apakah kakak sendiri yang menanam nya" ucap gadis itu.
" Iya tentu saja aku sendiri yang menanam dan merawat nya " ucap delia.
" Wahh tidak ku sangka selain cantik kakak juga pandai untuk merawat bunga" ucap gadis itu.
" Trimakasih untuk pujian nya " ucap delia.
" Owh iya kakak apakah bunga yang ada di pot ini kakak jual " ucap gadis itu.
" Iyah bunga yang ada di pot semua nya di jual apa kau menyukai nya" ucap delia.
" Bunga yang ini sangat cantik, aku ingin sekali menanam nya kakak aku ingin membeli bunga yang ada di pot ini " ucap gadis itu.
" Boleh tunggu sebentar yah " ucap delia lalu ia membungkus semua pesanan gadis itu.
" Oke ini pesanan mu " ucap delia .
" Terima kasih kakak lain kali aku akan mampir lagi" ucap gadis itu sambil membayar pesanan nya.
" Oke baiklah sampai bertemu lagi dan hati-hati dijalan " ucap delia.
Lalu gadis itu pun pergi meninggalkan toko bunga itu dan tidak lama kemudian tiba-tiba delia kedatangan pelanggan seorang pria kecil yang tampan dan imut.
" Kringggg...kringgg.... "
" Hallo selamat datang apa ada yang bisa ku bantu adik kecil " ucap delia yang menyapa pelanggan nya.
" Hallo kakak apa kau bisa membantu ku " ucap pria kecil itu.
" Oh tuhan lucu sekali anak ini dia sangat menggemaskan" gumam delia dalam hati nya.
" Baiklah katakan saja dan aku akan membantu mu" ucap delia.
" Kakak apa kau bisa membantu ku , aku ingin satu buket bunga mawar putih yang cantik " ucap pria kecil itu.
__ADS_1
" Oke baiklah akan ku siapkan untuk mu, adik kecil apa kau sendirian datang kesini " ucap delia sambil merangkai dan memotong bunga.
" Iya aku sendirian datang kesini " ucap pria kecil itu.
" ngomong-ngomong dimana orang tua mu kenapa membiarkan mu datang sendirian" ucap delia.
" Orang tua ku sedang ada rumah lagian aku datang kesini aku ingin membeli bunga untuk adik ku dan rumah ku juga tidak jauh dari toko mu " ucap pria kecil itu.
" Adik mu " ucap delia.
" iya adik ku dia akan ulang tahun jadi aku ingin memberikan bunga yang cantik pada nya makanya aku meminta bantuan mu untuk menyiapkan bunga mawar putih yang cantik " ucap pria kecil itu.
" Oke baiklah serahkan saja padaku , aku akan menyiapkan rangkaian bunga mawar putih yang cantik untuk adik mu " ucap delia .
Tidak lama kemudian delia pun selesai merangkai pesanan mawar putih itu.
" Sudah siap " ucap delia.
" Waahhhhhh... Cantik sekali adik ku pasti suka " ucap pria kecil itu.
" oh iya dan yang ini bunga dari ku untuk adik mu " ucap delia .
" Terima kasih kakak cantik adik ku pasti akan suka " ucap pria kecil itu.
" Oke selamat ulang tahun untuk adik mu dan sampai kan salam ku untuk nya " ucap delia .
Delia yang duduk berpangku tangan sambil melihat pria kecil itu berjalan meninggal kan toko bunga nya.
" Lihat dia anak sekecil itu sudah bisa membuat ku iri dia sudah bisa bersikap dewasa dan romantis kepada adik nya sungguh menggemaskan sekali " ucap delia.
Dan terasa hari sudah siang delia yang sedang sendirian di toko bunga nya ia pun mulai merasa bosan.
" Huhhhh " ucap delia sambil meregangkan badan nya lalu delia melihat ke arah jam dinding.
" Kruuuuyuukkk..." Suara perut delia.
" Oh iya aku baru sadar bahwa aku belum makan sejak pagi tadi , baiklah seperti nya aku akan keluar untuk membeli bahan makanan " ucap delia .
Lalu delia pun mulai membereskan toko nya dan berniat untuk menutup toko nya lebih awal lalu ia pun memesan taxi.
Setelah sampai ditujuan delia pun langsung memasuki supermarket dan ia mulai memilih dan membeli bahan makanan yang dibutuhkan.
Setelah selesai membeli bahan makanan delia pun berencana untuk langsung pulang tetapi saat ia baru saja keluar dari supermarket ia tidak sengaja bertemu dengan lily.
Lily yang melihat delia ia langsung menghampiri delia dan dengan sengaja ia menabrak delia hingga terjatuh.
" Brugggkkkk "
__ADS_1
delia yang terjatuh dan semua barang belanjaan nya pun terjatuh hingga berserakan di jalan.
" Aaauuu " ucap delia yang merasakan kesakitan.
" Ups apa itu sakit " ucap lily .
" astaga kenapa aku harus bertemu dengan nya ini sangat menyebalkan " gumam delia dalam hati nya .
Lalu delia pun hanya terdiam sambil melihat ke arah lily karna ia tidak mau meladeni nya kemudian delia pun mengambil bahan makanan yang terjatuh dan berserakan dijalan.
Sedangkan vincent yang baru saja turun dari mobil nya dari kejauhan ia tidak sengaja melihat semua kejadian itu .
" Tuan bukan kah itu nona delia " ucap asisten xi lalu vincent pun langsung melihat ke arah itu.
" Sedang apa delia disitu kenapa dia bisa bersama lily" gumam vincent dalam hati nya sambil mengamati dari kejauhan.
" Tuan bukan kah itu nona lily kenapa bisa bersama dengan nona delia " ucap asisten xi lalu vincent dan asisten xi pun diam-diam mengamati mereka berdua.
Dan disaat itu delia yang akan mengambil tomat yang ada di dekat kaki lily , lily pun dengan sengaja ia menginjak tomat itu dan menghancurkan nya dengan kaki nya.
" Kau, apa yang kau lakukan " ucap delia karna ia merasa kesal kepada lily.
" Ups aku tidak sengaja " ucap lily.
" jelas-jelas kau melakukan itu semua dengan sengaja " ucap delia dengan nada kesal.
Lalu lily pun pergi tetapi disaat lily berjalan ia sengaja menginjak tangan lily yang sedang mengambil bahan makanan yang terjatuh itu.
" Aduhhhh.. Aaauuuuu" triak delia yang kesakitan karna tangan nya di injak oleh lily.
" Aduhh .. maaf aku tidak melihat nya apa itu sangat sakit " ucap lily sambil berjalan pergi.
Kemudian vincent yang melihat tangan delia di injak oleh lily ia langsung bergegas menghampiri delia dan asisten xi pun mengikuti nya dari belakang vincent.
" Apa kau tidak apa-apa " ucap vincent.
" Tidak , aku tidak apa-apa " ucap delia sambil membereskan belanjaan nya.
" Baiklah aku akan mengantar mu pulang " ucap vincent sambil membantu delia bangun kemudian ia melihat ke arah delia dan ia melihat tangan dan kaki delia yang terluka.
" Tidak usah aku bisa pulang sendiri " ucap delia.
" Tidak aku akan mengantar mu pulang , xi tolong bantu bawakan belanjaan nya " ucap vincent .
" Baiklah tuan , nona tolong berikan barang belanjaan mu itu padaku " ucap asisten xi.
" Terima kasih tuan " ucap lily sambil memberikan barang belanjaan nya pada asisten xi.
__ADS_1