Ceo Boss First Love

Ceo Boss First Love
episode 32


__ADS_3

ke esokan hari nya saat jessica sedang libur kerja ia berencana ingin berkunjung ke rumah delia.


" uhhh... aku sangat bosan , delia sedang apa yah " ucap jessica ia langsung mengambil telfon nya dan langsung menelfon delia akan tetapi telfon delia tidak aktif dan delia tidak bisa dihubungi.


" kenapa dia tidak mengaktifkan telfon nya apakah dia sangat sibuk , ahh.. sudahlah lebih baik aku kesana saja dan membantu delia ditoko bunga nanti " ucap jessica sambil memesan taxi.


lalu tidak lama kemudian taxi yang dipesan pun datang dan jessica langsung menaiki taxi tersebut kemudian taxi itu pun berjalan sesuai dengan tujuan jessica.


****************


sedangkan ditempat lain delia yang baru saja bangun tidur ia masih terasa lesu dan masih termenung dengan kesedihan nya.


lalu delia pun bangun dari ranjang nya dan ia langsung begegas untuk mandi, dan tidak lama kemudian saat delia selesai mandi ia langsung menuju kamar nya untuk berganti pakaian.


setelah itu delia pun berjalan menuju ke arah cermin dan ia menyisir rambut nya saat delia hendak menyimpan sisir nya dan membuka laci meja nya tiba-tiba ia melihat album foto milik nya .


lalu delia pun mengambil sebuah album foto itu dari laci meja nya dan saat delia membuka nya ia jadi teringat kenangan-kenangan bahagia bersama nenek nya saat di toko bunga itu dan tak terasa air mata pun jatuh membasahi pipi delia.


" tok..tok...tokk...." suara ketukan pintu .


suara ketukan pintu itu membuat delia tersadar dari lamunan nya lalu delia pun langsung menghapus air mata nya dan segera menyimpan kembali foto album nya itu dan delia pun langsung bergegas keluar .


" tokk...tok...tok...."


suara ketukan yang sama itu membuat delia cepat bergegas dan langsung membuka pintu.


" jessica " ucap delia.


" kenapa kau tak mengangkat telfon ku " ucap jessica.


" maaf aku tidak mengaktifkan handphone ku jadi aku tidak tau jika kau menelfon ku " ucap delia.


" apa kau baik-baik saja " ucap jessica yang menyadari seperti sudah terjadi sesuatu pada sahabat nya itu.


" iyah aku baik-baik saja, ehh.. mari masuk jess" ucap delia yang mempersilakan jessica masuk lalu jessica pun masuk dan duduk di sofa bersama delia.


" delia apa kau baik-baik saja " ucap jessica yang menghawatir kan sahabat nya itu.


delia yang tidak menjawab dan ia hanya mengangguk lalu jessica pun mulai curiga dengan perilaku delia yang kelihatan murung dan tidak bersemangat itu.


" apa yang sebenar nya sudah terjadi pada delia" gumam jessica dalam hati nya .


" delia apa kau habis menangis " ucap jessica.


delia yang tidak menjawab apa-apa dan ia hanya terdiam itu membuat jessica semakin penasaran karna ia belum menyadari dan belum mengetahui bahwa toko bunga milik delia sudah hancur terbakar.

__ADS_1


" delia apa yang sebenar nya sudah terjadi , aku ini sahabat mu kenapa kau tidak berbicara padaku apa yang sebenar nya sudah terjadi pada mu delia " ucap jessica pada delia.


" jess aku bingung harus bagaimana semalam toko bunga ku terbakar " ucap delia.


" hah..!!! apa toko bunga mu " ucap jessica yang terkejut.


lalu jessica pun langsung bangkit dari duduk nya dan ia langsung keluar melihat kearah toko bunga untuk memastikan nya.


" del siapa yang sudah membakar toko bunga milik mu itu " ucap jessica.


" aku juga tidak tau siapa pelaku nya ,aku juga bingung kenapa ada yang begitu tega melakukan ini aku juga hampir berfikir apa selama ini memang ada yang begitu tidak suka pada ku makan nya dia sampai berani berbuat seperti ini" ucap delia.


" delia jika aku tau siapa itu orang nya aku tidak akan segan-segan untuk menghajar nya " ucap jessica yang mulai merasa emosi.


" sudahlah jangan terbawa emosi dulu lebih baik simpan tenaga mu itu untuk membantu ku membereskan toko itu nanti " ucap delia.


" hey apa kau tidak merasa marah dengan apa yang sudah terjadi " ucap jessica.


" aku jelas merasa marah tetapi vincent sudah mengatakan padaku agar aku tidak boleh menangis terus , yang terpenting sekarang aku harus menyusun rencana kedepan nya aku tidak boleh kelihatan lemah " ucap delia .


" hmmm... baiklah lalu sekarang apa rencana mu " ucap jessica.


" rencana ku sekarang jess tolong bantu aku untuk mencari pekerjaan " ucap delia.


" oke baiklah kebetulan di tempat kerjaku sedang membutuhkan karyawan jadi besok kau dapat melamar pekerjaan disana " ucap jessica yang menyaran kan bekerja ditempat kerja nya.


" iya untuk apa aku membohongi mu " ucap jessica.


" baiklah kalo begitu tolong bantu aku untuk membereskan toko itu " ucap delia.


" ayo aku akan membantu mu " ucap jessica.


lalu delia dan jessica pun pergi menuju toko bunga nya mereka berencana untuk membereskan sisa-sisa yang sudah terbakar dan mencari barang - barang yang masih utuh.


***************


sedangkan lily yang sedang berada di kantor dan ingin menemui vincent tiba-tiba handphone nya bergetar dan ternyata ia mendapatkan panggilan dari anak buah nya.


"drrrtttt...drtttttt....ttttt "


" Boss..." ucap seseorang itu.


" iya ada apa , apa kau membawa kabar baik untuk ku " ucap lily.


" iya tentu saja bos , kami sudah melakukan apa yang bos suruh jadi jangan lupa untuk uang nya . " ucap seseorang itu yang meminta bayaran pada lily.

__ADS_1


" bagus ,oke tenang saja nanti akan aku transfer pada mu " ucap lily.


lalu lily pun langsung mematikan telfon nya dan lily yang baru saja mendapat laporan dari anak buah nya ia merasa puas dan senang .


" delia ini hanya peringatan kecil untuk mu dan itu akibat nya jika kau mau merebut vincent dari ku , jangan salah kan aku jika aku melakukan lebih dari itu dasar wanita rubah " ucap lily disertai senyuman puas nya.


lalu vincent yang baru saja keluar dari ruangan rapat dan baru saja selesai rapat ia langsung bergegas menuju ke ruangan tempat kerja nya namun tidak lama kemudian raizel pun tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" hey..hey..hey mau kemana kau " ucap vincent yang melihat raizel tiba-tiba masuk dan lalu ia duduk disofa.


" ahh, aku bosan , izinkan aku untuk disini sebentar" ucap raizel .


" apa kau pikir ini tempat mu kau bisa keluar masuk sesuka mu " ucap vincent dengan tatapan tajam.


" ahh .. ayolah kawan jangan memandang ku seperti itu " ucap raizel.


" keluar " ucap vincent.


" hey apa kau mengusir ku " ucap raizel.


lalu tiba-tiba lily pun masuk ke ruangan vincent tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan kedatangan lily itu membuat vincent dan raizel tidak senang .


" hay vint" sapa lily yang tiba-tiba datang memeluk vincent karna ia sedang dalam mood yang bagus.


" ahh.. dia datang kemari membuat mood ku semakin buruk saja " ucap raizel.


" ada apa kau kemari " ucap vincent sambil melepaskan pelukan lily.


" aku hanya ingin mengajak mu untuk makan siang " ucap lily .


" aku tidak lapar , silakan pergi" ucap vincent.


" hey bukan nya ibu mu sudah berpesan padaku untuk selalu mengawasi mu " ucap lily.


" itu tidak perlu " ucap vincent dengan ketus.


" uhh...sabar aku harus bersabar untuk menaklukan hati vincent" gumam lily dalam hati.


" vincent ibu mu sudah berpesan agar kau tidak telat makan " ucap lily.


" aku tidak ingin makan ,silakan kau keluar " ucap vincent.


" tapi " ucap lily.


" hey apa kau tidak mendengar vincent menyuruh mu keluar " ucap raizel.

__ADS_1


" hey diam kau " ucap lily.


lalu vincent pun bangun dari duduk nya dan ia langsung keluar dari ruangan nya bersama raizel dan meninggal kan lily sendiri.


__ADS_2