Cinderella Ninja

Cinderella Ninja
Chapter 17


__ADS_3

Masih Flash Back. . . . #Aina


Setelah lulus kuliah Aina berusaha mencari peluang kerja hingga akhir nya dia menemukan satu perusahaan yang menurut nya pas untuk nya dan kebetulan mereka mencari pemimpin redaksi.


"Maaf mbak, untuk lowongan kerja yang mbak lihat di web kami di bagian pemimpin redaksi sudah terisi dengan seorang gadis melalui jalur khusus dan lowongan kerja di bagian lain nya pun kami sudah tidak menerima lagi karena kami sedang dalam proses penyaringan para calon pelowong". Seorang wanita resepsionis di perusahaan tersebut menjelas kan.


"Ouh. . . gitu, ya udah terimakasih ya mbak ". Dengan sangat kecewa Aina langsung kembali ke kos - kosan nya.


Shahilla/ "Gimana?, apa ke terima?". Shahilla penasaran dengan hasil yang di dapat oleh Aina setelah dia merebahkan badan nya ke tempat tidur.


Aina/ "Boro - boro ke terima kera di situ, surat lamaran aku aja udah di tolak, mereka sudah menutup lowongan nya karena sudah menemukan orang nya di bagian itu ".

__ADS_1


Shahilla/ "Kamu yang sabar, mungkin ALLAH memberikan rezeky yang lebih dari itu untuk kamu ".


Aina/ "Iya. . . ".


Shahilla/ "Ya udah, aku mau mandi dulu ". Selembar kertas jatuh dari atas meja Shahilla ketika dia meraih handuk nya yang sudah di letak nya di atas meja menimpa kertas tersebut.


Aina/ "Kertas apa ini ?". Aina langsung memungut kertas itu dan membaca nya.


Shahilla/ "Ouh itu, surat dari perusahaan majalah x, mereka meminta ku untuk bekerja di perusahaan itu sebagai pemimpin redaksi, dari sebelum kita wisuda mereka sudah mengirim surat ini sama aku melalui raktor tapi baru kemarin aku menerima tawaran mereka, kamu kan tau waktu kita nyusun kemaren itu gimana riweh nya, di tambah lagi berapa banyak pilihan perusahaan yang mengirim surat permintaan untuk aku bekerja di perusahaan mereka, jadi aku harus memilih yang benar - benar pas buat aku dan dapat persetujuan dari papa mama juga ".


"Selamat ya". Ucap nya datar.

__ADS_1


"hmm . . . Belum saat nya ngucapi selamat, sebelum kamu mendapat kan pekerjaan yang cocok sama kamu, ya udah nanti kita sambung lagi, aku udah enggak tahan lagi mau mandi ".


"Iya".


Shahilla keluar dari kamar untuk mandi sedang kan Aina merasa geram.


"hmm. . . Apa dia mau pamer kalau dia lebih baik dari aku, apa dia mau menyombong kan diri mentang - mentang dia enggak perlu mencari kerjaan ke sana ke mari. Dari sekian banyak perusahaan kenapa harus perusahaan itu, kenapa selalu dia yang ngedapati apa yang aku mau, kenapa selalu dia kenapa ?". Geram nya sambil *** - remas kan bantal nya hingga sarung bantal nya koyak.


Hampir setengah tahun Aina mencari peluang kerja namun hasil nya nihil.


Sampai akhir nya Shahilla merekomendasikan Aina kepada General Manager di perusahaan nya. Karena Shahilla adalah pegawai yang bisa di andal kan di perusahaan dan General Manager nya pun sangat bangga kepada Shahilla, akhir nya beliau menerima rekomendasi Shahilla untuk menerima Aina bekerja di perusahaan itu.

__ADS_1


Awal nya Aina menjadi staf biasa , karena kinerja nya yang cukup lumayan, Aina di naikan menjadi seorang Editor itu pun atas promosi Shahilla.


Belum merasa puas jika dia tidak mendapatkan apa yang di ingin kan nya, terutama belum puas jika dia tidak dapat menjatuh kan dan menyingkir kan Shahilla.


__ADS_2